Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

JAYAPURA-Sejumlah kepala kampung di Distrik Mamberamo Hilir, Kabupaten Mamberamo Raya, menyampaikan berbagai persoalan pembangunan kepada Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, saat kunjungan kerja di wilayah tersebut, Minggu (17/5).

Aspirasi yang disampaikan tidak hanya terkait pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga menyangkut kebutuhan pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih yang lahannya telah disiapkan masyarakat. “Untuk koperasi nelayan merah putih, kami sudah siapkan lokasi dan kami minta kepada bapak (gubernur) supaya tinggal dilanjutkan untuk pembangunan,” kata Steven.

Selain itu, ia juga meminta bantuan penyelesaian pembangunan gereja yang saat ini baru mencapai sekitar 75 persen.
Menurutnya, masyarakat menargetkan peresmian gedung gereja dilakukan tahun depan.“Sisa 25 persen kami mohon bapak bisa bantu kami, karena kami sementara terkendala finansial,” ujarnya.

Baca Juga :  Panwaslu Distrik Awasi Pleno DPSHP

JAYAPURA-Sejumlah kepala kampung di Distrik Mamberamo Hilir, Kabupaten Mamberamo Raya, menyampaikan berbagai persoalan pembangunan kepada Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, saat kunjungan kerja di wilayah tersebut, Minggu (17/5).

Aspirasi yang disampaikan tidak hanya terkait pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga menyangkut kebutuhan pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih yang lahannya telah disiapkan masyarakat. “Untuk koperasi nelayan merah putih, kami sudah siapkan lokasi dan kami minta kepada bapak (gubernur) supaya tinggal dilanjutkan untuk pembangunan,” kata Steven.

Selain itu, ia juga meminta bantuan penyelesaian pembangunan gereja yang saat ini baru mencapai sekitar 75 persen.
Menurutnya, masyarakat menargetkan peresmian gedung gereja dilakukan tahun depan.“Sisa 25 persen kami mohon bapak bisa bantu kami, karena kami sementara terkendala finansial,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Sarmi Naikkan Uang Lauk Pauk, Dorong Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai

Berita Terbaru

Artikel Lainnya