Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kapolsek Sentani Timur IPTU Zeth Paundanan,membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dar
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling mereka, anak-anak dan cucu-cucu bercengkrama, mencoba mencairkan suasana. Tumpukan pakaian dan makanan terkemas rapi di de
“Korban luka diketahui berinisial DR (60), seorang pensiunan guru yang tinggal di lokasi kejadian. Korban mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri dan kanan serta lengan kanan. Saat ini korban tengah menjalani perawata
Dalam peninjauan tersebut, Sarce melihat secara langsung kondisi sejumlah selang pada mobil pemadam kebakaran yang mengalami kebocoran. Menurutnya, kerusakan tersebut menyebabkan proses pemadaman api tidak berjalan maksi
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali mengatakan, berdasarkan pengamatan petugas dilapangan serta pemotretan di lokasi dan menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu lembar seng dan satu potong kayu yan
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena sebagian besar rumah beserta barang milik warga tidak berhasil diselamatkan.
Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos dalam laporan resminya, mengisahkan bahwa kebakaran pertama kali terpantau berasal dari lantai dua salah satu kios milik warga di kawasan permukiman padat. Berdasarkan keterangan awa
Sekretaris Bidang Sosial Budaya DWP Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Alfrida A. Hesegem, menyampaikan bahwa kehadiran DWP bersama rombongan Tim Penggerak PKK Papua Pegunungan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sauda
Asisten III Setda Provinsi Papua Pegunungan Dr. Lukas W Kosay, SE, M.Si mengaku, bantuan ini merupakan wujud kepedulian dari pemerintah, hari ini telah dilepas tim dari BPBD untuk mengantar bantuan pangan dan perlengkapa
Warga dan sejumlah pelajar SMA Negeri 4 Jayapura yang mengetahui adanya kebakaran tersebut, langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sekira 30 menit kemudian, mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Peme
Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan ratusan bangunan milik warga, tempat usaha kos kosan, home industri dan hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan segera melakukan perencanaan agar gedung gereja tersebut dapat direnovasi secepat mungkin sesuai dengan kondisi yang ada. Dukungan dan doa dari seluruh warga masyarakat untuk suksesn
Rustan menjelaskan, pada tahun 2026 Pemkot Jayapura tidak hanya melakukan pendataan calon penerima bantuan baru, tetapi juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang mengalami musibah kebakaran, terutama bagi w
Di tengah keramaian itu, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran yang dibantu satu unit water canon milik Polres Mimika. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif guna mencegah a
Kebakaran kali ini terjadi di komplek perumahan Zipur. Akibatnya satu (1) Kopel rumah barak tentara hangus dilahap si jago merah, siang kemarin. Kepada Cenderawasih Pos, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
Tidak berselang lama, pukul 18.58 WIT, satu unit mobil pemadam dari Pos Abepura tiba pertama kali di lokasi, disusul unit lain dari Pos Mako, Jayapura Selatan, dan Heram. "Objek yang terbakar mencakup lima unit rumah mil
Kemenlu memperkirakan, dari 140 WNI yang tinggal di kompleks apartemen tersebut, 100 orang selamat, sembilan orang meninggal dunia, tiga luka-luka (satu orang masih dirawat di rumah sakit), dan 30 masih dinyatakan hilang
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun seluruh fasilitas pendukung yang ada di dalam asrama tersebut terbakar. Termasuk uang tunai sekitar Rp 40 juta dilaporkan juga ikut terbakar.
