Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

JAYAPURA – Bek asing Persipura, Arthur Vieira menjadi salah satu idola baru bagi pecinta sepakbola Papua, khususnya suporter Persipura. Kehadiran bek tengah bertubuh jangkung ini terbukti mampu menjadi pilar kokoh di lini pertahanan. Membuktikan bahwa Persipura kerap berjodoh dengan talenta asal Brasil. Mengingat Persipura memiliki sejarah panjang dengan para pemain asal Negeri Samba.

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di Bumi Papua yang selama ini hanya ia dengar dari cerita luar. Keputusan Arthur untuk merumput di Jayapura tidak lepas dari peran pelatih kepala Persipura, Ricardo Salampessy yang menjadi juru taktik Persipura awal musim. Mantan bek legendaris Indonesia tersebut menjadi sosok kunci yang meyakinkan Arthur bahwa membela Persipura bukan sekadar urusan kontrak profesional di atas kertas.

Baca Juga :  Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Jayapura

“Ketika saya tiba, pelatih Ricardo Salampessy mempresentasikan proyek tersebut kepada saya dan mengatakan bahwa bermain untuk Persipura akan menjadi sesuatu yang istimewa dan berbeda, dan hari ini saya melihat dan memahami apa yang dia maksud,” ungkap Arthur kepada Cenderawasih Pos, Senin (18/5).

Pernyataan dari Ricardo langsung terbukti ketika Arthur mulai menjalani hari-hari pertamanya di Jayapura. Ia menyaksikan sendiri bagaimana sepak bola di Papua bukan lagi sekadar olahraga, melainkan bagian dari identitas dan harga diri masyarakat setempat. Sepanjang bergulirnya Championship 2025/2026, Arthur menjadi andalan di sektor belakang untuk mematahkan serangan lawan. Ia tampil sebanyak 24 laga dengan mencetak 3 gol.

JAYAPURA – Bek asing Persipura, Arthur Vieira menjadi salah satu idola baru bagi pecinta sepakbola Papua, khususnya suporter Persipura. Kehadiran bek tengah bertubuh jangkung ini terbukti mampu menjadi pilar kokoh di lini pertahanan. Membuktikan bahwa Persipura kerap berjodoh dengan talenta asal Brasil. Mengingat Persipura memiliki sejarah panjang dengan para pemain asal Negeri Samba.

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di Bumi Papua yang selama ini hanya ia dengar dari cerita luar. Keputusan Arthur untuk merumput di Jayapura tidak lepas dari peran pelatih kepala Persipura, Ricardo Salampessy yang menjadi juru taktik Persipura awal musim. Mantan bek legendaris Indonesia tersebut menjadi sosok kunci yang meyakinkan Arthur bahwa membela Persipura bukan sekadar urusan kontrak profesional di atas kertas.

Baca Juga :  Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Jayapura

“Ketika saya tiba, pelatih Ricardo Salampessy mempresentasikan proyek tersebut kepada saya dan mengatakan bahwa bermain untuk Persipura akan menjadi sesuatu yang istimewa dan berbeda, dan hari ini saya melihat dan memahami apa yang dia maksud,” ungkap Arthur kepada Cenderawasih Pos, Senin (18/5).

Pernyataan dari Ricardo langsung terbukti ketika Arthur mulai menjalani hari-hari pertamanya di Jayapura. Ia menyaksikan sendiri bagaimana sepak bola di Papua bukan lagi sekadar olahraga, melainkan bagian dari identitas dan harga diri masyarakat setempat. Sepanjang bergulirnya Championship 2025/2026, Arthur menjadi andalan di sektor belakang untuk mematahkan serangan lawan. Ia tampil sebanyak 24 laga dengan mencetak 3 gol.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya