Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di Kampung Nubuai, dan disekitar dan hampir di wilayah pesisir Distrik Urfas selama bertahun-tahun, laut juga menjadi ancaman sun
Ancaman tenggelamnya daratan Kampung Nubuai bukan sekadar kekhawatiran tanpa alasan. Berdasarkan penuturan perwakilan Tokoh Pemuda masyarakat hukum adat Kampung Nubuai, Musa Sawaki, daratan di wilayah pemukiman mereka kini telah terkikis hi
Lokasi wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Tobuso dan mulai dikenal luas sejak viral di media sosial pada Februari 2026. Daya tarik utama Pantai Sawayepa bukan hanya hamparan pantai berair biru, tetapi juga keberadaan kolam beb
Berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos pada, Senin (11/5), aksi ini dipicu oleh sisa pembayaran hak ulayat senilai Rp7 Miliar yang seharusnya dilunasi pada Desember 2025. Sebelumnya, diketahui pemerintah pusat telah mengucurka
Polisi belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian sekalipun di tubuh korban sempat bersimbah darah dan perahu ketika itu tak bisa lagi terkontrol hingga menabrak batu pemecah ombak. Dari kondisi tersebut diduga korban
Cuti dan libur panjang Lebaran 1447 Hijrah menjadi momen masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Hampir setiap destinasi terutama wisata pantai tidak luput dari serbuan pengunjung. Di Kota Jayapura, setidaknya tiga
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi memasuki hari ke-5 pasca lebaran suasana di pantai Hamadi dan Pantai Holtekamp tampak sepi pengunjung. Melki (49) penjaga pantai mengungkapkan bahwa libur lebaran tahun ini jauh b
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi sejak November dan diperkirakan berakhir pada April 2026 mendatang. Karena itu ia mengingatkan kep
Tim SAR gabungan dari Direktorat Polairud Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, Polsek Jayapura Utara serta Basarnas Kota Jayapura melakukan pencarian. Korban Charles ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada sore har
Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT dan langsung melakukan pencarian. Pada pukul 15.45 WIT, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan pencarian dengan metode penyelama
Rudi menjelaskan, area pencarian pertama dilakukan kea rah Selatan, kemudian kea rah barat dengan melibatkan kapal pencarian. Sementara kearah Timur dan konsetrasi di bagian pinggir dan darat.
Benhur menjelaskan, kerusakan gazebo tersebut murni karena alam. Bahkan, pohon kelapa yang menjadi pelindung abrasi di pantai itu ikut tercabut akibat dihantam gelombang air pasang. ‘’Jangankan gazebo, pohon kelapa yang
Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru 1 titik, namun pada Sabtu pagi juga menimpah gazebo di titik lainnya. Begitu juga perahu yang rusak bertambah. Jika pada J
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura, Silvia Yoku, mengungkapkan bahwa upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun hingga Minggu (4/1) hasil pencarian masih nihil. “Sampa
Salah seorang penjaga di Pantai Hamadi, Jimmly Rumkorem (47) mengatakan bahwa pantai Hamadi masih menjadi pilihan masyarakat kota Jayapura untuk berekreasi. Terbukti selama liburan Natal dan tahun Baru pantai itu tidak p
Jembatan yang seharusnya dilindungi, dijaga dan dirawat itu, karena merupakan salah satu ikonik di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya, kini dicederai dengan ditemukannya botol-botol minuman keras dari berbagai jenis
Proses restorasi ini dimulai dengan menurunkan struktur bernama Spider Web. Ini adalah rangka besi berbentuk jaring laba-laba yang telah dilapisi pasir agar teksturnya menyerupai lingkungan alami laut. Struktur inilah ya
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Merauke Benhur Rentandatu, sarana penunjang yang dibagun ini dalam rangka membangkitkan pariwisata di Lampu Satu Merauke yang selama ini menjadi salah satu tujuan par
Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta menjamin keamanan dan keselamatan para wisatawan, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Jayapura Kota memastikan akan melakukan pengaw
"Kami lantas menanyakan siapa penanggungjawabnya, lalu dijawab tidak ada tapi disitu ada satu pria yang ternyata penanggungjawabnya. Kami masuk ke dalam dan menanyakan ke petugas lainnya malah saling lempar dan meminta k
Di pesisir Kampung Tabla Supa, di mana ombak lembut Teluk Tanah Merah berbisik ke daratan, sebuah gerakan pemuda tengah mengukir masa depan pariwisata Kabupaten Jayapura. Ini bukan sekadar bisnis paket wisata biasa, ini
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekda dan diwakili, Asisten I Setda Kota Jayapura, dr. Ni Yoman Sri Antari. Dalam keterangannya, Sri Antari menegaskan bahwa Kota Jayapura sebagai daerah pesisi
Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan, pariwisata dan ikan laut berada di pesisir tanah merah, salah satunya di Pantai Amay, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.
