Tiga ASN  Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak

JAYAPURA – Tiga Apartur Sipil Negara (ASN) dari dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di Kampung Muliama Distrik Muliama. Ketiganya ketika itu sedang dalam perjalanan pulang usai saja melakukan penyerahan beras bantuan pangan dan bibit ternak wam (babi) dari pemerintah daerah kepada masyarakat sekitar pukul 15.10 WIT

Dalam penembakan tersebut dua korban dinyatakan meninggal di TKP yaitu drh. Alvan Mehan dan Kabid Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya Ida Rapi. Sementara salah satu staf Dinas Pertanian, Wili Mbuik meninggal di RSUD Wamena.

Para korban dievakuasi oleh personel Polres Jayawijaya bersama Brimob Kompi D Wamena ke RSUD Jayawijaya untuk dilakukan visum luar dan dipindahkan ke ruang jenazah untuk dibersihkan sebelum diambil pihak keluarga. Dari informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos, rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang terbagi dalam beberapa kelompok melakukan penyerahan beras bantuan pangan dan juga bibit  ternak babi.

Baca Juga :  Di Jembatan Enggros Ditemukan Sesosok Mayat Laki-Laki

Saat hendak kembali ke Wamena, kendaraan para korban yang berada di kelompok ketiga dihadang oleh OTK dan mengeluarkan para korban dari mobil serta langsung melakukan penembakan  ditempat. Sementara 5 rekan dari korban  yang berada di bagian belakang memilih melarikan diri dan mencari pertolongan.  Kapolres Lanny Jaya Kompol Hendrik Seru mengatakan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut ketika dalam perjalanan menuju Wamena untuk menghadiri pertemuan Sambang Kamtibmas Presisi bersama masyarakat terkait penyelesaian persoalan adat.

Saat melintas di Kampung Muliama, rombongan dihentikan oleh delapan orang yang selamat dari kejadian tersebut. Mereka kemudian menyampaikan bahwa sejumlah rekannya menjadi korban penembakan dan membutuhkan pertolongan. “Dalam perjalanan menuju Wamena, kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada kejadian penembakan. Saat tiba di Muliama, para korban yang selamat menghentikan rombongan dan menyampaikan bahwa teman mereka terkena tembakan,” kata Hendrik.

Baca Juga :  Senam Massal Anak TK-Se Kabupaten Jayapura, Ciptakan Generasi Yang Berkualitas 

JAYAPURA – Tiga Apartur Sipil Negara (ASN) dari dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di Kampung Muliama Distrik Muliama. Ketiganya ketika itu sedang dalam perjalanan pulang usai saja melakukan penyerahan beras bantuan pangan dan bibit ternak wam (babi) dari pemerintah daerah kepada masyarakat sekitar pukul 15.10 WIT

Dalam penembakan tersebut dua korban dinyatakan meninggal di TKP yaitu drh. Alvan Mehan dan Kabid Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya Ida Rapi. Sementara salah satu staf Dinas Pertanian, Wili Mbuik meninggal di RSUD Wamena.

Para korban dievakuasi oleh personel Polres Jayawijaya bersama Brimob Kompi D Wamena ke RSUD Jayawijaya untuk dilakukan visum luar dan dipindahkan ke ruang jenazah untuk dibersihkan sebelum diambil pihak keluarga. Dari informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos, rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang terbagi dalam beberapa kelompok melakukan penyerahan beras bantuan pangan dan juga bibit  ternak babi.

Baca Juga :  Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Saat hendak kembali ke Wamena, kendaraan para korban yang berada di kelompok ketiga dihadang oleh OTK dan mengeluarkan para korban dari mobil serta langsung melakukan penembakan  ditempat. Sementara 5 rekan dari korban  yang berada di bagian belakang memilih melarikan diri dan mencari pertolongan.  Kapolres Lanny Jaya Kompol Hendrik Seru mengatakan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut ketika dalam perjalanan menuju Wamena untuk menghadiri pertemuan Sambang Kamtibmas Presisi bersama masyarakat terkait penyelesaian persoalan adat.

Saat melintas di Kampung Muliama, rombongan dihentikan oleh delapan orang yang selamat dari kejadian tersebut. Mereka kemudian menyampaikan bahwa sejumlah rekannya menjadi korban penembakan dan membutuhkan pertolongan. “Dalam perjalanan menuju Wamena, kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada kejadian penembakan. Saat tiba di Muliama, para korban yang selamat menghentikan rombongan dan menyampaikan bahwa teman mereka terkena tembakan,” kata Hendrik.

Baca Juga :  Beri Pelatihan Pengelolaan Objek Wisata Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya