MERAUKE – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sekitar Pasar Mama-mama Papua, Jalan Ahmad Yani, dekat kawasan Bandara Mopah, Merauke, Rabu (9/7) malam, sempat membuat warga disekitar lokasi panik.
Pasalnya, saat kebakaran terjadi masyarakat dan pedagang yang berbelanja di pasar Mopah Baru tersebut belum bubar. Selain itu antara lokasi kebakaran dengan pasar hanya dibatasi pagar Bandara Mopah Merauke. Meski begitu, dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun kios pedagang yang terbakar.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIT itu langsung mendapat penanganan dari personel Satuan Samapta Polres Merauke bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke. Penanganan dipimpin Kasat Samapta Polres Merauke AKP Sukirno, dengan melibatkan 10 personel Patroli Motor (Patmor) Satuan Samapta. Setibanya di lokasi, petugas bersama personel BPBD langsung mengerahkan mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Selain membantu proses pemadaman, personel Samapta juga melakukan pengamanan dan pengendalian situasi di sekitar lokasi. Warga diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran serta tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya titik api baru. Kasat Samapta Polres Merauke AKP Sukirno mengatakan, kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, tidak membakar sampah maupun lahan sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” ujarnya.
MERAUKE – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sekitar Pasar Mama-mama Papua, Jalan Ahmad Yani, dekat kawasan Bandara Mopah, Merauke, Rabu (9/7) malam, sempat membuat warga disekitar lokasi panik.
Pasalnya, saat kebakaran terjadi masyarakat dan pedagang yang berbelanja di pasar Mopah Baru tersebut belum bubar. Selain itu antara lokasi kebakaran dengan pasar hanya dibatasi pagar Bandara Mopah Merauke. Meski begitu, dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun kios pedagang yang terbakar.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIT itu langsung mendapat penanganan dari personel Satuan Samapta Polres Merauke bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke. Penanganan dipimpin Kasat Samapta Polres Merauke AKP Sukirno, dengan melibatkan 10 personel Patroli Motor (Patmor) Satuan Samapta. Setibanya di lokasi, petugas bersama personel BPBD langsung mengerahkan mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Selain membantu proses pemadaman, personel Samapta juga melakukan pengamanan dan pengendalian situasi di sekitar lokasi. Warga diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran serta tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya titik api baru. Kasat Samapta Polres Merauke AKP Sukirno mengatakan, kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, tidak membakar sampah maupun lahan sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” ujarnya.