"Tahun depan kami akan merombak semua pondok-pondok wi
Satu ton lebih sampah tersebut terdiri dari sampah botol 772 kilogram, sampah plastik 350 kilogram dan sampah karton 3 kilogram. Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otsus Provinsi Papua, Hosea Murib mengatakan, kegiat
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh Bupati, tetapi juga oleh seluruh kepala dan staf dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen. Mereka berbaur dengan masyarakat setempat, bahu-me
Kapolsek Muara Tami, AKP Zaka, mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap peristiwa ini secara terang benderang. Beberapa langkah awal sudah dilakukan, di antaranya olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim
Gazebo-gazebo yang dulunya selalu penuh, kini banyak yang terlihat kosong. Hanya satu dua gazebo yang terisi, memperlihatkan aktivitas di pantai ini tak seramai dulu. Padahal, pesona Pantai Base G tak sedikit pun memudar
Warga bingung dan mengaku hal ini baru terjadi. "Kemarin tidak begini, ini baru saja. Baru pagi ini," kata Yogi salah satu pegawai restoran di lokasi Holtekamp. Cenderawasih Pos sempat mendatangi bibir pantai dan ternyat
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Merauke Fransiskus Kamijay, S.STP, MAP saat ditemui media ini di ruang kerjanya mengakui jika sejumlah kawasan pantai di Kabupaten Merauke telah ditetapka
Dita Rahmawati juga menjelaskan kondisi cuaca belakang ini. Menurutnya, diakhir bulan Juni sampai awal bulan Juni dasarin pertama curah hujan diperkirakan masih dalam kategori menengah. Masih berkisar antara 50-100 milim
Papua berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2025 mencapai Rp 21.834,86 miliar, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp13.080,08 miliar.
Tema tersebut kata Pdt. Morits sejalan dengan renungan atau bacaan-bacaan yang dibacakan pada perayaan misa Padang tersebut di pantai Hamadi. "Saya lihat pilihan bacaan ini, sesuai dengan temanya saja, Sinode yang diha
Ia memaparkan, pembangunan akan dimulai dari kawasan Jembatan Merah hingga ujung Pantai Cybery di Distrik Muara Tami. Secara teknis, tembok penahan ombak akan dibangun menggunakan konsep reflector seawall, yakni tembok
Kata Abisai Rollo, dalam pertemuan tersebut ada kesepakatan yang telah ditetapkan kedua pihak untuk memastikan komitmen dalam membangun sektor pariwisata khususnya pantai di wilayah tersebut. "Untuk pembagian, Pemkot 1
Puluhan jaring ikan sudah diserahkan, sementara untuk bantuan motor/speedboat untuk tangkap ikan para Nelayan ini akan diserahkan dalam waktu dekat. "Untuk bantuan motor akan kita data dulu berapa orang yang akan kita
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Abisai Rollo langsung berkoordinasi dengan BWS Papua Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jaringan sumber Air yang diwakili, Aristom Samosir meninjau langsung di pesisir kampung Skouw Sa
Di distrik ini ada sejumlah spot yang bisa didatangi. Hanya saja kalau dilakoni semua tentu tak cukup hanya sehari. Di Ravenirara ada 17 pantai yang berbatu dan berpasir, lalu dikenal memiliki buah pinang yang cukup terk
CFD terasa semakin istimewa berkat kehadiran para fotografer yang berada di setiap sisi sepanjang jalan Pantai Holtekamp. Di tengah tawa riang dan semangat berolahraga warga, lensa kamera mereka tak henti membidik, men
Menurutnya, efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat bukanlah bentuk pembatasan pembangunan, melainkan dorongan agar daerah lebih kreatif dan strategis dalam menunjukkan potensi ekonomi.
Pantai Lampu Satu Merauke. Itulah nama yang diberikan masyarakat Merauke. Masyarakat lebih mengenal dan menamai tempat ini Lampu Satu, karena di lokasi ini berdiri satu Menara Mercuar atau Lampu Satu yang masih berdiri k
Sejak matahari belum sepenuhnya naik, suara tawa anak-anak sudah terdengar bersahut-sahutan di tepi pantai. Di satu sisi, sekelompok keluarga membentangkan tikar, menata ikan segar untuk dibakar. Di sisi lain, sekelomp
Seiring dengan perkembangan pembangunan di sekitar tempat wisata itu, kini pantai Ciberi justru terancam hilang dari permukaan. Di balik banyaknya informasi miring terkait dengan pantai itu, kabarnya wisata Pantai Cibe
Ia menyampaikan dari kegiatan pembersihan tadi ia dan tim berhasil mengumpulkan sebanyak 42 kantong sampah dengan berat 548 Kg. “Tapi jumlah ini diperoleh dengan jarak hanya sekitar 200 meter. Memang sampahnya banyak s
Pantainya yang masih ditumbuhi sejumlah pohon kelapa, membuat warga yang datang baik di pagi hari, siang sampai sore hari bisa betah berlama-lama. Karena para pengunjung bisa berteduh dari pohon kelapa sambil menanti su
Pada hari pertama pencarian, tim SAR belum berhasil menemukan korban. Oleh karena itu, pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (3/4). "Pada hari kedua Tim SAR gabungan dibagi menjadi empat tim pencarian atau Search
Dalam penelitian itu beberapa hal penting yang dikaji seperti zonasi tingkat kerusakan, apakah tingkat kerusakannya ringan sedang atau sangat parah. Kemudian kecepatan arus di sekitar kawasan Ciberi hingga Holtekamp yang ternyata terungkap dalam penelitian itu masuk dalam kategori lemah hingga sedang.
Menurutnya, kajian ini penting supaya kondisi abrasi atau lokal Square yang terjadi di bawah Jembatan Merah Youtefa itu, bisa diprediksi dan dihitung beberapa lama waktu terjadi termasuk kedalaman dan kekuatan arusnya.
Seperti yang diungkapkan Elis Sorontow seorang warga Tablasupa yang kesehariannya adalah ibu rumah tangga, sambil mengurus anak, tetapi juga berjualan kecil-kecilan di lokasi wisata tersebut. Jualan yang disediakan berapa pinang, pop mie, rujak buah, kacang goreng dan minuman dingin.
"Saya sudah sering menyampaikan kepada pemerintah terkait dengan kondisi pantai ini. Mereka (pemerintah) dalam hal ini Dinas PUPR sudah kesini, sudah mengukur ini, anggarannya juga sudah kita tahu. Tetapi ujung-ujungnya malah bangunnya di tempat lain," ungkap Syooni kepada Cenderawasih Pos
Ini juga bukan hal baru yang disuarakan dimana kala itu Forum Peduli Poert Numbay Green (FPPNG) melakukan analisa dan melihat bahwa dampak dari pembangunan jembatan pelan namun pasti akan memberi dampak pada wilayah sekitar. Perputaran arus air yang dulunya lurus masuk ke dalam teluk tertahan oleh tiga bantalan tiang kaki jembatan yang akhirnya merubah arah.
Muhaimin mengatakan melihat kondisi itu pihaknya memasukan pantai tersebut kedalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) untuk tahun 2025. Yang artinya Pantai Ciberi telah masuk dalam program kerja prioritas WBS tahun ini (2025), namun belum bisa di pastikan karena anggaran masih di tahan.
Oleh karena itu, dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BWS Papua pata tahun 2025, akan menangani ancaman abrasi pantai Ciberi. "Jadi, sebenarnya di DIPA kita ini tahun 2025 kita mau tangani pantai Ciberi, pantai yang ada di bawah Jembatan Merah," jelas Muhaimin
Akhir-akhir ini, salah satu sisi pantai tersebut cukup menarik perhatian warga pencinta spot wisata dengan pesonanya cukup menarik minat warga. Lokasi yang dimaksud tepatnya di depan kantor KPU Provinsi Papua, yang mana pemerintah telah memasang talud, namun tempat tersebut justru menjadi spot wisata yang cukup menarik.
Warga Kota Jayapura masih menjadikan kawasan pantai sebagai lokasi rekreasi keluarga. Selama libur dan cuti bersama, banyak yang datang ke kedua pantai ini untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat, dengan bermain pasir, berenang di pantai tersebut.
Menurut Evert, sektor pantai merupakan salah satu sektor yang sangat potensial, namun sayangnya hingga saat ini dinas terkait masih belum bisa akomodir. "Sebenarnya, sektor pantai ini bisa memberikan kontribusi terhadap PAD Pemkot, namun saat ini masih dikelola oleh masyarakat pemilik ulayat, tentu ini sebuah PR yang harus diselesaikan, untuk itu Dinas Pariwisata harus segera buat langkah-langkah konkret," pungkasnya.
Sejumlah spot wisata pantai tersebut seharusnya bisa menjadi potensi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura, namun hal tersebut perlu ada langkah-langkah yang konkret dari pemerintah khususnya Dinas Perhubungan selaku OPD teknis yang mengelola Retribusi parkir.
Tempat Wisata Pantai Hamadi, yang terletak di Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura itu masih menjadi primadona para pengunjung, untuk bersantai bersama keluarga, dengan memanfaatkan hari libur.
"Kita tau bersama bahwa di Pantai Holtekamp ini sering terjadi laka laut, untuk itu kita perlu memasang rambu-rambu sebagai tanda peringatan bagi warga yang bertamasya, titik-titik mana saja yang perlu dihindari. Rencana pemasangan tahun ini," tutur Asep A.M Khalid ke Cenderawasih Pos
Keunikan Pantai Nirmala Beach & Resort terletak pada fasilitas Dermaga Apung dan Kerambah Apung. Tiga unit kerambah apung yang sementara ditempatkan di pantai ini menjadi magnet utama. Pengunjung, terutama anak-anak, antusias bermain air di area ini.
"Selama patroli tim juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat, guna untuk meminimalisir potensi kecelakaan saat mereka menikmati liburan bersama keluarga, kerabat dan yang lainnya," ungkapnya.
Alhasil tak sedikit warga yang terkena malaria. Aksi pembersihan sampah dini digagas secara kolaborasi oleh Blue Ocean, Komunitas Gerakan Aksi Hijau Alam Rumah Papua (GAHARU), Rumah Bakau Jayapura, dan Gren Leadership Indonesia Kementrian Lingkungan Hidup. Disini terlihat laju sampah makin tak terkendali dan telah memberi dampak pada penduduk di pesisir.
Ia mengusulkan ide revolusioner kepada Dewan Pertanian Negara Bagian Nebraska dengan menetapkan satu hari khusus untuk menanam pohon. Dari situlah gagasan ini kemudian menyebar luas ke seluruh dunia dan menginspirasi banyak negara untuk mengadopsi hari serupa yang kini dikenal sebagai Hari Pohon Sedunia.
