Pangdam XXIV/MT Turun Langsung Jadi Peternak Ayam Petelur

MERAUKE– Merespons arahan Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan, Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Lucky Avianto memastikan seluruh prajurit TNI bergerak aktif mendukung percepatan swasembada dan ketahanan pangan di Papua Selatan.

Aksi nyatanya ditunjukkan melalui keberhasilan menyulap lahan tidur seluas 8.000 meter di Timika Papua Tengah menjadi persawahan produktif pada pertengahan 2025, dan kini jenderal tempur yang menjadi momok bagi KKB Papua ini, mengembangkan peternakan ayam petelur di wilayah Papua Selatan, sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, upaya kita bersama ini berhasil. Kehadiran Gubernur Papua Selatan, Bapak Apolo Safanpo, dalam panen perdana telur, menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, Forkopimda dan rakyat, untuk mewujudkan ketahanan serta swasembada pangan,” kata Lucky saat dihubungi wartawan, Senin, (23/3).

Baca Juga :  Bangga Punya Guru OAP

Di balik ketegasan sebagai pemimpin di TNI, Peraih Adhi Makayasa 1996 ini menunjukkan keteladanan dengan turun langsung mengelola peternakan, mulai dari membuat kandang, merawat, membersihkan, memberi pakan, hingga memastikan kesehatan ayam petelur.

Apa yang dilakukan Perwira Siswa (Pasis) terbaik Seskoad 2011 yang meraih penghargaan Vira Jati dan Wira Adhi Nugraha oleh Sesko TNI di Tahun 2019 ini, menjadi bukti nyata TNI tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga hadir untuk menjamin kesejahteraan dan gizi masyarakat Papua.

Lucky yang segera menyandang pangkat Letnan Jenderal TNI usai ditunjuk sebagai Pangkogabwilhan III oleh Panglima TNI, Jenderal Agus Subianto ini, memandang dibalik setiap telur yang dipanen, tersimpan harapan besar, anak-anak Papua tumbuh sehat, kuat, dan bebas dari stunting.

Baca Juga :  Puluhan Botol Miras Ilegal Berhasil Disita di Tapal Batas   

MERAUKE– Merespons arahan Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan, Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Lucky Avianto memastikan seluruh prajurit TNI bergerak aktif mendukung percepatan swasembada dan ketahanan pangan di Papua Selatan.

Aksi nyatanya ditunjukkan melalui keberhasilan menyulap lahan tidur seluas 8.000 meter di Timika Papua Tengah menjadi persawahan produktif pada pertengahan 2025, dan kini jenderal tempur yang menjadi momok bagi KKB Papua ini, mengembangkan peternakan ayam petelur di wilayah Papua Selatan, sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, upaya kita bersama ini berhasil. Kehadiran Gubernur Papua Selatan, Bapak Apolo Safanpo, dalam panen perdana telur, menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, Forkopimda dan rakyat, untuk mewujudkan ketahanan serta swasembada pangan,” kata Lucky saat dihubungi wartawan, Senin, (23/3).

Baca Juga :  Mangkrak, Pemprov Papua Selatan Siap Lanjutkan Pembangunan Rumah Sakit Tipe B

Di balik ketegasan sebagai pemimpin di TNI, Peraih Adhi Makayasa 1996 ini menunjukkan keteladanan dengan turun langsung mengelola peternakan, mulai dari membuat kandang, merawat, membersihkan, memberi pakan, hingga memastikan kesehatan ayam petelur.

Apa yang dilakukan Perwira Siswa (Pasis) terbaik Seskoad 2011 yang meraih penghargaan Vira Jati dan Wira Adhi Nugraha oleh Sesko TNI di Tahun 2019 ini, menjadi bukti nyata TNI tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga hadir untuk menjamin kesejahteraan dan gizi masyarakat Papua.

Lucky yang segera menyandang pangkat Letnan Jenderal TNI usai ditunjuk sebagai Pangkogabwilhan III oleh Panglima TNI, Jenderal Agus Subianto ini, memandang dibalik setiap telur yang dipanen, tersimpan harapan besar, anak-anak Papua tumbuh sehat, kuat, dan bebas dari stunting.

Baca Juga :  Bangga Punya Guru OAP

Berita Terbaru

Artikel Lainnya