Tak Hanya di Pantai, di Bawah Jembatan Yotefa Juga Penuh Sampah

JAYAPURA – Meski telah  diingatkan berkali-kali terkait persoalan kebersihan di Kota Jayapura, ternyata hingga kini masih banyak warga yang acuh dan tak peduli. Sampah yang dihasilkan tetap dibuang seenaknya dan akhirnya menumpuk dan menimbulkan pemandangan yang tak sedap dilihat.

  Jika selama ini wilayah bibir pantai yang menjadi sasaran utama menumpuknya sampah, ternyata lokasi di bawah Jembatan Youtefa juga mengalami hal serupa. Masih banyak warga meninggalkan sampahnya di titik ini.

  “Kami bingung juga sampai kapan warga paham soal perilaku yang tidak merugikan orang lain. Mereka tidak menggaji siapa – siapa untuk mengangkat sampah mereka tapi kenapa dibuang seenaknya,” kata Esron Pakpahan, salah satu pembina pramuka, Selasa (12/3).

Baca Juga :  Wujud IKM, SMA Negeri 4 Gelar Natal Bersama

  Ia menyebut seharusnya warga paham bagaimana perasaan ketika halaman rumahnya dikotori orang lain. Sama seperti lokasi di bawah Jembatan Yotefa yang juga menjadi halaman rumah orang.

   “Disini sampah botol tak terhitung jumlahnya dan saat ini dibersihkan, besok – besok pasti menumpuk lagi. Mereka yang biasa mabuk dan nongkrong – nongkrong disini,” sindirnya.

   Iapun berharap ke depannya di lokasi bagian bawah jembatan ditempatkan CCTV sehingga bisa terpantau mereka yang biasa meninggalkan sampah seenaknya.

“Lalu kalau  di daerah kota maju biasa bagian bawah jembatan ini digunakan untuk hal – hal yang bermanfaat semisal menjadi tempat kumpul komunitas atau tempat latihan dan olahraga tapi karena banyak yang mabuk akhirnya orang takut juga,” tutupnya. (ade/tri)

Baca Juga :  Masyarakat Jangan Angap Remeh Persoalan Sanitasi!

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Meski telah  diingatkan berkali-kali terkait persoalan kebersihan di Kota Jayapura, ternyata hingga kini masih banyak warga yang acuh dan tak peduli. Sampah yang dihasilkan tetap dibuang seenaknya dan akhirnya menumpuk dan menimbulkan pemandangan yang tak sedap dilihat.

  Jika selama ini wilayah bibir pantai yang menjadi sasaran utama menumpuknya sampah, ternyata lokasi di bawah Jembatan Youtefa juga mengalami hal serupa. Masih banyak warga meninggalkan sampahnya di titik ini.

  “Kami bingung juga sampai kapan warga paham soal perilaku yang tidak merugikan orang lain. Mereka tidak menggaji siapa – siapa untuk mengangkat sampah mereka tapi kenapa dibuang seenaknya,” kata Esron Pakpahan, salah satu pembina pramuka, Selasa (12/3).

Baca Juga :  Pj Wali Kota: Ingatkan Suami Untuk Tidak Korupsi!

  Ia menyebut seharusnya warga paham bagaimana perasaan ketika halaman rumahnya dikotori orang lain. Sama seperti lokasi di bawah Jembatan Yotefa yang juga menjadi halaman rumah orang.

   “Disini sampah botol tak terhitung jumlahnya dan saat ini dibersihkan, besok – besok pasti menumpuk lagi. Mereka yang biasa mabuk dan nongkrong – nongkrong disini,” sindirnya.

   Iapun berharap ke depannya di lokasi bagian bawah jembatan ditempatkan CCTV sehingga bisa terpantau mereka yang biasa meninggalkan sampah seenaknya.

“Lalu kalau  di daerah kota maju biasa bagian bawah jembatan ini digunakan untuk hal – hal yang bermanfaat semisal menjadi tempat kumpul komunitas atau tempat latihan dan olahraga tapi karena banyak yang mabuk akhirnya orang takut juga,” tutupnya. (ade/tri)

Baca Juga :  Sumpah Pemuda, Batalyon A Pelopor Kibar Bendera di Bawah Laut

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya