Tujuh Napi Masuk DPO

Layanan Kunjungan Dipastikan Tetap Normal

​JAYAPURA – Jajaran aparat gabungan hingga kini masih terus mengintensifkan pencarian terhadap tujuh narapidana (napi) yang melarikan diri dari Lapas Narkotika Kelas IIA Jayapura pasca di tetapkan menjadi DPO. Sementara itu, pihak lapas memastikan bahwa layanan kunjungan bagi masyarakat tetap berjalan normal pasca-kejadian tersebut.

​Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Jayapura, Jimreves Engel Stender Muloke, dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (2/11). Ia menyatakan bahwa proses pengejaran terhadap sisa napi yang masih buron terus dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Jayapura bersama petugas lapas.

​”Pencarian masih tetap kami lakukan seperti biasa. Untuk pengunjung tetap berjalan seperti biasa pasca kejadian itu, kecuali hari Sabtu-Minggu, hari libur nasional, dan libur Papua tidak ada kunjungan,” ujar Jimreves. ​Berdasarkan informasi sementara, aksi pelarian ini diduga kuat sudah dirancang secara matang oleh para pelaku dengan memanfaatkan kelengahan petugas serta menyelundupkan peralatan terlarang ke dalam blok hunian.

Baca Juga :  Pemkot Jayapura Sambut Baik Rencana Cuti Ayah bagi ASN Pria

Layanan Kunjungan Dipastikan Tetap Normal

​JAYAPURA – Jajaran aparat gabungan hingga kini masih terus mengintensifkan pencarian terhadap tujuh narapidana (napi) yang melarikan diri dari Lapas Narkotika Kelas IIA Jayapura pasca di tetapkan menjadi DPO. Sementara itu, pihak lapas memastikan bahwa layanan kunjungan bagi masyarakat tetap berjalan normal pasca-kejadian tersebut.

​Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Jayapura, Jimreves Engel Stender Muloke, dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (2/11). Ia menyatakan bahwa proses pengejaran terhadap sisa napi yang masih buron terus dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Jayapura bersama petugas lapas.

​”Pencarian masih tetap kami lakukan seperti biasa. Untuk pengunjung tetap berjalan seperti biasa pasca kejadian itu, kecuali hari Sabtu-Minggu, hari libur nasional, dan libur Papua tidak ada kunjungan,” ujar Jimreves. ​Berdasarkan informasi sementara, aksi pelarian ini diduga kuat sudah dirancang secara matang oleh para pelaku dengan memanfaatkan kelengahan petugas serta menyelundupkan peralatan terlarang ke dalam blok hunian.

Baca Juga :  Pemkab Jayapura Gelar Bimtek Bagi Penerima Bantuan Ternak

Berita Terbaru

Artikel Lainnya