Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek Muting Iptu M. Hamado menjelaskan, operasi Miras yang dilakukan ini dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di wilayah hukum Polsek Muting. Operasi yang dipimpin Kapolsek ini melibatkan 9 personel Polsek Muting.
Pertemuan antara kedua belah pihak tersebut dilakukan di Aula Mapolres Merauke dipimpin Kapolsek Kawasan Pelabuhan Merauke, Iptu Teguh Prasetyo didampingi Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Merauke Iptu Yason AS. Sedangkan dari pihak Pelindo diwakili Manager Operasional Pelindo IV Merauke Yakobus.
Dihubungi lewat telepon selulernya, Senin (12/12), Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu, S. Sos mengungkapkan, kasus terbakarnya jembatan tersebut masih dalam penyelidikan. ‘’Masih dalam penyelidikan, apakah ada unsur kesegajaan atau karena faktor alam,’’ jelasnya.
 ‘’Ada sekolah yang gurunya cuma 2 bahkan hanya 1 orang,’’ kata Hugo Ohoiwirin baru-baru ini kepada media ini. Lebih parah lagi, lanjut dia, terkadang guru yang ada tersebut baru datang ke sekolah saat akan ujian kenaikan kelas. Sedangkan proses belajar mengajar tidak dilaksanakan.
‘’Satu kartu bisa digunakan untuk 7 unit. Selama ini, kita keluarkan dalam bentu voucer maka sekarang kami mengeluarkan kartu dimana satu kartu bisa untuk pemakaian 7 unit dengan kegunaan yang berbeda-beda,’’ katanya kepada wartawan, Sabtu (10/12).
Selain itu, pengurus IKT juga mendukung pelaksanaan lmomba paduan suara ini sebagai momentum strategis dalam meningkatkan suasana keakraban dan kerukunan lingkup IKT Kabupaten Merauke.
‘’Untuk Magister Administrasi Publik merupakan lulusan pertama yang kami buka beberapa tahun lalu. Jumlahnya baru sedikit, baru 3 lulusan,’’ kata Rektor Unmus Dr. Drs. Beatus Tambip, MA.
Saat pemilihan tersebut, M. Guntur Ohoiwutun yang berada di luar Merauke mengikuti Muscab tersebut secara daring. Ketua Panitia Muscab I DPC Peradi Merauke, Edward Sakthi, SH, ditemui di sela-sela Muscab I tersebut mengungkapkan, Muscab yang dilaksanakan ini merupakan sebuah kewajiban sebagaimana anggaran dasar untuk melaksanakan Muscab setiap 5 tahun dengan ketentuan pemilihan ketua.
Kapolsek mejelaskan, pemusnahan miras lokal jenis sopi ini dapat terlaksana berkat semua pihak, ini sebagai bukti bahwa Polres Merauke khususnya Polsek Merauke Kota benar -benar bekerja dengan gencar laksanakan razia Miras lokal ini.Â
Kepastian ini berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang diperoleh dari TKP. Di mana, salah satu penghuni kamar kos yang ada di ujung bangunan tersebut menyalakan kompor minyak dan lupa mematikan saat keluar rumah.