Saat kejadian, rumah hanya dihuni oleh ponakan mereka bernama Alfaro. Karena ia panik melihat percikan api tersebut, sehingga ia langsung berlari keluar untuk memanggil pamannya yang bekerja di pangkalan minyak Pertamina
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan, kegiatan olah TKP tersebut. Ia menyebutkan bahwa langkah identifikasi ini merupakan tahap awal untuk mengu
John Raharusun, pemilik rumah yang terbakar, mengaku saat kobaran api mulai terlihat, ia sedang berada di dalam rumah bersama keluarganya. Menurutnya, api berasal dari salah satu rumah panggung milik Yosua Onim. Sebelum
Kunjungan dan penyerahan bantuan ini merupakan wujud komitmen serta realisasi janji Pemerintah Kota kepada masyarakat terdampak. “Kami datang untuk menepati janji kami. Saat kejadian kebakaran, kami sudah berjanji akan m
Moses pemilik rumah tersebut, saat ditemui di TKP, mengungkapkan bahwa rumah orang tua mereka tersebut sekitar bulan Maret 2025 lalu, tidak ditempati atau dalam keadaan kosong, karena pihaknya merasa tidak aman dan nyama
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa seluruh penghuni berhasil dievakuasi dengan selamat. "Benar, telah terjadi kebakaran di wilayah Dekai, Yahuk
Dari laporan petugas, dua warga mengalami luka bakar dan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Hamadi. Dalam kesempatan itu, Rustan Saru menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa war
Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sebelahnya karena konstruksi kedua ruko sebagian besar terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian mat
Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa DPKP Kota Jayapura saat ini hanya memiliki 6 unit kendaraan operasional, terdiri dari 4 mobil tembak dan 2 mobil suplai. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan terse
Wagub Aryoko menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua siap memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Jayapura, khususnya dalam hal penyediaan fasilitas dan sarana prasarana pemadam kebakaran yang dinilai masih terbata
Berdasarkan data DPKP Kota Jayapura, sejak tahun 2021 hingga Agustus 2025, tercatat ratusan kejadian kebakaran dengan tren fluktuatif. Dimana pada Tahun 2021 tercatat 57 kejadian (10 kebakaran lahan, 47 kebakaran banguna
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satria Bimantara, S.IK membenarkan adanya kebakaran tersebut, Peristiwa tersebut menghanguskan 8 unit bangunan rumah, yang terdiri dari 7 rumah kos dan 1 rumah pribadi milik Erni
Sekretaris DPKP Kota Jayapura, Margareta Kirana menyebut kondisi tersebut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pihaknya dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respon terhadap potensi jika terjadi k
Ia menjelaskan, sejumlah faktor pemicu kebakaran masih sering ditemukan di lapangan, seperti korsleting listrik akibat pemasangan instalasi sembarangan, lilin yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan, kompor gas yang lupa
"Dapat saya sampaikan bahwa pada hari ini, Senin 13 Oktober 2025 sekitar pukul 07.20 WIT, di kompleks Pasar Lama, Distrik DKI, ibu kota Kabupaten Yahukimo, telah terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan beberapa bangun
“Saya sangat prihatin melihat kondisi perumahan yang terbakar, apalagi banyak warga kehilangan tempat tinggal. Kodam XVII/Cenderawasih akan segera memperbaiki dan membangun kembali rumah-rumah yang hangus terbakar agar l
Hal ini juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 25/PRT/M/2008 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran serta Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 6 Tahun 2019 tenta
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian, pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan pendataan, menyiapkan kebutuhan dasar, serta mendirikan dapur umum dan tenda p
Tumpukan bantuan berupa makanan, minuman, dan pakaian dari berbagai komunitas serta organisasi kemanusiaan memenuhi ruang tamu. Di tengah kesibukan itu, para pengurus Yayasan tampak berbincang dengan tamu-tamu yang datan
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat dari ruang keluarga bagian tengah rumah yang dalam keadaan kosong, karena pemilik lebih sering tinggal di rumahnya di
Jejak amukan si jago merah masih melekat kuat baik di tanah yang rata dengan abu maupun di ingatan para korban yang kehilangan tempat tinggalnya. Di dekat sisa reruntuhan, sebuah tenda darurat dari Dinas Sosial Kota Jaya
Sejumlah langkah investigasi dilakukan, mulai dari pengamatan lokasi kebakaran, pemeriksaan saksi, hingga penelusuran titik awal api. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen menjelaskan, dari k
Tercatat 41 orang anak dan pengasuh hingga kini masih berada di SPN Polda Papua di Base G setelah tempat tinggal mereka ludes terbakar. Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin di hadapan anak-anak panti mengatakan, jang
Peristiwa kebakaran tersebut diketahui berawal terdengar bunyi seperti lemparan batu yang mengenai atap seng tepatnya di Ruang II (Ruang Doa) dari panti asuhan itu.
Kasi Pengendalian Operasi Damkar Kota Jayapura, Velix Rumbiyaan mengatakan, korsleting listrik terjadi di lantai 2 kamar kos. Dari 19 unit kos-kosan, 16 unit diantaranya terbakar. Sedangkan 3 unit, sebatas kena percikan.
Menurut Pawara, alasan utama perpanjangan status darurat adalah kondisi psikologis sebagian warga yang masih trauma pasca kebakaran hebat yang melanda pemukiman mereka. Selain itu, tidak semua korban sudah memiliki tempa
"Kita akan melakukan evaluasi untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki, apalagi sekolah ini memang sudah masuk dalam rencana perbaikan yang akan dilakukan Pemerintah Kota Jayapura," kata Rustan usai meninjau beber
Kata Kapolres, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu, ditemukan adanya puntung rokok berada di atas tumpukan kertas yang terbakar. Selain puntung rokok, besi teralis yang terpasang
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kabag Log Polresta Jayapura Kota, Kompol Wiji, bersama Kapolsek Jayapura Utara, AKP Lukman Luking, serta didampingi pengurus Bhayangkari Cabang Jayapura Kota. Kehadiran rombongan
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, didampingi Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix M. Monim, anggota DPR Papua, serta Sekretaris DPR Papua, Dr. Juliana J. Waromi.
Saat berada di luar, ia melihat ada kepulan asap yang keluar dari atap bagian depan kantor. Dengan cepat ia lalu menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika guna mengerahkan tim Pemadam
Namun, di balik keriangan anak-anak itu, wajah-wajah orang tua mereka justru penuh kegalauan. Tatapan kosong terarah pada sisa rumah yang rata tanah. Sejumlah warga tampak sibuk merapikan sisa-sisa bangunan, memindahkan
Direktur Utama PTAM Jayapura, Dr. Entis Sutisna, SE, Ak, MM, MAk, CA, CGRM, langsung menginstruksikan pengiriman bantuan berupa Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nanwani, tandon air, serta distribusi air darurat melalui jar
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, melalui Kapolsek Jayapura Utara AKP Lukman Luking menjelaskan bahwa api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga di lantai dua. Dari keterangan sak
Api dengan cepat menjalar dan melahap seluruh bangunan. Beruntung, Haji Bahar dan keluarganya yang tinggal di dalam rumah berhasil dievakuasi tepat waktu sehingga tidak ada korban jiwa. Sementara itu, bengkel yang berada
Selain bantuan makanan siap saji, pemerintah juga menyalurkan perlengkapan rumah tangga seperti kasur, bantal, kompor, peralatan makan, perlengkapan mandi, hingga paket sembako. "Bantuan ini diharapkan dapat meringankan
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, menjelaskan rumah yang terbakar ini milik HH (50). Penyebab kebakaran diduga dari kompor yang sedang digunakan untuk memasak. Saat menambahkan minyak tanah, api tiba-tiba menyemb
Diberitakan sebelumnya, jumlah kios yang terbakar sebanyak 18 unit. Namun, setelah dilakukan pendataan ulang, adapun kios yang terbakar sebanyak 23 unit. “Kerugian material di perkirakan sekitar Rp.750.000.000 (tujuh rat
Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIT. Saat itu, api dengan cepat melahap deretan kios yang berjejer di depan gapura yang menjadi pintu masuk pelabuhan Poumako. Pihak Kepolisian menduga bahwa peristiwa k
Kepada Cenderawasih Pos, Simon Wambrauw (48) salah satu korban dari peristiwa tersebut mengatakan, hingga kini dirinya belum mengetahui pasti penyebab dari kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga dan beberapa
Veronika menjelaskan bahwa berbagai pemicu kebakaran tercatat sepanjang semester pertama tahun ini, mulai dari kompor gas, peralatan listrik rumah tangga, hingga human error.
Bencana kebakaran sudah sering kali terjadi baik rumah, sekolah, perkantor pemerintah maupuan swsata, kendaraan dan masih banyak lagi. Insiden tersebut seringkali mengancam keselamatan sehingga sangat memerlukan respons
Anita Kelabu (21), salah satu pemilik rumah terbakar itu menjelaskan bahwa, api tersebut berawal dari salah satu rumah panggung milik salah seorang warga yang bernama, Yeriko Polona (23) yang juga merupakan seorang mahas
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengungkapkan bahwa saat ini Tim Laboratorium Forensik (Labfor) masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dua lokasi tersebut.
Data dari lokasi kebakaran pertama terdapat tiga unit rumah yang terbakar yakni milik Wa Ode Mini (45), Junaidi (47) dan Juber Sitorus. Disebut kebakaran hebat lantaran api membumbung tinggi ke langit dan bisa terlihat d
Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan menyampaikan bahwa bahwa peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 00.15 WIT, ketika petugas jaga Polres Puncak Jaya menerima laporan dari Pos Jaga Kantor Bupati mengenai kebakaran d
Laporan yang diterima media melalui Humas Polres Boven Digoel menjelaskan, pihak Polres Boven Digoel yang menerima laporan tiba di TKP sekira pukul 13.00 Wit dipimpin Pawas Aiptu Dwi Agung beserta anggota piket langsung
Kepala Satpol PP Sarmi, Obet Pongrate, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelatihan (trial) yang menjadi dasar penting dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran.
Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura, Hernike R. Awi, mengatakan tujuan dibentuknya relawan pemadam kebakaran (Redkar) ini untuk meningkatkan peran masyarakat
Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama mengatakan, saat itu sekitar pukul 18.50 WIT, pemilik rumah menuju ke dapur untuk mengecek dan memastikan bahwa kompor dalam keadaan mati. Pemilik rumah lalu keluar dengan tu
Melihat pentingnya kesiapan atau pencegahan terjadinya kebakaran ini, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jayapura melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Kantor OPD di lingkungan Pemkot Jayapura, Jumat (
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Sewang yang memimpin oleh TKP setelah kebakaran tersebut mengungkapkan, bahwa berdasarkan oleh TKP dan keterangan saksi yang ada di TKP, untu
Menurut Usman (56), salah satu warga setempat, mengatakan api berasal dari salah satu rumah kosong milik salah seorang warga yang ditinggalkan sejak satu tahun lalu (2024). Ia menduga kebakaran tersebut disebabkan kare
Kini pasar itu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, pasar itu tetap berdiri di tengah gempuran berbagai persoalan, mulai dari masalah banjir
Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga mengenai kebakaran tersebut, dan segera bergerak ke lokasi kejadian bersama jajaran Polres Dogiyai untuk melakukan pengamanan serta
Menyadari bahaya, para pedagang segera menyelamatkan diri. Tim gabungan Polres Waropen, Polsek Warbah, dan BNPB Kabupaten Waropen pun diterjunkan untuk mengevakuasi warga dan memadamkan api. Namun, keterbatasan peralatan pemadam membuat upaya pemadaman terkendala.
Menurut Abisai Rollo, sebagian besar ASN Pemprov Papua berdomisili di Kota Jayapura, hal ini menjadi dasar perlu adanya intervensi pemerintah provinsi dalam membantu Pemkot Jayapura untuk menyelesaikan dua persoalan ini.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol Achmad Fauzi, menjelaskan bahwa tersangka yang bernama Yandi telah mengakui perbuatannya. Yandi melakukan aksi pembakaran tersebut karena dibakar api cemburu terhadap kekasihnya yang tinggal di salah satu kos-kosan tersebut.
“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini dan kehadiran Kami di sini untuk memberikan dukungan kepada warga yang terdampak,” ujar Abisai Rollo yang saat itu melihat langsung kondisi para korban di sekitar lokasi kebakaran.
Menurut keterangan warga, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIT. Saat itu, kobaran api sontak terlihat dan langsung melahap seluruh bagian rumah. “Tadi kita datang api sudah berkobar, katanya sih pas pemiliknya lagi tinggal salat (Maghrib) di Masjid (Al-Mutazam),” kata Ipang seorang pemuda saat ditemui di lokasi kejadian.
Hanya hitungan menit, apipun menyebar dan membakar seluruh kos-kosan yang berjejer. Pantauan Cenderawasih Pos di lokasi kejadian terdapat satu unit rumah kontrakan sebanyak lima unit petak kamar hangus.
Berdasarkan data yang diperoleh di TKP, kedua kios yang terbakar tersebut adalah Mulyawan Ismail. Dimana salah satu kios digunakan Mulyawan Ismail yang sehari-harinya dikelola oleh istrinya. Sedangkan kios satunya disewa kepada Mulhari yang juga berjualan bahan kebutuhan pokok. Mulyawan mengaku belum mengetahui apa penyebab kebakaran kedua kios itu. Karena tidak ada yang tinggal di dalam kios itu.
Dari dua insiden kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, sementara untuk kerugian material untuk kejadian di jalan hom -hom diperkirakan sebesar Rp 600 juta, sebab dalam insiden tersebut ada juga kandang ternak babi berserta isinya habis terbakar, sementara untuk bangunan rumah di jalan gatot subroto kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 200 juta
Putut Yudha menyebut, api diduga berasal dari satu unit sepeda motor Honda Beat yang terparkir di belakang rumah tersebut. Sepeda motor itu juga disebutkan hangus terbakar. AKP Putut Yudha mengatakan, kendaraan roda dua itu diduga sengaja dibakar.
Ketiganya yakni MN berjenis kelamin laki-laki berumur 3 tahun dan dua lainnya perempua berinisial AN berumur 2 tahun dan YN berumur 7 bulan. Belum diketahui penyebab kebakaran rumah korban yang seluruhnya berbahan kayu itu.
Saat kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan 20 personel dengan 2 unit armada mobil pemadam kebakaran (Damkar) berukuran 10.000 liter dan 3.000 liter.
Masfulfa mengaku dirinya tidak tahu pasti terkait dengan peristiwa kebakaran tersebut karena pas kejadian ia ada di kios tidak di kamar. Tetapi yang pasti api bersumber dari dalam kamar.
“ Sehingga dengan pengetahuan tersebut mampu meminimalisir kerugian yang terjadi dalam musibah Kebakaran, dan peserta juga dituntut untuk selalu Responsif dalam menjalakan tugas tersebut,” ujar Kasatpol PP Sarmi.
Kepala kepolisian sektor (Kapolsek) Abepura Kompol Komarul Huda membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara pelaku saat ini masih dalam pengejaran aparat. "Pelaku setelah melakukan aksinya langsung kabur. Saat ini anggota sementara olah TKP, sementara yang lainnya mencari keberadaan pelaku," jelas Kapolsek dalam keterangan tertulisnya
Kendati demikian diimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas baik di rumah maupun di gedung ataupun tempat kerja. Sehingga dapat memimimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan salah satunya peristiwa kebakaran seperti itu.
Ia mengaku sempat mendengar ledakan dari dalam gudang tersebut tetapi dirinya tidak dapat memastikan apakah itu gas atau suara ledakan akibat dari kebakaran tersebut karena didalam gudang banyak bahan kimia, termasuk obat-obatan.
Dinas Pemadam Kebakaran sendiri telah menyiagakan beberapa Pos unit pemadam kebakaran. Pertama yang terletak di batas kota Jayapura di sana ada beberapa petugas jaga dan satu unit mobil pemadam kebakaran.
Nanti salah satu pedagang atam potong di pasar pharaa sentani mengaku, pasca kebakaran pihaknya langsung memikirkan untuk bagaimana bisa kembali berjualan kembali. Dan akhirnya ada lokasi lapak baru di belakang yang digunakan untuk berjualan ayam potong. Ada juga yang membuat sendiri karena tidak kebagian tempat.
Kapolres Jayawijaya melalui kasi Humas Ipda M Suryanto ketika dikonfirmas membenarkan adanya insiden kebbakaran tersebut namun hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dari satu unit rumah dan satu unit ruko yang berada di Jalan thamrin Wamena.
Mama Sani salah satu penjual pinang di pasar pharaa sentani mengakui, dampak kebakaran di pasar pharaa sentani ia terpaksa berjualan di tempat yang tidak layak hanya beralaskan karung atau tikar, jika hujan tidak bisa berjualan jika cuaca panas tentu kasihan badan terkena panas sinar matahari. Beda dengan dulu bisa berjualan di dalam panas tidak takut cuaca hujan atau panas karena terlindungi.
"Kebakaran itu murni musibah, bukan dibakar atau dampak dari pilkada, dan untuk memastikannya kita tunggu hasil penyelidikan," kata Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka saat dihubungi dari Jayapura, Kamis. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (18/12) itu menghanguskan 40 kios atau lapak, katanya.
Ipda Ferdi Bilolo selaku Ketua IKT Kabupaten Yalimo menyampaikan bahwa bantuan diberikan kepada korban kebakaran kios atas nama Suardi Pasorong dan Roni. Bantuan ini sebagai bentuk rasa kebersamaan, kekompakan dan persatuan dari semua warga Toraja yang ada di Yalimo.
Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka membenarkan informasi tersebut. Nursalam menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga berasal dari kompor milik salah satu warga yang berada dalam jejeran kios tersebut.
Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwe mengatakan bahwa terkait musibah kebakaran 36 Ruko dan Kios di Elelim ibukota Kabupaten Yalimo sudah memberikan tugas dan wewenang kepada TNI/Polri untuk mengecek secara langsung kejadian kebakaran tersebut.
Dia mengatakan sinergitas TNI-Polri, beserta warga setempat, bergerak cepat membantu masyarakat yang terkena musibah dengan mendirikan tempat pengungsian berupa tenda darurat di halaman Polres Yalimo. Kata Benny tidak sedikit warga yang mengalami musibah tersebut telah mengungsi ke Polres Yalimo untuk mendapatkan bantuan dan memperoleh tempat tinggal sementara.
Kebakaran ini pun menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Cenderawasih lumpuh total karena warga yang melintas sontak berhenti dan menonton. Aparat kepolisian kemudian tiba di lokasi dan melakukan pengalihan arus lalu lintas. Di saat yang bersamaan, armada pemadam kebakaran pun tiba di lokasi dan berupaya memadamkan api.
"Tadi itu pas ada lagi yang memasak, dia kasi tinggal begitu saja. Sementara kita laki-laki duduk diluar, tiba-tiba dia lari keluar dan mengatakan ada kebakaran dan kami langsung kedalam tapi api sudah membesar diatas kompor. Kami sudah berusaha semampu kami namun tetap tidak bisa," jelas Arif.