JAYAPURA–Pemerintah Provinsi Papua bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Papua.
Penguatan sinergi tersebut mengemuka dalam pertemuan informal Forkopimda Papua yang digelar dalam suasana santai dan olahraga bersama, di Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat (21/8)
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah positif untuk memperkuat komunikasi antarpimpinan daerah dan unsur terkait.
“Intinya bagaimana Papua ini lebih aman, pembangunan bisa berjalan, karena tidak ada tugas yang bisa dikerjakan sendiri. Semua harus ada kerja sama, kolaborasi, sehingga semuanya bisa berjalan aman,” ujar Febriel.
Menurutnya, pertemuan informal seperti ini justru dapat membuka ruang komunikasi yang lebih cair. Berbagai informasi maupun gagasan, kata dia, lebih mudah dibahas ketika para pimpinan tidak dibatasi oleh sekat-sekat formal kelembagaan.
“Biasanya kalau kegiatan informal begini, ide-ide dan informasi jauh lebih mudah untuk didiskusikan dan dibahas,” katanya.
JAYAPURA–Pemerintah Provinsi Papua bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Papua.
Penguatan sinergi tersebut mengemuka dalam pertemuan informal Forkopimda Papua yang digelar dalam suasana santai dan olahraga bersama, di Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat (21/8)
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah positif untuk memperkuat komunikasi antarpimpinan daerah dan unsur terkait.
“Intinya bagaimana Papua ini lebih aman, pembangunan bisa berjalan, karena tidak ada tugas yang bisa dikerjakan sendiri. Semua harus ada kerja sama, kolaborasi, sehingga semuanya bisa berjalan aman,” ujar Febriel.
Menurutnya, pertemuan informal seperti ini justru dapat membuka ruang komunikasi yang lebih cair. Berbagai informasi maupun gagasan, kata dia, lebih mudah dibahas ketika para pimpinan tidak dibatasi oleh sekat-sekat formal kelembagaan.
“Biasanya kalau kegiatan informal begini, ide-ide dan informasi jauh lebih mudah untuk didiskusikan dan dibahas,” katanya.