Tak sedikit dari warga langsung mengabadikan mamalia laut berukuran besar tersebut dengan menggunakan kamera ponsel. "Kejadian penemuan ikan raksasa ini baru pertama kali disini, sehingga masyarakat heboh dan mulai cerita-cerita," ungkap Fajar.
"Kami justru senang kalau perjalannya lebih dari 7 hari, dengan begitu biaya yang dikeluarkan semakin besar. Dimana rata-rata kita jual U$ 800 sementara untuk perjalanan pendek seperti sekarang ini U$ 350, " jelasnya.
Salah satu yang dilakukan misalnya pembangunan beberapa Gazebo oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua bagi masyarakat pengelola pariwisata di Pantai Hamadi.
Sejumlah pengunjung memadati lokasi acara. Kegiatan tak seperti tahun pertama dibuka, karena lebih terkonsep sederhana, namun tetap menonjolkan lokasi pantai yang tahun ini juga dimeriahkan oleh 12 kapal Yacht dari 11 negara.
Wakapolres Deni Herdiana mengungkapkan bahwa kasus tersebut terjadi pada Senin (9/9) sekira pukul 02.00 WIT. Dimana dari keterangan saksi korban SL (16), terungkap bahwa saat itu dirinya sedang bersama-sama dengan teman perempuannya RY (14) sedang duduk di pasir pinggir Pantai Holtekam.
Septinus mengatakan warga lebih memilih tinggal di pantai di dalam tenda darurat yang mereka dirikan akibat pertikaian yang terjadi pada Rabu 28 Agustus 2024 dimana rumah-rumah di Kampung Wakia dibakar oleh sekelompok orang.
Tak sedikit laporan masyarakat terkait tindakan kriminal berupa penjambretan, begal dan percobaan bunuh diri di Jembatan Merah oleh kalangan remaja hingga orang tua pun terus terjadi. Polresta Jayapura Kota, terus meningkatkan kegiatan patroli di tempat wisata. Kegiatan itu, dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban di tempat wisata yang kerap dikunjungi masyarakat.
Kawasan Pantai Holtekamp menjadi salah satu destinasi wisata pantai yang cukup menarik di Kota Jayapura. Pantai Holtekamp selalu ramai dikunjungi pada waktu akhir pekan atau hari-hari libur. Namun di balik keindahannya, pantai ini menyimpan misteri, selama ini sudah banyak pengunjung yang mengalami kecelakaan, tenggelam bahkan hilang terseret arus laut.
Prediksi adanya gempa megathrust yang disampaikan oleh BMKG beberapa waktu lalu sempat menyedot perhatian masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak gempa megathrust yang digambarkan sangat besar kekuatannya dan bisa memicu terjadinya gelombang tsunami yang sangat tinggi ini, tentu membuat orang ketar-ketir.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Erid Rumansara mengatakan, persoalan yang kerap terjadi di kawasan Pantai Holtekamp itu memang harus ditangani serius dan itu menjadi perhatian bersama dari beberapa stakeholder terkait. Mulai dari pihaknya dari Dinas Pariwisata, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kantor SAR.
Menurut dia, jika selama ini sudah ada lahan untuk pembangunan Posko tim SAR BPBD, maka sudah pasti tim SAR akan tetap stand by 24 jam untuk mengawasi aktivitas masyarakat di sepanjang pantai tersebut.
Kepala BPBD Kota Jayapura Asep Khalid, mengatakan wisata Pantai Holtekamp sering terjadi musibah orang tenggelam hingga meninggal dunia, sehingga menjadi perhatian pihaknya bersama instansi terkait.
Apalagi menurutnya pekerjaan pembuatan drainase ini merusak bagian trotoar yang baru saja dibangun. Nelius mengingat jika tak salah, trotoar yang baru dibuat belum berusia 2 tahun, namun kini dibongkar untuk memasukkan blok beton drainase.
Dimana Sat Polair Polresta Jayapura Terus berupaya melakukan sosialisasi langkah-langkah preventif dan Preemtif dalam melaksanaan tugas berpatroli baik di Laut maupun di Pesisir kepada para pengunjung wisata.
Revan ditemukan tidak jauh dari lokasinya tenggelam usai enam jam dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan bersama pihak keluarga. Kasat Samapta Polresta Jayapura Kota Iptu Budiman Sianturi selaku Perwira Pengawas (Piket Perwira) Polresta Jayapura Kota saat dikonfirmasi membenarkan perihal ditemukannya korban Revan dalam keadaan meninggal dunia.
Menurutnya sampah-sampah yang ada di kawasan pantai di sejumlah tempat di Kota Jayapura itu sebenarnya bukan saja dari wilayah Kota Jayapura sendiri, tetapi juga sampah-sampah ini sebagiannya di bawa oleh arus laut. Karena itu salah satu solusi yang paling tepat untuk penanganan sampah di kawasan pantai ini adalah tidak pernah bosan untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.
Ada sejumlah agenda kegiatan yang sudah direncanakan oleh panitia HUT RI tingkat Pemkot Jayapura, mulai dari rencana pembersihan tepi pantai sepanjang hoktekamp, pembersihan sampah di beberapa kawasan, termasuk ada beberapa rangkaian perlombaan.
Pantai Hamadi yang kini menjadi ikon wisata di Kota Jayapura, namun retribusi dari tempat wisata sangat minim. Dinas Pariwisata sebagai instansi teknis diminta lebih serius untuk menggali potensi PAD di kawasan wisata. (foto: Karel/Cepos)
Selain lokasinya lumayan jauh dari pusat kota, dan permukiman warga, juga masalah listrik, air dan keamanan di lokasi wisata ini perlu diwaspadai. Hal itu dijelaskan oleh, Marince kepada Cenderawasih Pos.
Pihak gereja dan masyarakat Desa Ramdori dan sekitar Distrik Swandiwe dan sekitarnya, sudah sepakat sejak tanggal 1 Maret 2024 lalu, tidak melakukan aktivitas menangkap ikan di wilayah pesisir pantai. Ritual yang mereka sebut ‘Sasi’ ini, disepakati oleh seluruh warga desa dan jemaat.
Lokasi pantai yang terletak di Kelurahan Sorido ini juga tempat berlangsungnya sejumlah kegiatan penting daerah. Sebut saja yang saat ini adalah Festival Biak Munara Wampasi 2024. Hampir seluruh moment dan aktivitas UMKM lokal, terpusat di Pantai ini. Sebelumnya juga digelar Festival Milenial Explosian, dan juga peluncuran tahapan Pilkada, dan sejumlah kegiatan lainnya, yang cukup massive.
Akbar Arif Owner Djimbaran menjelaskan, bahwa potensi bisnis restoran di Kota Jayapura masih menggiurkan, apalagi dikawasan area Pantai Holtekamp, semakin banyak resto yang tersedia, turut membantu peningkatan pariwisata di Kota Jayapura.
Diperkirakan ada sekitar 5000an pengunjung yang datang. Hal ini diluar kemampuan panitia kegiatan Snap Mor. Uniknya, kegiatan ini diusung oleh Gereja GKI Silo Ambroben. Menyiapkan sekitar 2500 lembar tiket, namun tiket diperkirakan habis saat penyelenggaraan snap mor ini berlangsung.
Cuti bersama hari raya Idul Adha 1445 Hijriyah, sejumlah tempat wisata di Kota Jayapura Papua ramai dikunjungi wisatawan, salah satunya Wisata Pantai Hamadi. Pantai yang terletak di Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura itu masih menjadi tempat favorit bagi masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya untuk mengisi hari libur.
Ketua Komunitas Trash Hero Biak, Jack Rumbekwan mengakui, aksi ini lebih kepada kepedulian, dan rasa cinta terhadap lingkungan. Disamping tentu saja, akan membawa dampak yang baik bagi para wisatawan, yang datang berkunjung.
Sekda Kota Jayapura, Frans Pekey menyebut pentingnya berkolaborasi dan merubah paradigma atau perilaku nyampah pada warga. Dari kegiatan yang dilakukan selama 2 jam itu diperoleh hasil 1,3 ton sampah. Lokasi pembersihan dilakukan di pantai dan hutan bakau samping Venue Dayung.
Pantai Hamadi merupakan salah satu pantai di kota Jayapura yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan ketika hari libur tiba, baik itu libur akhir pekan maupun libur Hari Raya besar lainnya. Namun, karena cuaca hujan dua hari belakangan ini, warga enggan bepergian, termasuk wisata di pantai.
Mezaac menjelaskan, abrasi Pantai Lampu Satu Merauke yang sangat masif ini selain karena alam juga karena ulah manusia. Dimana selama ini pantai Lampu Satu Merauke yang berbahan pasir pantaiu itu digali dan dijual.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Bupati Merauke Romanus Mbaraka, ikut mendampingi KSAD dalam melakukan penanaman pohon mangrove tersebut.
Tak hanya itu, mereka juga terjaring tengah asyik menghisap ganja. Melihat ini polisi langsung mengamankan kelima pemuda tersebut. Dari hasil penyidikan diketahui lima pemuda ini yakni AW (21), DM (24), JI (21), MK (20) dan RM (24). Kelima pelaku, yang diamankan di lokasi venue dayung Pantai Holtekamp ini, merupakan warga Distrik Abepura.
Di satu sisi, pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Jayapura yang telah memberikan perhatian serius terhadap penanganan abrasi di Kampung Holtekam. Di mana abrasi ini sebelumnya telah menyebabkan hilangnya beberapa kuburan tua milik warga.
Pihak BWS Papua, kata dia, sedang berkoordinasi dengan masyarakat adat. Apabila koordinasi dengan masyarakat adat telah mendapatkan sebuah keputusan, maka BWS akan bangun penahan ombak di wilayah Hamadi-Holtekamp.
Bagaimana tidak syok dengan kejadian yang begitu cepat. Lima menit sebelum dinyatakan tenggelam Nurul-Ibunda Muh Zidan menyampaikan bahwa Ia sempat melihat kedua korban berjalan bersama sambil memegang tangan di pinggir pantai dan tidak berenang.
Posisi jenazah berusia 10 tahun ini bukan mengapung di air namun sudah tergeletak di pinggir pantai tak jauh dari PLTD. Saat itu juga jenazah langsung dibawa ke rumah duka atas kesepakatan keluarga.
Kasus kecelakaan orang tenggelam ini lebih disebabkan karena kelalaian masyarakat atau pengunjung pantai. Padahal pemerintah sudah mengeluarkan larangan mandi kepada para pengunjung saat berwisata disepanjang pantai Holtekamp itu. "Dari jembatan merah sepanjang pantai ini ke sana, tidak boleh mandi, ini sangat berbahaya"katanya.
Masih banyak warga yang memilih pantai ini untuk berenang dan akhirnya pada Minggu (14/4) dua bocah dilaporkan mengalami kecelakaan laut atau tenggelam. Kejadian ini terjadi di Pantai Palong Holtekamp Distrik Muara Tami dimana dua anak laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam saat mandi di pantai tersebut.
Usai rapat bersama Pemkot Jayapura, Kepala BWS Papua, Nimrot Rumaropen menjelaskan, pihaknya akan melakukan penanganan terhadap abrasi pantai yang terjadi di sepanjang pantai holtekamp hingga di Skou.
Keempatnya biasa melakukan aksi curas sambil menggunakan topeng. Untuk kronologis penangkapannya bermula pada 30 Maret sekira pukul 19.30 WIT dimana saat itu ada sepasang kekasih sedang pacaran di sekitar lokasi Km 12 dan pelaku BT bersama rekan – rekannya mendekat.