Wednesday, January 14, 2026
26.9 C
Jayapura

Punya Bisnis Plan dan Target PBF Terbesar di Papua Barat

  Mantan Ketua Komisi IV DPR Papua ini menyampaikan bahwa untuk pengembangan perusahaan yang bisa terlihat justru bukan di Jayapura. melainkan di Papua Barat termasuk Papua Tengah. Yarius berharap PT Irian Bhakti bisa diberi kepercayaan lebih seperti yang dilakukan Pemda Manokwari, Papua Barat yang  memberi kepercayaan kepada perusahaan ini untuk mendistribusikan bahan makanan pokok ke pelosok – pelosok.

“Kami masih yakin akan terus berkembang mengingat sarpras dan pengalaman bekerja  sudah berjalan puluhan tahun,” jelasnya. Ditambahkan bahwa dari beberapa cabang perusahaan mulai dari Merauke, Wamena, Timika, Fak – fak, Biak, Serui, Manokwari, Sorong dan Jayapura dikatakan sejumlah unit usaha hingga kini menunjukkan perkembangan.

Baca Juga :  PAD Papua 2021 Terealisasi Rp2.134 T

Ada apotik dan pertokoan termasuk, perusahaan percetakan di Timika yang digunakan oleh Pemda,  usaha Apotik Komoro yang kini menjadi apotik nomor 1 di Timika termasuk ekspansi perusahaan yang menaretkan menjadi Pedagang  Besar Farmasi (PBF).

   Jika PBF ini diwujudkan maka kaya Yarius nantinya rumah sakit maupun poliklinik  jika membutuhkan obat maka harus melalui PBF.  “Untuk lokasi sudah ada tinggal ditindaklanjuti. Kami akan buka PBF terbesar di Papua Tengah dan ini sudah disiapkan,” sambungnya. Secara kata Yarius tahun depan PBF sudah bisa beroperasi.

  Dan Apotik Komoro akan naik status menjadi klinik sebab diakui pelanggan semakin banyak. “Kami sudah mendapat tempat baru sehingga akan jadi klinik, ada rawat inap dan dokter prakteknya. Lalu apotik ini tidak hanya di Timika tapi juga di Wamena, Biak, Fak Fak dan Sorong juga sedang membangun,” papar Balingga diiyakan direktur lainnya.

Baca Juga :  Buka Pesantren Kilat, Libatkan Anak-anak di Sekitar Pondok

   Untuk Merauke dijelaskan bisnis jual beli minyak goring skala besar masih dilakukan sedangkan di Jayapura sendiri PT Irian Bhakti sedang membangun sentral UMKM di Kota Jayapura semua space yang disiapkan sudah terjual. “Kami melihat peluang bisnis kuliner dan kopi ini sedang tumbuh sehingga kami coba menyiapkan tempat untuk menjadi satu titik kumpul para pedagang dan semua lapak sudah terjual, semoga  bulan depan sudah bisa dioperasikan,” tambahnya.

  Mantan Ketua Komisi IV DPR Papua ini menyampaikan bahwa untuk pengembangan perusahaan yang bisa terlihat justru bukan di Jayapura. melainkan di Papua Barat termasuk Papua Tengah. Yarius berharap PT Irian Bhakti bisa diberi kepercayaan lebih seperti yang dilakukan Pemda Manokwari, Papua Barat yang  memberi kepercayaan kepada perusahaan ini untuk mendistribusikan bahan makanan pokok ke pelosok – pelosok.

“Kami masih yakin akan terus berkembang mengingat sarpras dan pengalaman bekerja  sudah berjalan puluhan tahun,” jelasnya. Ditambahkan bahwa dari beberapa cabang perusahaan mulai dari Merauke, Wamena, Timika, Fak – fak, Biak, Serui, Manokwari, Sorong dan Jayapura dikatakan sejumlah unit usaha hingga kini menunjukkan perkembangan.

Baca Juga :  Masih Terlihat Sepi Aktifitas,  Pimpinan OPD Diminta Beri Sanksi yang Membolos

Ada apotik dan pertokoan termasuk, perusahaan percetakan di Timika yang digunakan oleh Pemda,  usaha Apotik Komoro yang kini menjadi apotik nomor 1 di Timika termasuk ekspansi perusahaan yang menaretkan menjadi Pedagang  Besar Farmasi (PBF).

   Jika PBF ini diwujudkan maka kaya Yarius nantinya rumah sakit maupun poliklinik  jika membutuhkan obat maka harus melalui PBF.  “Untuk lokasi sudah ada tinggal ditindaklanjuti. Kami akan buka PBF terbesar di Papua Tengah dan ini sudah disiapkan,” sambungnya. Secara kata Yarius tahun depan PBF sudah bisa beroperasi.

  Dan Apotik Komoro akan naik status menjadi klinik sebab diakui pelanggan semakin banyak. “Kami sudah mendapat tempat baru sehingga akan jadi klinik, ada rawat inap dan dokter prakteknya. Lalu apotik ini tidak hanya di Timika tapi juga di Wamena, Biak, Fak Fak dan Sorong juga sedang membangun,” papar Balingga diiyakan direktur lainnya.

Baca Juga :  Pertanyakan Hasil Penyidikan Kebakaran Mobil

   Untuk Merauke dijelaskan bisnis jual beli minyak goring skala besar masih dilakukan sedangkan di Jayapura sendiri PT Irian Bhakti sedang membangun sentral UMKM di Kota Jayapura semua space yang disiapkan sudah terjual. “Kami melihat peluang bisnis kuliner dan kopi ini sedang tumbuh sehingga kami coba menyiapkan tempat untuk menjadi satu titik kumpul para pedagang dan semua lapak sudah terjual, semoga  bulan depan sudah bisa dioperasikan,” tambahnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya