SENTANI- Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penutupan Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng) selama dua hari tidak mengganggu operasional secara umum di Bandara Sentani, Jayapura. Aktivitas penerbangan di Bandara Sentani dipastikan tetap berjalan normal.
General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, Penutupan Bandara Soetta sebelumnya berdampak pada dua maskapai penerbangan, yaitu Batik Air dan Garuda Indonesia, yang melayani rute langsung (direct) Jayapura–Jakarta (PP).
” Pembatalan penerbangan pada hari Minggu dan Senin lalu mengakibatkan sekitar 1.490 penumpang gagal terbang secara langsung ke Jakarta. Sebagian penumpang akhirnya dialihkan melalui rute transit seperti Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta, sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Jakarta,”ungkapnya, Selasa (8/9).
Kondisi mulai membaik setelah Bandara Soetta kembali dibuka pada Selasa dini hari. Penerbangan Batik Air dan Garuda Indonesia dari dan menuju Sentani sudah dapat beroperasi kembali, meski sempat mengalami sedikit penundaan (delay) akibat antrean keberangkatan di Cengkareng.
Dua pesawat Garuda Indonesia yang sempat tertahan di Bandara Sentani sejak Minggu juga telah diberangkatkan kembali menuju Jakarta pada Selasa pagi, masing-masing pada pukul 07.00 WIT dan 09.00 WIT.
SENTANI- Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penutupan Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng) selama dua hari tidak mengganggu operasional secara umum di Bandara Sentani, Jayapura. Aktivitas penerbangan di Bandara Sentani dipastikan tetap berjalan normal.
General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, Penutupan Bandara Soetta sebelumnya berdampak pada dua maskapai penerbangan, yaitu Batik Air dan Garuda Indonesia, yang melayani rute langsung (direct) Jayapura–Jakarta (PP).
” Pembatalan penerbangan pada hari Minggu dan Senin lalu mengakibatkan sekitar 1.490 penumpang gagal terbang secara langsung ke Jakarta. Sebagian penumpang akhirnya dialihkan melalui rute transit seperti Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta, sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Jakarta,”ungkapnya, Selasa (8/9).
Kondisi mulai membaik setelah Bandara Soetta kembali dibuka pada Selasa dini hari. Penerbangan Batik Air dan Garuda Indonesia dari dan menuju Sentani sudah dapat beroperasi kembali, meski sempat mengalami sedikit penundaan (delay) akibat antrean keberangkatan di Cengkareng.
Dua pesawat Garuda Indonesia yang sempat tertahan di Bandara Sentani sejak Minggu juga telah diberangkatkan kembali menuju Jakarta pada Selasa pagi, masing-masing pada pukul 07.00 WIT dan 09.00 WIT.