Saturday, April 11, 2026
30.7 C
Jayapura

Tahun Ini, Pemprov Dapat Bantuan Penataan Perumahan Kawasan Kumuh dan 1.200 Unit BSPS

MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan di tahun 2026 ini akan memperoleh bantuan Penataan Perumahan Kawasan Kumuh serta program Bantuan Stimulas Perumahan Swadaya (BSPS).

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengungkapkan, penataan perumahan Kawasan kumuh dan stimulus perumahan swadaya tersebut merupakan program bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementrian Perumahan Rakyat dan Permukiman Republik Indonesia.

Kepastian adanya bantuan ini, ungkap Gubernur Apolo Safanpo setelah pihaknya bersama dengan gubernur Sulawesi Utara diundang secara khusus oleh Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bapak Maruar Sirait.

‘’Kami hadir di Kementrian dan beliau menjelaskan program-program Kementrian Perumahan yang akan dilaksanakan di tahun 2026,’’ kata Gubernur Apolo Safanpo baru-baru ini.

Baca Juga :  Wujudkan PPS,  Harus Satukan Kekuatan 

Untuk pembangunan penataan perumahan kawasan kumuh ini, lanjut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan bupati Merauke dan kemungkinan untuk penataan kawasan kumuh ini akan dilaksanakan di Kota Merauke.

‘’Untuk lokasinya nanti dikoordinasikan antara dinas PUPR Papua Selatan bersama dengan bupati Merauke melalui Dinas Perumahan Rayat. Apakah di Lampu Satu, Kelapa Lima atau di Kudamati. Nanti akan dibicarakan dan disepakati mana lokasi yang sangat urgen untuk ditangani lebih dulu,’’ tandas Apolo.

Sementara untuk program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya, jelas dia, akan disebar di 4 kabupaten cakupan wilayah Provinsi Ppaua Selatan. Bentuknya, jelasnya, semacam renovasi rumah atau bedah rumah. Rumah yang tidak layak huni itu dibedah atau dibongkar menjadi rumah layak huni yang pekerjannya dilakukan secara swadayta atau mandiri. Tidak diproyekan.

Baca Juga :  Menyurat Langsung ke Kementerian Keuangan

MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan di tahun 2026 ini akan memperoleh bantuan Penataan Perumahan Kawasan Kumuh serta program Bantuan Stimulas Perumahan Swadaya (BSPS).

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengungkapkan, penataan perumahan Kawasan kumuh dan stimulus perumahan swadaya tersebut merupakan program bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementrian Perumahan Rakyat dan Permukiman Republik Indonesia.

Kepastian adanya bantuan ini, ungkap Gubernur Apolo Safanpo setelah pihaknya bersama dengan gubernur Sulawesi Utara diundang secara khusus oleh Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bapak Maruar Sirait.

‘’Kami hadir di Kementrian dan beliau menjelaskan program-program Kementrian Perumahan yang akan dilaksanakan di tahun 2026,’’ kata Gubernur Apolo Safanpo baru-baru ini.

Baca Juga :  Penanganan Inflasi Di Papua Pegunungan Dari Sistim Logistik, Ekonomi Lokal

Untuk pembangunan penataan perumahan kawasan kumuh ini, lanjut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan bupati Merauke dan kemungkinan untuk penataan kawasan kumuh ini akan dilaksanakan di Kota Merauke.

‘’Untuk lokasinya nanti dikoordinasikan antara dinas PUPR Papua Selatan bersama dengan bupati Merauke melalui Dinas Perumahan Rayat. Apakah di Lampu Satu, Kelapa Lima atau di Kudamati. Nanti akan dibicarakan dan disepakati mana lokasi yang sangat urgen untuk ditangani lebih dulu,’’ tandas Apolo.

Sementara untuk program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya, jelas dia, akan disebar di 4 kabupaten cakupan wilayah Provinsi Ppaua Selatan. Bentuknya, jelasnya, semacam renovasi rumah atau bedah rumah. Rumah yang tidak layak huni itu dibedah atau dibongkar menjadi rumah layak huni yang pekerjannya dilakukan secara swadayta atau mandiri. Tidak diproyekan.

Baca Juga :  Sepanjang 2024, Kejaksaan Tangani 11 Kasus Korupsi 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya