Balai Kampung dan Beberapa Rumah Warga di Besum Dibakar

Kapolres Minta Warga Tetap Tenang, Jangan Mudah Terpancing Emosi

SENTANI -Tahun baru 2024 baru berjalan satu hari, namun sudah terjadi peristiwa yang menyesakkan dada. Pasalnya situasi dan kondisi di Kampung Karya Bumi Besum, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, sedang tegang.

Pasalnya hingga sore kemarin sejumlah warga kampung Karya Bumi yang terdiri dari anak-anak, wanita dan lansia diungsikan ke Distrik Nimbokrang.

Hal ini lantaran dipicu adanya salah satu oknum warga yang mabuk (RB) membuat masalah di Kampung Besum sehingga terjadi kejadian penyerangan.

Kepala Kampung Karya Bumi Besum, Muryani mengatakan  ada oknum warga kampung sebelah yang mabuk dan membikin onar, lalu ditegur salah satu anggota TNI (AR) yang tinggal di besum.

Baca Juga :  Betty Puy: Perlu Intervensi, Menuju Kota Jayapura Zero Stunting

Merasa tidak terima, akhirnya memicu keributan, dan aparat tersebut membela diri dengan mengenakan benda tajam, lalu mengenai orang yang mabuk tersebut, kemudian warga yang mabuk itu dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Lanjutnya, karena tidak terima akhirnya massa dari kampung sebelah (Kwangsu)  datang lalu membakar kantor Balai Kampung termasuk Pospol yang ada di Balai Kampung dan beberapa rumah warga  maupun merusak kaca mobil warga Kampung Besum.

  Dari insiden ini maka masyarakat kampung Besum berjaga jaga dan sambil menunggu bantuan pengamanan dari aparat di Sentani.  Ibu-ibu anak anak dan Lansia juga dievakuasi di Masjid Besum untuk berjaga jaga.

Baca Juga :  Angka Bayi Lahir Tanpa Lubang Anus di Papua Masih Tinggi

Kapolres Minta Warga Tetap Tenang, Jangan Mudah Terpancing Emosi

SENTANI -Tahun baru 2024 baru berjalan satu hari, namun sudah terjadi peristiwa yang menyesakkan dada. Pasalnya situasi dan kondisi di Kampung Karya Bumi Besum, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, sedang tegang.

Pasalnya hingga sore kemarin sejumlah warga kampung Karya Bumi yang terdiri dari anak-anak, wanita dan lansia diungsikan ke Distrik Nimbokrang.

Hal ini lantaran dipicu adanya salah satu oknum warga yang mabuk (RB) membuat masalah di Kampung Besum sehingga terjadi kejadian penyerangan.

Kepala Kampung Karya Bumi Besum, Muryani mengatakan  ada oknum warga kampung sebelah yang mabuk dan membikin onar, lalu ditegur salah satu anggota TNI (AR) yang tinggal di besum.

Baca Juga :  Pemrov Papua Terapkan TTE pada Dokumen Kepegawaian dan Aplikasi Keuangan

Merasa tidak terima, akhirnya memicu keributan, dan aparat tersebut membela diri dengan mengenakan benda tajam, lalu mengenai orang yang mabuk tersebut, kemudian warga yang mabuk itu dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Lanjutnya, karena tidak terima akhirnya massa dari kampung sebelah (Kwangsu)  datang lalu membakar kantor Balai Kampung termasuk Pospol yang ada di Balai Kampung dan beberapa rumah warga  maupun merusak kaca mobil warga Kampung Besum.

  Dari insiden ini maka masyarakat kampung Besum berjaga jaga dan sambil menunggu bantuan pengamanan dari aparat di Sentani.  Ibu-ibu anak anak dan Lansia juga dievakuasi di Masjid Besum untuk berjaga jaga.

Baca Juga :  Polisi: Sengaja Untuk Memberikan Rasa Takut kepada Masyarakat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya