Sebelum pemusnahan dilakukan, terlebih dahulu dibacakan berita acara pemusnahan, selanjutnya ditandatangani dan dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam tempat pembakaran khusus.
Pemilik rumah, Alimuddin Daeng Lewa, tidak bisa berbuat banyak karena api begitu cepat membesar dikarenakan bangunan berbahan kayu. Petugas di bantu warga berusaha memadamkan api dan kurang lebih satu jam api baru berhasil dipadamkan.
Kajian ini telah memasuki tahap akhir. Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka seusai membuka laporan akhir kajian tersebut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk mempersiapkan kajian infrastruktur wilayah Papua Selatan tersebut.
Pejabat Bupati Mappi R. Gomar, S.STP, M.Si saat membuka festival tersebut mengajak seluruh yang hadir untuk bersama-sama mengawali kegiatan dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
‘’Kemarin kami sudah lakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP disimpulkan bahwa kedua pengendara tersebut dalam posisi salah,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Lantas AKP Novi Gultom, SIK saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya, Selasa (6/12).  Â
Sulaeman L. Hamzah menjelaskan bahwa pada tahun 2022 ini bantuan pupuk organik ini diberikan kepada 19 kelompok Tani yang ada di Provinsi Papua. Dari 17 kelompok tani penerima itu, 8 kelompok ada di Merauke dan 9 kelompok lainnya ada di daerah lainnya di Papua. ‘’Merauke merupakan penerima terbesar bantuan pupuk organik ini,’’ jelasnya.
Domin menjelaskan, setelah jadwal disusun oleh Bamus kemudian akan digelar rapat dewan untuk menetapkan jadwal sidang tersebut. Selain itu, lanjut Politisi Partai Golkar ini, hari ini juga komisi-komisi akan mengundang OPD mitra kerja dari setiap komisi yang ada di DPRD Merauke.
  Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT didampigi Kepala Distrik Tabonji Wellem Kambuam, SIP kepada wartawan di Merauke membenarkan peristiwa yang dialami warga di Kampoung Kirworo, Distrik Tabonji pada Jumat (22/12).Â
Korban sendiri mengalami luka robek di kepala, luka robek di hidung, luka robek di dahi dan kedua tangan patah. Kasus tabrakan ini terjadi di seputaran jalan Kebun Coklat, sekitar Sirkuit bermotor, Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke-Papua Selatan, Sabtu (3/12) sekitar pukul 19.00 WIT.