Tawuran Pelajar 3 Sekolah Dibubarkan Polisi, 3 Pelajar SMA Negeri 1 Luka-Luka

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK membenarkan adanya aksi saling serang siswa tersebut. Menurutnya, aksi itu Ā  dipicu dari aksi pemukulan kemarin terhadap Siswa SMP Negeri 2 Wamena di wilayah sekolahnya, lantaran tak terima adiknya yang ada di sekolah tersebut di buli, selain itu ada juga informasi Siswa SMA Negeri 1 Memukul Siswa SMP Yapis Wamena.

ā€œAkibatnya siswa SMP Negeri 2 Wamena tak terima dan langsung melakukan perlawanan sehingga saling lempar batu terjadi di SMP Negeri 2 Wamena.ā€ungkapnya saat ditemui di Polres Jayawijaya

Menurutnya, Dari aksi saling lempar tersebut aparat kepolisian sudah datang dan langsung mengamankan TKP dan melarai dua kelompok siswa, namun masih belum terima dengan kejadian kemarin, hari ini siswa dari SMP Negeri 2 wamenaĀ  bersama siswa dari SMP dan SMkembali melakukan aksi penyerangan ke SMA Negeri 1 wamena sehingga aksi saling lempar tak bisa terhindarkan.

Baca Juga :  PRP Lapago Tidak Demo, Tetap Dukung Demo Tolak DOB

ā€œKami berupaya untuk membubarkan siswa SMP Negeri dua yang melakukan penyeranganĀ  bahkan siswa tersebut menyerang aparat dengan batu dan panah wayar, akibatnya ada beberapa siswa yang diamankan untuk dipanggil orang tuanya,ā€Kata Heri Wibowo

Kata Kapolres, Dalam aksi tersebut ada dua orang penyusup yang berhasil diamankan di SMA Negeri 1 Wamena, dua orang tersebut langsung diamankan ke Polres Jayawijaya, dati barang bukti yang diamankan dari sejumlah siswa terdapat batu, katapel, panah wayar yang digunakan menyerang aparat.

Kapolres Menambahkan untuk mencegah aksi yang semakin meluas pihaknya langsung melakukan tindakan dengan memukul mundur para pelajar dengan menggunakan gas air mata dan setelah situasi berhasil diredam anggota langsung mengevakuasi para korban untuk mendapatkan perawatan medis,

Baca Juga :  500 Lebih Sopir dan Kondektur Langsung Di-Rapid Antigen

ā€œUntuk mencegah terjadinya aksi balasan, Polres Jayawijaya akan memanggil pihak sekolah serta memberikan himbauan-himbauan agar permasalahan ini bisa cepat terselesaikan.ā€ tutupnya. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK membenarkan adanya aksi saling serang siswa tersebut. Menurutnya, aksi itu Ā  dipicu dari aksi pemukulan kemarin terhadap Siswa SMP Negeri 2 Wamena di wilayah sekolahnya, lantaran tak terima adiknya yang ada di sekolah tersebut di buli, selain itu ada juga informasi Siswa SMA Negeri 1 Memukul Siswa SMP Yapis Wamena.

ā€œAkibatnya siswa SMP Negeri 2 Wamena tak terima dan langsung melakukan perlawanan sehingga saling lempar batu terjadi di SMP Negeri 2 Wamena.ā€ungkapnya saat ditemui di Polres Jayawijaya

Menurutnya, Dari aksi saling lempar tersebut aparat kepolisian sudah datang dan langsung mengamankan TKP dan melarai dua kelompok siswa, namun masih belum terima dengan kejadian kemarin, hari ini siswa dari SMP Negeri 2 wamenaĀ  bersama siswa dari SMP dan SMkembali melakukan aksi penyerangan ke SMA Negeri 1 wamena sehingga aksi saling lempar tak bisa terhindarkan.

Baca Juga :  Finalisasi Tiga Even Besar, Bupati Cek Persiapan ke Tiap OPD

ā€œKami berupaya untuk membubarkan siswa SMP Negeri dua yang melakukan penyeranganĀ  bahkan siswa tersebut menyerang aparat dengan batu dan panah wayar, akibatnya ada beberapa siswa yang diamankan untuk dipanggil orang tuanya,ā€Kata Heri Wibowo

Kata Kapolres, Dalam aksi tersebut ada dua orang penyusup yang berhasil diamankan di SMA Negeri 1 Wamena, dua orang tersebut langsung diamankan ke Polres Jayawijaya, dati barang bukti yang diamankan dari sejumlah siswa terdapat batu, katapel, panah wayar yang digunakan menyerang aparat.

Kapolres Menambahkan untuk mencegah aksi yang semakin meluas pihaknya langsung melakukan tindakan dengan memukul mundur para pelajar dengan menggunakan gas air mata dan setelah situasi berhasil diredam anggota langsung mengevakuasi para korban untuk mendapatkan perawatan medis,

Baca Juga :  500 Lebih Sopir dan Kondektur Langsung Di-Rapid Antigen

ā€œUntuk mencegah terjadinya aksi balasan, Polres Jayawijaya akan memanggil pihak sekolah serta memberikan himbauan-himbauan agar permasalahan ini bisa cepat terselesaikan.ā€ tutupnya. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya