Jayawijaya Kabupaten Pertama di Papua Pegunungan Terima Bantuan Bencana Kekeringan

WAMENA- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menjadi kabupaten pertama yang menerima beras bantuan sebesar 141,900 Ton dari Presiden RI Prabowo Subianto bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan di wilayah itu,  dimana bantuan tersebut diantar langsung oleh Anggota Komisi XIII DPR RI ke Pemerintah Daerah.

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil pemerintah pusat untuk menurunkan bantuan terhadap masyarakat terdampak bencana kekeringan di Papua Pegunungan, khususnya di kabupaten Jayawijaya sudah menjadi tanggungjawabnya untuk memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Kalau dilihat kebelakang memang sempat terjadi bencna banjir di wilayah Jayawijaya, namun untuk kesempatan kali ini bencana yang melanda adalah El Nino yang statusnya telah ditetapkan sebagai bencana nasional karena di beberapa daerah juga terkena dampak yang sama,” ungkapnya di Wamena. Senin (21/9)

Baca Juga :  Dandim 1702/Jayawijaya Tegaskan Dukung Pembangunan Papua Pegunungan

Menurutnya, Dampak dari El Nino ini adalah kekeringan panjang, sehingga hampir sebagian besar masyarakat di wilayah Papua Pegunungan tak bisa bercocok tanam, sehingga aspirasi yang disampaikan ke Wagub Papua Pegunungan saat kunker Ke Walaik dan Tailarek, itulah yang coba untuk dikawal dan dorong agar melahirkan kebijakan menurunkan bantuan.

“Bantuan 141,900 Ton beras ini dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai ada musibah kelaparan ditengah masyarakat, saya datang saat ini sudah koordinasi dengan pimpinan partai Gerindra dan mentri terkait agar bantuan bencana ini segera di salurkan,” jelas mantan Anggota DPRP Papua.

WAMENA- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menjadi kabupaten pertama yang menerima beras bantuan sebesar 141,900 Ton dari Presiden RI Prabowo Subianto bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan di wilayah itu,  dimana bantuan tersebut diantar langsung oleh Anggota Komisi XIII DPR RI ke Pemerintah Daerah.

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil pemerintah pusat untuk menurunkan bantuan terhadap masyarakat terdampak bencana kekeringan di Papua Pegunungan, khususnya di kabupaten Jayawijaya sudah menjadi tanggungjawabnya untuk memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Kalau dilihat kebelakang memang sempat terjadi bencna banjir di wilayah Jayawijaya, namun untuk kesempatan kali ini bencana yang melanda adalah El Nino yang statusnya telah ditetapkan sebagai bencana nasional karena di beberapa daerah juga terkena dampak yang sama,” ungkapnya di Wamena. Senin (21/9)

Baca Juga :  Pemilihan Kepala Kampung se Kabupaten Mappi Dilaksanakan September

Menurutnya, Dampak dari El Nino ini adalah kekeringan panjang, sehingga hampir sebagian besar masyarakat di wilayah Papua Pegunungan tak bisa bercocok tanam, sehingga aspirasi yang disampaikan ke Wagub Papua Pegunungan saat kunker Ke Walaik dan Tailarek, itulah yang coba untuk dikawal dan dorong agar melahirkan kebijakan menurunkan bantuan.

“Bantuan 141,900 Ton beras ini dilakukan untuk mengantisipasi jangan sampai ada musibah kelaparan ditengah masyarakat, saya datang saat ini sudah koordinasi dengan pimpinan partai Gerindra dan mentri terkait agar bantuan bencana ini segera di salurkan,” jelas mantan Anggota DPRP Papua.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya