Thursday, February 19, 2026
28 C
Jayapura

Jenderal Bintang Tiga TNI Turun Langsung ke Korowai, Ada Apa?

JAKARTA-Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi turun langsung ke Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Senin (16/2). Jenderal bintang tiga TNI tersebut mendatangi bandara tersebut pasca penembakan pilot dan kopilot pesawat milik maskapai Smart Air pada pekan lalu.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa dalam kunjungan tersebut, Panglima Komando Daerah Udara (Pangkodau) III Marsekal Muda TNI Azhar Aditama turut serta. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah penguatan unsur Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).

”Guna memulihkan konektivitas udara atau jembatan udara di wilayah Papua,” terang Nyoman dalam keterangan resmi pada Rabu (18/2).

Baca Juga :  Ada Saja yang Bertanya, ”Sudah Punya Pacar, Dok?”

Diakui oleh Nyoman, peninjauan Bandara Korowai dilakukan menyusul peristiwa penembakan pilot dan kopilot maskapai Smart Air beberapa hari sebelumnya. Selain itu, belum pulihnya situasi keamanan akibat gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dalam pelaksanaan penerbangan menuju lokasi, pesawat sempat melakukan manuver sebelum akhirnya berhasil mendarat dengan aman.

Menurut Nyoman, langkah pengamanan telah dilakukan dengan penebalan pasukan Korpasgat. Selain itu, di lokasi juga telah tergelar personel Pasukan Rajawali serta unsur Brimob dari Satgas Operasi Damai Cartenz. Penguatan tersebut bertujuan menjamin keamanan kawasan bandara sekaligus memulihkan operasional penerbangan di wilayah tersebut.

”Bandara Korowai Batu memiliki fungsi strategis sebagai penghubung wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Akademisi: Pelanggaran HAM di Papua Dibiarkan Pemerintah

Pasca insiden penembakan pekan lalu, personel Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) dan pemandu lalu lintas udara mengungsi bersama masyarakat sekitar. Sehingga perlu dilakukan pengamanan oleh aparat TNI-Polri. Selain menjamin keamanan perimeter dan kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP), personel Korpasgat juga melaksanakan fungsi kebandarudaraan sebagai pengganti sementara unsur UPBU dan AirNav.

JAKARTA-Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi turun langsung ke Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Senin (16/2). Jenderal bintang tiga TNI tersebut mendatangi bandara tersebut pasca penembakan pilot dan kopilot pesawat milik maskapai Smart Air pada pekan lalu.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa dalam kunjungan tersebut, Panglima Komando Daerah Udara (Pangkodau) III Marsekal Muda TNI Azhar Aditama turut serta. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah penguatan unsur Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).

”Guna memulihkan konektivitas udara atau jembatan udara di wilayah Papua,” terang Nyoman dalam keterangan resmi pada Rabu (18/2).

Baca Juga :  Vonis Lukas Enembe Diperberat jadi 10 Tahun

Diakui oleh Nyoman, peninjauan Bandara Korowai dilakukan menyusul peristiwa penembakan pilot dan kopilot maskapai Smart Air beberapa hari sebelumnya. Selain itu, belum pulihnya situasi keamanan akibat gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dalam pelaksanaan penerbangan menuju lokasi, pesawat sempat melakukan manuver sebelum akhirnya berhasil mendarat dengan aman.

Menurut Nyoman, langkah pengamanan telah dilakukan dengan penebalan pasukan Korpasgat. Selain itu, di lokasi juga telah tergelar personel Pasukan Rajawali serta unsur Brimob dari Satgas Operasi Damai Cartenz. Penguatan tersebut bertujuan menjamin keamanan kawasan bandara sekaligus memulihkan operasional penerbangan di wilayah tersebut.

”Bandara Korowai Batu memiliki fungsi strategis sebagai penghubung wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan,” jelasnya.

Baca Juga :  April, Aktivitas Ekonomi dan Warga Kembali Diperlonggar

Pasca insiden penembakan pekan lalu, personel Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) dan pemandu lalu lintas udara mengungsi bersama masyarakat sekitar. Sehingga perlu dilakukan pengamanan oleh aparat TNI-Polri. Selain menjamin keamanan perimeter dan kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP), personel Korpasgat juga melaksanakan fungsi kebandarudaraan sebagai pengganti sementara unsur UPBU dan AirNav.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya