Bupati Lanny Jaya: Ketika Sudah Ada Perdasi dan Perdasus, Semua Penyelesaian Masalah Akan Gunakan Hukum Positif
WAMENA- Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom S.Pd pihaknya telah memerintahkan 39 kepala Distrik yang ada di wilayah Kabupaten Lanny Jaya untuk mengambil bagian dalam mempersiapkan ritual patah panah secara adat khususnya untuk masyarakat Lanny Jaya di Sinakma dan selanjutnya persiapan untuk memobilisasi massa untuk kembali ke Lanny Jaya.
“Kami sudah persiapkan untuk acara patah panah secara adat dan budaya Lanny Jaya barulah kita akan mobilisasi massa sebagian massa yang turun dari Lanny Jaya untuk kembali,”ungkapnya Sabtu (23/5) di Polres Jayawijaya.
Ia menekankan sebagian dari warga Lanny berdomisili di Wamena, hanya sebagian kecil saja yang datang dari Lanny Jaya ke Wamena pasca musibah putusnya jembatan dan konflik sosial.
“Yang ada saat ini kebanyakan warga Lanny Jaya yang berdomisili di Wamena, sebagian besar yang datang itu kita akan berupaya untuk hari selasa ini semua kembali ke Lanny Jaya, ini merupakan satu bentuk kesepakatan dari pertemuan yang telah dilakukan kemarin,” tegas Aletinus.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan PU Kabupaten Lanny Jaya mengharapkan kepada seluruh masyarakat Lanny Jaya yang ada di Wamena apabila Perdasi dan Perdasus ini telah ditetapkan pemerintah maka segala bentuk penyelesaian masalah dalam masyarakat akan menggunakan hukum positif.
“Keputusan sudah final ketika sudah ada Perdasi dan Perdasus maka semua penyelesaian masalah menggunakan hukum positif, oleh karena itu, memang kita punya budaya sosial yang tinggi untuk saling membantu, menolong ini yang sering juga memicu konflik sehingga saya tegas minta masyarakat hati -hati untuk bertindak,” beber Bupati Lanny Jaya.
Bupati Lanny Jaya: Ketika Sudah Ada Perdasi dan Perdasus, Semua Penyelesaian Masalah Akan Gunakan Hukum Positif
WAMENA- Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom S.Pd pihaknya telah memerintahkan 39 kepala Distrik yang ada di wilayah Kabupaten Lanny Jaya untuk mengambil bagian dalam mempersiapkan ritual patah panah secara adat khususnya untuk masyarakat Lanny Jaya di Sinakma dan selanjutnya persiapan untuk memobilisasi massa untuk kembali ke Lanny Jaya.
“Kami sudah persiapkan untuk acara patah panah secara adat dan budaya Lanny Jaya barulah kita akan mobilisasi massa sebagian massa yang turun dari Lanny Jaya untuk kembali,”ungkapnya Sabtu (23/5) di Polres Jayawijaya.
Ia menekankan sebagian dari warga Lanny berdomisili di Wamena, hanya sebagian kecil saja yang datang dari Lanny Jaya ke Wamena pasca musibah putusnya jembatan dan konflik sosial.
“Yang ada saat ini kebanyakan warga Lanny Jaya yang berdomisili di Wamena, sebagian besar yang datang itu kita akan berupaya untuk hari selasa ini semua kembali ke Lanny Jaya, ini merupakan satu bentuk kesepakatan dari pertemuan yang telah dilakukan kemarin,” tegas Aletinus.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan PU Kabupaten Lanny Jaya mengharapkan kepada seluruh masyarakat Lanny Jaya yang ada di Wamena apabila Perdasi dan Perdasus ini telah ditetapkan pemerintah maka segala bentuk penyelesaian masalah dalam masyarakat akan menggunakan hukum positif.
“Keputusan sudah final ketika sudah ada Perdasi dan Perdasus maka semua penyelesaian masalah menggunakan hukum positif, oleh karena itu, memang kita punya budaya sosial yang tinggi untuk saling membantu, menolong ini yang sering juga memicu konflik sehingga saya tegas minta masyarakat hati -hati untuk bertindak,” beber Bupati Lanny Jaya.