Pasca Kebakaran, Pedagang Keluhkan Sepi PembeliĀ 

SENTANI– Pasca kebakaran diĀ Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura, terjadi pada tanggal 2 Desember 2024 di Kabupaten Jayapura, sampai sekarang nasib pedagang di sana masih memprihatinkan berjualan dengan tempat seadanya khususnya pedagang mama mama papua mereka berjualan tanpa perlindungan atap jika panas kepanasan dan hujan ke hujan.

Namun untuk pedagang ayam potong kini sudah ada yang pindah di los yang baru saja di bangun di bagian paling belakang.

Nanti salah satu pedagang atam potong di pasar pharaa sentani mengaku, pasca kebakaran pihaknya langsung memikirkan untuk bagaimana bisa kembali berjualan kembali. Dan akhirnya ada lokasi lapak baru di belakang yang digunakan untuk berjualan ayam potong. Ada juga yang membuat sendiri karena tidak kebagian tempat.

Baca Juga :  Kebakaran di Wanam Diduga dari Genset

Ā “Kita jualan di lapak belakang karena lapak ayam potong sebelumnya ikut terbakar, memang secara posisi jualan kurang strategis karena ada di belakang sehingga pengunjung jarang ada yang mau ke belakang,”ungkapnya, Jumat (27/12/2024).

Diakui, dengan posisi jualan di bagian belakang memang pengunjung yang datang sangat berkurang sehingga berpengaruh terhadap omzet penjualan. Terlebih pasca kebakaran kondisi pasar belum tertata dengan rapi, banyak pedagang berjualan terlihat semrawut.

Ā Ia berharap Pemerintah Kabupaten Jayapura bisa dengan cepat mengatasi masalah keluhan pedagang, bagaimana bisa mengatur lapak pedagang dengan tertib dan rapi, supaya tidak semrawut dan bisa berdampak pada pengunjung yang berbelanja di pasar, karena jika pengunjungnya meningkat maka ini bisa berdampak pada peningkatan omset bagi para pedagang. (dil).

Baca Juga :  Tokoh Agama dan Para Umat Diminta Jaga Persatuan dan Kesatuan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

SENTANI– Pasca kebakaran diĀ Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura, terjadi pada tanggal 2 Desember 2024 di Kabupaten Jayapura, sampai sekarang nasib pedagang di sana masih memprihatinkan berjualan dengan tempat seadanya khususnya pedagang mama mama papua mereka berjualan tanpa perlindungan atap jika panas kepanasan dan hujan ke hujan.

Namun untuk pedagang ayam potong kini sudah ada yang pindah di los yang baru saja di bangun di bagian paling belakang.

Nanti salah satu pedagang atam potong di pasar pharaa sentani mengaku, pasca kebakaran pihaknya langsung memikirkan untuk bagaimana bisa kembali berjualan kembali. Dan akhirnya ada lokasi lapak baru di belakang yang digunakan untuk berjualan ayam potong. Ada juga yang membuat sendiri karena tidak kebagian tempat.

Baca Juga :  Sejumlah ASN di Lingkungan Pemkab Jayapura Tuntut TPP

Ā “Kita jualan di lapak belakang karena lapak ayam potong sebelumnya ikut terbakar, memang secara posisi jualan kurang strategis karena ada di belakang sehingga pengunjung jarang ada yang mau ke belakang,”ungkapnya, Jumat (27/12/2024).

Diakui, dengan posisi jualan di bagian belakang memang pengunjung yang datang sangat berkurang sehingga berpengaruh terhadap omzet penjualan. Terlebih pasca kebakaran kondisi pasar belum tertata dengan rapi, banyak pedagang berjualan terlihat semrawut.

Ā Ia berharap Pemerintah Kabupaten Jayapura bisa dengan cepat mengatasi masalah keluhan pedagang, bagaimana bisa mengatur lapak pedagang dengan tertib dan rapi, supaya tidak semrawut dan bisa berdampak pada pengunjung yang berbelanja di pasar, karena jika pengunjungnya meningkat maka ini bisa berdampak pada peningkatan omset bagi para pedagang. (dil).

Baca Juga :  Bandara Sentani-Jayapura Buka Posko NatalĀ  dan Tahun Baru 2024

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya