Namun, Abisai menyadari besarnya potensi tersebut belum akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung perencanaan yang terarah, terpadu dan berkelanjutan. Karena itu, penyusunan RIPPDA Kota Jayapura dinilai sangat penting sebagai dokumen yang menjadi arah dan pedoman bersama dalam membangun sektor pariwisata untuk jangka panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Abisai juga mengungkapkan rencana pemerintah kota membentuk tim khusus percepatan pembangunan kampung yang akan mendorong pengembangan potensi di 10 kampung adat di Kota Jayapura.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury mengatakan FGD tersebut merupakan bagian penting dalam proses penyusunan RIPPARDA Kota Jayapura Tahun 2026–2041.
Ia menjelaskan, Kota Jayapura memiliki modal besar dalam pengembangan pariwisata karena tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga seni budaya, sejarah, kuliner, ekonomi kreatif dan kehidupan masyarakat yang menjadi identitas masyarakat Port Numbay.
“Potensi yang besar harus diikuti dengan perencanaan yang terarah, terintegrasi, berkelanjutan serta memiliki kepastian arah pembangunan,” kata Richard. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Namun, Abisai menyadari besarnya potensi tersebut belum akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung perencanaan yang terarah, terpadu dan berkelanjutan. Karena itu, penyusunan RIPPDA Kota Jayapura dinilai sangat penting sebagai dokumen yang menjadi arah dan pedoman bersama dalam membangun sektor pariwisata untuk jangka panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Abisai juga mengungkapkan rencana pemerintah kota membentuk tim khusus percepatan pembangunan kampung yang akan mendorong pengembangan potensi di 10 kampung adat di Kota Jayapura.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury mengatakan FGD tersebut merupakan bagian penting dalam proses penyusunan RIPPARDA Kota Jayapura Tahun 2026–2041.
Ia menjelaskan, Kota Jayapura memiliki modal besar dalam pengembangan pariwisata karena tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga seni budaya, sejarah, kuliner, ekonomi kreatif dan kehidupan masyarakat yang menjadi identitas masyarakat Port Numbay.
“Potensi yang besar harus diikuti dengan perencanaan yang terarah, terintegrasi, berkelanjutan serta memiliki kepastian arah pembangunan,” kata Richard. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q