Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Menurut Frits, wilayah Intan Jaya dan Papua pada dasarnya bukan daerah perang, sehingga penggunaan alat teknologi seperti drone seharusnya difokuskan pada fungsi pengamanan dan pemantauan, bukan operasi penyerangan terhadap warga sipil. Komnas HAM juga mengingatkan seluruh aparat, termasuk TNI yang tengah melaksanakan operasi di Papua, agar tidak menggunakan teknologi yang berpotensi menimbulkan korban sipil.

“Penggunaan drone untuk penyerangan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dan harus dihentikan,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait korban luka akibat penyerangan drone di Intan Jaya, Komnas HAM menyebut masih melakukan verifikasi data dan kondisi para korban, termasuk kronologi kejadian serta jenis luka yang dialami. Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan rumah sakit dan Kogabwilhan untuk mendapatkan data yang akurat terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Berikan Penguatan dan Koordinasi Penegakkan HAM di Papua Pegunungan

Komnas HAM menegaskan proses klarifikasi dan pendalaman kasus masih terus berlangsung guna memastikan fakta yang sebenarnya di lapangan. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Menurut Frits, wilayah Intan Jaya dan Papua pada dasarnya bukan daerah perang, sehingga penggunaan alat teknologi seperti drone seharusnya difokuskan pada fungsi pengamanan dan pemantauan, bukan operasi penyerangan terhadap warga sipil. Komnas HAM juga mengingatkan seluruh aparat, termasuk TNI yang tengah melaksanakan operasi di Papua, agar tidak menggunakan teknologi yang berpotensi menimbulkan korban sipil.

“Penggunaan drone untuk penyerangan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dan harus dihentikan,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait korban luka akibat penyerangan drone di Intan Jaya, Komnas HAM menyebut masih melakukan verifikasi data dan kondisi para korban, termasuk kronologi kejadian serta jenis luka yang dialami. Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan rumah sakit dan Kogabwilhan untuk mendapatkan data yang akurat terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Selain Efisiensi Anggaran, Pemekaran Juga Turut Pengaruhi Hunian Hotel

Komnas HAM menegaskan proses klarifikasi dan pendalaman kasus masih terus berlangsung guna memastikan fakta yang sebenarnya di lapangan. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya