Aliansi Petani di Merauke Ancam Akan Gelar Aksi Demo Besar-Besaran

MERAUKE– Aliansi Petani di Merauke khususnya dari Distrik Tanah Miring mengancam akan melakukan aksi demo besar-besaran dalam waktu dekat ini. Aksi demo damai yang dilakukan para petani dari Distrik Tanah Miring tersebut merupakan hasil kesepakatan dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) SP 8 Tanah Miring Merauke Kamis 14 Mei 2026.

‘’Rencananya aliansi petani akan menggelar aksi demo damai ke DPRK Merauke dalam wkatu dekat ini,’’ kata Aloysius Dumatubun, SH yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani Botak Asri, SP 8 Tanah Miring Merauke kepada media ini, Jumat (15/5).

Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan Unit Usaha Pelayanan Jasa Alsintan, SP 8 Kampung Amunkay, Distri Tanah Miring Merauke terkait dengan BBM subsidi baik Bio Solar maupun Pertalite. Proses hukum yang dilakukan Polda Papua tersebut dinilai tidak mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadikan Merauke sebagai Lumbung Pangan Nasional.

Baca Juga :  Satu Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu Dicuri OTK 

‘’Aksi Demo akan dilakukan oleh seluruh Petani 4 Distrik dalam waktu dekat dengan cara cara semua petani mengundurkan diri dari kepengurusan Gabungan Kelompok Tani dan Kelompok Tani, se Kabupaten Merauke, karena BBM disita oleh polisi sehingga petani tidak dapat menggarap sawah dan panen, dikarenakan Polda Papua tidak menghentikan penyidikan atas tuduhan dari saudara MR SH atas kasus penimbunan bbm dan penggunaan Surat Rekomendasi Palsu yang di tuduhkan kepada saudara M Rohim dan M Syafrudin Faisal,’’ kata Aloysius.

MERAUKE– Aliansi Petani di Merauke khususnya dari Distrik Tanah Miring mengancam akan melakukan aksi demo besar-besaran dalam waktu dekat ini. Aksi demo damai yang dilakukan para petani dari Distrik Tanah Miring tersebut merupakan hasil kesepakatan dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) SP 8 Tanah Miring Merauke Kamis 14 Mei 2026.

‘’Rencananya aliansi petani akan menggelar aksi demo damai ke DPRK Merauke dalam wkatu dekat ini,’’ kata Aloysius Dumatubun, SH yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani Botak Asri, SP 8 Tanah Miring Merauke kepada media ini, Jumat (15/5).

Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan Unit Usaha Pelayanan Jasa Alsintan, SP 8 Kampung Amunkay, Distri Tanah Miring Merauke terkait dengan BBM subsidi baik Bio Solar maupun Pertalite. Proses hukum yang dilakukan Polda Papua tersebut dinilai tidak mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadikan Merauke sebagai Lumbung Pangan Nasional.

Baca Juga :  103 KK Tak Kunjung Nikmati Listrik

‘’Aksi Demo akan dilakukan oleh seluruh Petani 4 Distrik dalam waktu dekat dengan cara cara semua petani mengundurkan diri dari kepengurusan Gabungan Kelompok Tani dan Kelompok Tani, se Kabupaten Merauke, karena BBM disita oleh polisi sehingga petani tidak dapat menggarap sawah dan panen, dikarenakan Polda Papua tidak menghentikan penyidikan atas tuduhan dari saudara MR SH atas kasus penimbunan bbm dan penggunaan Surat Rekomendasi Palsu yang di tuduhkan kepada saudara M Rohim dan M Syafrudin Faisal,’’ kata Aloysius.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya