Satu Dari Lima Korban Perahu Ketinting Tenggelam Ditemukan

Empat Orang Masih Dalam Pencarian

MIMIKA — Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan bersama masyarakat menemukan satu dari lima korban tenggelamnya perahu bermesin ketinting di Perairan Muara Betsbamu, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Korban bernama Beni Yod, 20 tahun (di berita sebelumnya Beni Kuwaito,red) ditemukan dalam keadaan meninggal pada Selasa malam, 8 September 2026.

Pencarian yang dilakukan tim gabungan sejak pagi hingga petang sebelumnya sempat nihil. Jasad korban akhirnya ditemukan oleh pihak keluarga sekitar pukul 19.00 WIT di sekitar perairan Ayip.

“Korban diperkirakan berumur 20 tahun dan ditemukan oleh keluarga korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Ayip. Saat ini korban telah dievakuasi oleh keluarga korban dan masyarakat setempat ke Puskesmas Youw,” kata Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Baca Juga :  Palang Jalan Timika-Poumako, TKBM Sampaikan Sejumlah Tuntutan

Ditemukannya Beni Yod mengubah daftar pencarian korban insiden kecelakaan laut ini. “Total korban dalam pencarian saat ini berjumlah 4 orang,” kata I Wayan.

Pada Rabu, 9 September 2026, tim SAR gabungan kembali bergerak menyisir perairan untuk mencari empat korban lain yang masih hilang. Mereka adalah Anton Yod (35), Bela Yod (4), Tekla Yod (2), dan Gilang Yod yang masih berusia enam bulan.

Penyisiran pada hari keempat operasi kemanusiaan ini melibatkan personel gabungan dari Rescuer Pos SAR Asmat, TNI Angkatan Laut, dan Polairud, serta didampingi keluarga korban. Tim memperluas cakupan area pencarian guna memperbesar peluang menemukan seluruh korban.

Empat Orang Masih Dalam Pencarian

MIMIKA — Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan bersama masyarakat menemukan satu dari lima korban tenggelamnya perahu bermesin ketinting di Perairan Muara Betsbamu, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Korban bernama Beni Yod, 20 tahun (di berita sebelumnya Beni Kuwaito,red) ditemukan dalam keadaan meninggal pada Selasa malam, 8 September 2026.

Pencarian yang dilakukan tim gabungan sejak pagi hingga petang sebelumnya sempat nihil. Jasad korban akhirnya ditemukan oleh pihak keluarga sekitar pukul 19.00 WIT di sekitar perairan Ayip.

“Korban diperkirakan berumur 20 tahun dan ditemukan oleh keluarga korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Ayip. Saat ini korban telah dievakuasi oleh keluarga korban dan masyarakat setempat ke Puskesmas Youw,” kata Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Baca Juga :  Tren Kasus Malaria di Kabupaten Mimika Menurun

Ditemukannya Beni Yod mengubah daftar pencarian korban insiden kecelakaan laut ini. “Total korban dalam pencarian saat ini berjumlah 4 orang,” kata I Wayan.

Pada Rabu, 9 September 2026, tim SAR gabungan kembali bergerak menyisir perairan untuk mencari empat korban lain yang masih hilang. Mereka adalah Anton Yod (35), Bela Yod (4), Tekla Yod (2), dan Gilang Yod yang masih berusia enam bulan.

Penyisiran pada hari keempat operasi kemanusiaan ini melibatkan personel gabungan dari Rescuer Pos SAR Asmat, TNI Angkatan Laut, dan Polairud, serta didampingi keluarga korban. Tim memperluas cakupan area pencarian guna memperbesar peluang menemukan seluruh korban.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya