Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

JAYAPURA – Bek asing Persipura Jayapura asal Brasil, Arthur Vieira, mengaku adanya kemiripan antara budaya masyarakat Papua dan masyarakat di negara asalnya, Brasil, dalam hal sepak bola. Menurutnya, sepak bola telah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari bagi mayoritas warga di Brasil dan Papua.
Arthur menjelaskan antusiasme terhadap sepak bola di Papua dapat ditemui di berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya identik dengan kondisi di Brasil. Arthur bukan orang pertama, setiap pemain asing asal Brasil yang pernah memperkuat Persipura pada musim-musim sebelumnya juga menyatakan hal serupa.
Mereka sepakat bahwa Papua dan Brasil memiliki ikatan emosional dan kultural yang kuat terhadap olahraga sepak bola.

Baca Juga :  Wejangan Mantan Pemain, Persipura Harus Cetak Gol Duluan

Faktor ini pula yang disinyalir membuat para pemain asal Amerika Latin, khususnya Brasil, cenderung lebih mudah beradaptasi saat berkarier di tanah Papua.
Arthur juga mengaku mendapatkan sambutan dan apresiasi yang tinggi, tidak hanya saat berada di dalam stadion, tetapi juga ketika beraktivitas di ruang publik. “Pengakuan dan kehangatan para penggemar di sini persis seperti di Brasil,” ujar Arthur.

Salah satu hal berkesan yang dirasakan Arthur selama satu musim ini adalah besarnya ruang di hati masyarakat Papua untuk negara asalnya, Brasil. Hubungan emosional yang terbangun berkat kesamaan gaya bermain dan sejarah sukses legiun asing terdahulu membuat Vieira merasa langsung diterima sejak hari pertama.

Baca Juga :  Enam Keputusan Rapat Exco PSSI

JAYAPURA – Bek asing Persipura Jayapura asal Brasil, Arthur Vieira, mengaku adanya kemiripan antara budaya masyarakat Papua dan masyarakat di negara asalnya, Brasil, dalam hal sepak bola. Menurutnya, sepak bola telah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari bagi mayoritas warga di Brasil dan Papua.
Arthur menjelaskan antusiasme terhadap sepak bola di Papua dapat ditemui di berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya identik dengan kondisi di Brasil. Arthur bukan orang pertama, setiap pemain asing asal Brasil yang pernah memperkuat Persipura pada musim-musim sebelumnya juga menyatakan hal serupa.
Mereka sepakat bahwa Papua dan Brasil memiliki ikatan emosional dan kultural yang kuat terhadap olahraga sepak bola.

Baca Juga :  Pemerintah Berkomitmen Berikan Perhatian Serius Kabutuhan Masyarakat

Faktor ini pula yang disinyalir membuat para pemain asal Amerika Latin, khususnya Brasil, cenderung lebih mudah beradaptasi saat berkarier di tanah Papua.
Arthur juga mengaku mendapatkan sambutan dan apresiasi yang tinggi, tidak hanya saat berada di dalam stadion, tetapi juga ketika beraktivitas di ruang publik. “Pengakuan dan kehangatan para penggemar di sini persis seperti di Brasil,” ujar Arthur.

Salah satu hal berkesan yang dirasakan Arthur selama satu musim ini adalah besarnya ruang di hati masyarakat Papua untuk negara asalnya, Brasil. Hubungan emosional yang terbangun berkat kesamaan gaya bermain dan sejarah sukses legiun asing terdahulu membuat Vieira merasa langsung diterima sejak hari pertama.

Baca Juga :  Berharap Utamakan Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru

Artikel Lainnya