Dampak dari Kerusuhan di Sinakma 23 Februari lalu banyak menyita perhatian warga, meskipun hanya terjadi di satu tempat dan tidak melebar, namun tetap saja warga memilih mengungsi sebab masih ada trauma tragedi 2019 yang masih terbayang oleh mereka? Berikut Laporannya:
Pemerintah Daerah dari 4 Kabupaten Yakni Jayawijaya, Yahukimo, Lanny Jaya dan Nduga melakukan tatap muka langsung dengan ribuan masyarakat dan keluarga dari 9 orang korban meninggal dunia dalam kerusuhan Sinakma yang terjadi 23 Februari kemarin di Lapangan Pendidikan Wamena, sekaligus menerima tuntutan mereka .
Nikolaus Kondomomengatakan, sebagai bentuk perhatian dari pemerintah Provinsi Papua Pegunungan datang kunjung ke RSUD Wamena untuk menjenguk kepada 7 orang korban yang masih dirawat dalam penangaan medis di RSUD Wamena.
Situasi Wamena, Kabupaten Jayawijaya saat ini dalam situasi kondusif dan aman. Keadaan tersebut didukung niatan tulus dari semua pihak, sehingga digelar mediasi penyelesaian masalah terkait kasus kerusuhan pada tanggal 23 Februari 2023 sehingga mengakibatkan timbul korban jiwa.
Kepolisian Resor Jayawijaya saat ini tengah mendalami 2 kasus penganiayaan yang terjadi di dua tempat berbeda di Kabupaten Jayawijaya, Minggu (26/2). Kedua kasus tersebut diketahui terjadi dalam waktu yang berdekatan yakni pukul 18.27 WIT dengan lokasi kejadian di Jalan Suci Wamena dan pada pukul 19.15 WIT bertempat di Jalan Sanger Wamena.
Terkait kasus pembacokan terhadap dua warga ini terjadi karena manfaatkan isu kemarin, padahal pelaku menfaatkan kejahatan yang lain, numpang pada kejadian kerusuhan untuk membunuh, memperkosa, merampok atau mengintimidasi masyarakat lain. Dengan maksud di generalkan gara-gara kasus itu.
Anggota DPRP Provinsi Papua Dapil Nduga Namantus Gwijangge menyatakan sekarang daerah otonomi baru itu dibentuk untuk kesejahtrahan masyarakat di wilayah Lapago, tapi kalau insiden seperti ini Penjabat Gubernur dan Sekda seharusnya ada, sebab mereka ditunjuk oleh pemerintah Pusat secara dah dengan Surat keputusan (SK) dari Mendagri.
Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib, SH, MH menyatakan perkembangan situasi pasca kekejadian sampai saat ini kondusifitas di wilayah Jayawijaya masih rawan kondusif, ketahui bersama rawan itu karena sejak semalam ada pembacokan dua orang, yang saat ini dirawat di rumah sakit, tapi secara umum kondusif.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, SIK menyatakan pihaknya sudah minta secara rinci atau runut dilakukan dengan berbagai data dan fakta di lapangan itu disampaikan. Sehingga hal ini juga akan menjadi evaluasi menyeluruh baik bagaimana pelaksanaan tugas yang harus dilakukan ke depan.