Pamer Burung Cenderawasih Hasil Buruan di Medsos, Netizen Minta Segera Ditindak

​JAYAPURA – Unggahan salah satu pemilik akun media sosial Facebook baru-baru ini mendadak viral dan memicu kemarahan publik. Akun dengan nama Putra Wagya Wagya membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan seorang bocah memamerkan beberapa lima ekor burung Cenderawasih yang terbujur kaku. Cenderawasih ini disinyalir merupakan hasil buruan sang ayah.

​Unggahan tersebut dibubuhi keterangan bernada bangga atas hasil buruan dengan senapan angin. ​”Senapan angin saja sudah begini apalagi tabung paling jetttttt anak buah ku,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya siang kemarin ​Adapun unggahan tersebut telah dibagikan ratusan kali dan memancing respon kemarahan serta keprihatinan luas dari netizen.

Tak sedikit warganet yang mengecam keras tindakan perburuan satwa langka tersebut dan mengingatkan bahwa Cenderawasih adalah hewan yang dilindungi undang-undang.​Beberapa komentar warganet di kolom unggahan tersebut. “Kam ada otak k trda spesies endemik Papua macam begini ini di lindungi, Jang tembak sembarang boleh… spesies ini langka dan ini adalah salah satu satwa endemik yang harus dijaga,” tulis Josua Ongge dalam kolom komentar.

Baca Juga :  Kantor Disdikbud Kota Jayapura Ditutup

Tak hanya Josua Ongge, pemilik akun Facebook ​Victor E. Sibi juga mengecam keras atas postingan tersebut.

“Seharus itu dinikmati keindahannya tarian dari burung Cenderawasih itu, bukan justru kaka dong binasakan. Orang di luar Papua atau di belahan dunia lain Itu dong ada mati-matian datang untuk lihat burung Cenderawasih menari,” ugkapnya.

​Banyak pihak dan warganet berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dapat segera menindaklanjuti aksi perburuan liar ini agar memberikan efek jera dan menjaga kelestarian satwa ikonik Papua tersebut. Merespon postingan viral tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua menegaskan tidak tinggal diam.

Baca Juga :  Pemekaran Harus Dibarengi Perpres dan PP Proteksi OAP

​JAYAPURA – Unggahan salah satu pemilik akun media sosial Facebook baru-baru ini mendadak viral dan memicu kemarahan publik. Akun dengan nama Putra Wagya Wagya membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan seorang bocah memamerkan beberapa lima ekor burung Cenderawasih yang terbujur kaku. Cenderawasih ini disinyalir merupakan hasil buruan sang ayah.

​Unggahan tersebut dibubuhi keterangan bernada bangga atas hasil buruan dengan senapan angin. ​”Senapan angin saja sudah begini apalagi tabung paling jetttttt anak buah ku,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya siang kemarin ​Adapun unggahan tersebut telah dibagikan ratusan kali dan memancing respon kemarahan serta keprihatinan luas dari netizen.

Tak sedikit warganet yang mengecam keras tindakan perburuan satwa langka tersebut dan mengingatkan bahwa Cenderawasih adalah hewan yang dilindungi undang-undang.​Beberapa komentar warganet di kolom unggahan tersebut. “Kam ada otak k trda spesies endemik Papua macam begini ini di lindungi, Jang tembak sembarang boleh… spesies ini langka dan ini adalah salah satu satwa endemik yang harus dijaga,” tulis Josua Ongge dalam kolom komentar.

Baca Juga :  Panglima TNI Tegaskan Tetap Humanis Hadapi KKB

Tak hanya Josua Ongge, pemilik akun Facebook ​Victor E. Sibi juga mengecam keras atas postingan tersebut.

“Seharus itu dinikmati keindahannya tarian dari burung Cenderawasih itu, bukan justru kaka dong binasakan. Orang di luar Papua atau di belahan dunia lain Itu dong ada mati-matian datang untuk lihat burung Cenderawasih menari,” ugkapnya.

​Banyak pihak dan warganet berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dapat segera menindaklanjuti aksi perburuan liar ini agar memberikan efek jera dan menjaga kelestarian satwa ikonik Papua tersebut. Merespon postingan viral tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua menegaskan tidak tinggal diam.

Baca Juga :  Gandeng PLN, Pemkab Tolikara Bangun Tingkatkan Kapasitas PLTD

Berita Terbaru

Artikel Lainnya