Kader Malaria Kampung Yoka Minta Dibekali Obat

JAYAPURA-Kader malaria di Kampung Yoka Distrik Heram Kota Jayapura
meminta agar mereka dibekali obat-obatan malaria. Hal ini disampaikan dalam Turkam Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo di Kampung Yoka, Senin (30/6) kemarin.

Permintaan ini muncul, karena kader malaria memiliki peran penting dalam penemuan kasus dan pengobatan dini, namun terkadang terkendala ketersediaan obat di lapangan. Kader malaria adalah ujung tombak dalam penanggulangan malaria di tingkat komunitas.

Menanggapi aspirasi warga ini, Plt Kadis Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu menjelaskan bahwa hal ini sebenarnya sangat bagus, dimana para kader harus dibekali obat-obatan, namun ada situasi dan kondisi yang perlu menjadi perhatian pihak dinas.

Baca Juga :  Ada 21 Komoditas yang Bisa Dihilirisasi, Namun Belum Dimaksimalkan

“Yang menjadi pertimbangan pertama kita adalah kondisi geografis wilayah kota yang semuanya bisa dijangkau dengan jalan darat dan relatif dekat dengan pusat layanan kesehatan,” ujar drg. Juliana Napitupulu saat merespon aspirasi para kader Malaria di Kampung Yoka.

“Hal ini berbeda dengan kondisi geografis daerah lain, ada wilayah yang susah dijangkau, sehingga petugas kesehatan yang bertugas betul-betul dibekali obat-obatan termasuk kader malaria,” lanjutnya.

Selain itu, ada dua faktor yang menjadi perhatian juga, diantaranya tempat penyimpanan obat dan pelaporan pengguna obat malaria. Beberapa hal tersebut menjadi pertimbangan pihak Dinas Kesehatan untuk sementara para kader Malaria yang ada di Kota Jayapura ini tidak dibekali obat-obatan, khususnya penanganan kasus Malaria.

Baca Juga :  Terlibat Calo Seleksi P3K, ASN Bakal Disanksi Tegas

“Tetapi aspirasi ini akan menjadi saran dan masukan yang perlu kami tindaklanjuti nanti,” ungkapnya. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA-Kader malaria di Kampung Yoka Distrik Heram Kota Jayapura
meminta agar mereka dibekali obat-obatan malaria. Hal ini disampaikan dalam Turkam Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo di Kampung Yoka, Senin (30/6) kemarin.

Permintaan ini muncul, karena kader malaria memiliki peran penting dalam penemuan kasus dan pengobatan dini, namun terkadang terkendala ketersediaan obat di lapangan. Kader malaria adalah ujung tombak dalam penanggulangan malaria di tingkat komunitas.

Menanggapi aspirasi warga ini, Plt Kadis Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu menjelaskan bahwa hal ini sebenarnya sangat bagus, dimana para kader harus dibekali obat-obatan, namun ada situasi dan kondisi yang perlu menjadi perhatian pihak dinas.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Dorong Pengembangan Wisata Telaga Koya Tengah

“Yang menjadi pertimbangan pertama kita adalah kondisi geografis wilayah kota yang semuanya bisa dijangkau dengan jalan darat dan relatif dekat dengan pusat layanan kesehatan,” ujar drg. Juliana Napitupulu saat merespon aspirasi para kader Malaria di Kampung Yoka.

“Hal ini berbeda dengan kondisi geografis daerah lain, ada wilayah yang susah dijangkau, sehingga petugas kesehatan yang bertugas betul-betul dibekali obat-obatan termasuk kader malaria,” lanjutnya.

Selain itu, ada dua faktor yang menjadi perhatian juga, diantaranya tempat penyimpanan obat dan pelaporan pengguna obat malaria. Beberapa hal tersebut menjadi pertimbangan pihak Dinas Kesehatan untuk sementara para kader Malaria yang ada di Kota Jayapura ini tidak dibekali obat-obatan, khususnya penanganan kasus Malaria.

Baca Juga :  Sambut HUT ke 56, BPJS Gelar Masak dan Makan Bersama

“Tetapi aspirasi ini akan menjadi saran dan masukan yang perlu kami tindaklanjuti nanti,” ungkapnya. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya