Faktor Keamanan, Nakes Non OAP Ditarik ke Kota Wamena

Untuk Sementara Diperbantukan di Puskesmas Wamena Kota, Hom -hom dan Waesaput

WAMENA- Mempertimbangkan situasi  keamanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya menarik tenaga kesehatan (Nakes) Non OAP dari Puskesmas atau Fasyankes di luar Kota Wamena.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM. M.Kes membenarkan jika ada surat yang dikeluarkan oleh dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya kepada kepala Puskesmas terkait pembagian tugas sekaligus meminta Nakes Non OAP untuk tak melakukan pelayanan sementara waktu di Puskesmas yang ada di Distrik luar Kota Wamena.

“Meskipun Nakes Non OAP ditarik sementara dari Puskesmas yang ada di distrik-distrik luar Kota Wamena, namun mereka tetap melakukan pelayanan membantu Fasyankes yang ada dalam dan pinggiran Kota Wamena,”ungkapnya di Wamena Jumat (18/9).

Baca Juga :  Canangkan Imunisasi Polio untuk 8 Kabupaten

Menurutnya, penarikan petugas kesehatan Non OAP dilakukan dengan pertimbangan masalah keamanan,  sebab saat ini situasi keamanan dinilai tak kondusif pasca insiden penembakan 3 ASN di Muliama. Oleh karena itu, Dinkes tak mau mengambil risiko apabila Nakes Non OAP tetap melakukan pelayanan di Puskesmas luar Kota Wamena.

“Penarikan ini sifatnya hanya sementara saja, apabila situasi sudah kembali kondusif maka mereka bisa kembali melakukan tugas di tempat tugasnya masing -masing, namun sementara ini mereka membantu pelayanan di Puskesmas Wamena Kota, Hom -hom dan Waesaput,”jelas Rudi.

Kata Rudi, Dinas Kesehatan juga telah menyusun jadwal bagi petugas kesehatan Non OAP yang ditarik untuk membantu melakukan pelayanan kesehatan di tiga Puskesmas terdekat, sehingga meskipun mereka ditarik sementara namun tetap melakukan tugas seperti biasa.

Baca Juga :  RSBP Segera Miliki Ruang Bersalin Berstandar Akreditasi     

Untuk Sementara Diperbantukan di Puskesmas Wamena Kota, Hom -hom dan Waesaput

WAMENA- Mempertimbangkan situasi  keamanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya menarik tenaga kesehatan (Nakes) Non OAP dari Puskesmas atau Fasyankes di luar Kota Wamena.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM. M.Kes membenarkan jika ada surat yang dikeluarkan oleh dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya kepada kepala Puskesmas terkait pembagian tugas sekaligus meminta Nakes Non OAP untuk tak melakukan pelayanan sementara waktu di Puskesmas yang ada di Distrik luar Kota Wamena.

“Meskipun Nakes Non OAP ditarik sementara dari Puskesmas yang ada di distrik-distrik luar Kota Wamena, namun mereka tetap melakukan pelayanan membantu Fasyankes yang ada dalam dan pinggiran Kota Wamena,”ungkapnya di Wamena Jumat (18/9).

Baca Juga :  ASN Diimbau Jaga Keamanan dan Kembali ke Tempat Tugas

Menurutnya, penarikan petugas kesehatan Non OAP dilakukan dengan pertimbangan masalah keamanan,  sebab saat ini situasi keamanan dinilai tak kondusif pasca insiden penembakan 3 ASN di Muliama. Oleh karena itu, Dinkes tak mau mengambil risiko apabila Nakes Non OAP tetap melakukan pelayanan di Puskesmas luar Kota Wamena.

“Penarikan ini sifatnya hanya sementara saja, apabila situasi sudah kembali kondusif maka mereka bisa kembali melakukan tugas di tempat tugasnya masing -masing, namun sementara ini mereka membantu pelayanan di Puskesmas Wamena Kota, Hom -hom dan Waesaput,”jelas Rudi.

Kata Rudi, Dinas Kesehatan juga telah menyusun jadwal bagi petugas kesehatan Non OAP yang ditarik untuk membantu melakukan pelayanan kesehatan di tiga Puskesmas terdekat, sehingga meskipun mereka ditarik sementara namun tetap melakukan tugas seperti biasa.

Baca Juga :  Dalam Satu Tahun, 112 Ribu Kasus Malaria di Mimika, 70 Persen Karena Kambuh

Berita Terbaru

Artikel Lainnya