Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem menyatakan ada dugaan pelanggaran HAM apabila dilihat dari korban meninggal dunia, namun yang akan dilihat lagi oleh komnas HAM seperti apa sebab dalam insiden ini ada korban jiwa yang terkena tembakan.
Melalui Dansat Brimob Polda Papua, Komandan Batalyion A Pelopor Sat Brimob Polda Papua Kompol, Clief GP Duwith, menyampaikan pengiriman pasukan tersebut untuk membackup Polres Jayawijaya atas perintah Kapolda Papua kepada Dansat Brimob Polda Papua.
enjabat Bupati Lanny Jaya Petrus Wakerwa, SE, MSi menyesalkan kejadian , karena di luar pikiran manusia, karena itu pihaknya berpesan kepada aparat keamanan di 8 Kabupaten juga kepada masyarakat agar ini menjadi pembelajaran agar setiap informasi yang didapatkan jangan terlalu cepat terprovokasi
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, SIKÂ menyatakan situasi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya pasca kerusuhan pada Kamis (23/2) berangsur pulih dan sudah bisa dikendalikan. Hal itu diungkapkan Kapolda ketika ditemui di Timika, Jumat (24/2)
Pemerintah Jayawijaya, Lanny Jaya dan Nduga bersepakat dengan pihak keluarga dari 9 Korban penembakan dari insiden kerusuhan Sinakma Wamena kemarin untuk dimakamkan Sabtu (25/2) di Pemakaman umum Sinakma pukul 11.00 WIT , sementara 2 korban lainnya non OAP sudah diberangkatkan ke kampung halamannya.
Polres Jayawijaya memastikan jika kerusuhan yang terhadi di Sinakma Wamena dipicu dari kecurigaan warga terkait dengan informasi penculikan anak yang memang sudah direspon dari kepolisian untuk di selesaikan di Polres Jayawijaya namun warga yang sudah termakan isu miring melakukan penyerangan kepada aparat dan mulai melakukan aksi pengerusakan.
Informasi penculikan anak yang belum bisa dibuktikan kebenarannya dan di hebohkan dalam Media sosial WhatsApp memicu terjadinya konflik di Wilayah Sinanaka- Wamena dimana masa di mobilisasi mulai melakukan pengerusakan dengan membakar sejumlah kios di wilayah tersebut.