Saturday, February 28, 2026
27.5 C
Jayapura

Kondisi Pilot Susi Air Dalam Keadaan Sehat

JAYAPURA  Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menjelaskan, dari laporan terungkap kondisi kesehatan pilot berkebangsaan Selandia Baru yang hingga kini masih ditawan KKB pimpinan Egianus Kogoya dalam keadaan sehat.

Memang benar dari laporan yang diterima terungkap kondisi pilot Susi Air yang disandera sejak tanggal 7 Februari 2023 sehat, namun kita masih tetap mengkhawatirkan kesehatannya,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Jumat (15’9)  kemarin.

Berbagai upaya masih terus dilakukan dengan mengedepankan negoisasi yang melibatkan seluruh elemen termasuk masyarakat dan keluarga serta Pemda Nduga.

“Negoisasi yang masih terus di ke depankan itu guna meminimalisasi adanya korban dari berbagai pihak, ” katanya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Papua Berkantor Langsung Lakukan Sertijab

Diakui, pihaknya berharap agar Egianus Kogoya mau segera melepaskan sanderanya karena kasihan masyarakat yang ketakutan dan tidak bisa beraktivitas dengan normal.

Ketika ditanya keberadaan Egianus beserta tawanannya, Kapolda Papua memperkirakan mereka berada di wilayah yang terdapat pasokan makanan.

“Kami memperkirakan sandera dijaga kelompok tersendiri yang tidak ikut berpindah-pindah dan pasokan makanannya dibantu masyarakat, ” kata Irjen Pol Fakhiri.

“Ada laporan bila Penjabat Bupati Nduga telah bertemu Egianus Kogoya namun apa hasil pembicaraannya hingga kini belum ada laporan lengkap, ” katanya.

Pilot Phillip Mehrtens ditawan KKB pimpinan Egianus Kogoya sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan yang kemudian dibakar. (antara)

Baca Juga :  Sekolah Anak Hebat Papua Pamerkan Hasil Kreatifitas Karyanya

JAYAPURA  Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menjelaskan, dari laporan terungkap kondisi kesehatan pilot berkebangsaan Selandia Baru yang hingga kini masih ditawan KKB pimpinan Egianus Kogoya dalam keadaan sehat.

Memang benar dari laporan yang diterima terungkap kondisi pilot Susi Air yang disandera sejak tanggal 7 Februari 2023 sehat, namun kita masih tetap mengkhawatirkan kesehatannya,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Jumat (15’9)  kemarin.

Berbagai upaya masih terus dilakukan dengan mengedepankan negoisasi yang melibatkan seluruh elemen termasuk masyarakat dan keluarga serta Pemda Nduga.

“Negoisasi yang masih terus di ke depankan itu guna meminimalisasi adanya korban dari berbagai pihak, ” katanya.

Baca Juga :  Hanura Jadi Partai Pertama yang Mendaftar

Diakui, pihaknya berharap agar Egianus Kogoya mau segera melepaskan sanderanya karena kasihan masyarakat yang ketakutan dan tidak bisa beraktivitas dengan normal.

Ketika ditanya keberadaan Egianus beserta tawanannya, Kapolda Papua memperkirakan mereka berada di wilayah yang terdapat pasokan makanan.

“Kami memperkirakan sandera dijaga kelompok tersendiri yang tidak ikut berpindah-pindah dan pasokan makanannya dibantu masyarakat, ” kata Irjen Pol Fakhiri.

“Ada laporan bila Penjabat Bupati Nduga telah bertemu Egianus Kogoya namun apa hasil pembicaraannya hingga kini belum ada laporan lengkap, ” katanya.

Pilot Phillip Mehrtens ditawan KKB pimpinan Egianus Kogoya sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan yang kemudian dibakar. (antara)

Baca Juga :  Papua Menunggu Formulasi UMP 2023 dari Pusat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya