WAMENA- Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayawijaya menyebutkan dalam musim kemarau ini, ada 11 titik panas yang tersebar di beberapa wilayah yang dapat menimbulkan penyebaran kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun melalui Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofosika (BMKG) Jayawijaya terdapat ada 11 titik panas selama musim kemarau ini di beberapa wilayah Kabupaten Jayawijaya yang berpotensi menumbulkan Karhutla.
“Jadi selama musim kemarai ini ada 11 titik panas di beberapa wilayah yang sangat berpotensi menyebabkan karhutla apabila dipucu oleh percikan api, artiya titik panas ini membuat lahan di sekitar lokasi tersebut sangat kering sehingga mudah terbakar,” ungkapnya Sabtu (5/9) di Wamena.
Menurutnya, ttitik panas ini sebenarnya tidak bisa memicu api dengan sendirinya, namun apabila ada warga yang tak sadar atau tidak sengaja membakar sampah namun baranya tertup angin dan sampai ke titik ini, maka tentunya akan mudah untuk memicu adanya korbaran api yang akan mebnakar hutan dan lahan di sekitar.
“Selama musim kemarau ini, hembusan angin di wilayah Kota Wamena dan sekitarnya cukup kencang, hal ini memudahkan api untuk semakin membesar dan sulit untuk dipadamkan apabila sudah mendapati rerumputan yang kering,”jelas Romadlon.
Mantan Kasdim 1702/ Jayawijaya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih warpada dalam membakar sampah atau aktifitas lainnya yang perlu menyalakan api, sebab apabila tak dijaga dan diantisipasi bisa berakibat fatal atau bisa memicu terjadinya karhutla ataupun rumah warga sendiri.
WAMENA- Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayawijaya menyebutkan dalam musim kemarau ini, ada 11 titik panas yang tersebar di beberapa wilayah yang dapat menimbulkan penyebaran kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun melalui Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofosika (BMKG) Jayawijaya terdapat ada 11 titik panas selama musim kemarau ini di beberapa wilayah Kabupaten Jayawijaya yang berpotensi menumbulkan Karhutla.
“Jadi selama musim kemarai ini ada 11 titik panas di beberapa wilayah yang sangat berpotensi menyebabkan karhutla apabila dipucu oleh percikan api, artiya titik panas ini membuat lahan di sekitar lokasi tersebut sangat kering sehingga mudah terbakar,” ungkapnya Sabtu (5/9) di Wamena.
Menurutnya, ttitik panas ini sebenarnya tidak bisa memicu api dengan sendirinya, namun apabila ada warga yang tak sadar atau tidak sengaja membakar sampah namun baranya tertup angin dan sampai ke titik ini, maka tentunya akan mudah untuk memicu adanya korbaran api yang akan mebnakar hutan dan lahan di sekitar.
“Selama musim kemarau ini, hembusan angin di wilayah Kota Wamena dan sekitarnya cukup kencang, hal ini memudahkan api untuk semakin membesar dan sulit untuk dipadamkan apabila sudah mendapati rerumputan yang kering,”jelas Romadlon.
Mantan Kasdim 1702/ Jayawijaya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih warpada dalam membakar sampah atau aktifitas lainnya yang perlu menyalakan api, sebab apabila tak dijaga dan diantisipasi bisa berakibat fatal atau bisa memicu terjadinya karhutla ataupun rumah warga sendiri.