Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah masih menjadi salah satu penyebab utama fluktuasi harga pangan di Papua.
  Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan sektor ekonomi hilir. Meskipun PT Pertamina (Persero) telah berulang kali memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan
Pemerintah Provinsi Papua akan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul penyesuaian harga BBM non-subsidi yang mulai berlaku 10 Juni 2026. Dalam kebijakan tersebut, harga Pertamax RON 92 naik dari Rp12.300 menjadi
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara nakal yang melibatkan oknum petugas SPBU. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, mengata
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok, khususnya minyak goreng merek Minyakita dan beras, tetap tersedia dan stabil di tengah rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita. Direktur Reserse Kriminal Khusus
Haris menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah tentu mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Karena itu, masyarakat diminta tidak bereaksi berlebihan terhadap kenaikan harga BBM yang terjadi. Ia juga mengingatkan pent
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5 kg dijual dengan harga Rp 200.000. Sebelumnya, harga LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 358.000. Sementara untuk ukuran 5,5 kg dijual dengan harga 160.0
Sejumlah harga komoditas pertanian dan kebutuhan bahan pokok di Pasar Pharaa Sentani mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini dikeluhkan para pedagang maupun masyarakat karena dinilai semakin membebani kebutu
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan lambannya realisasi fisik ini dipicu oleh lonjakan harga material bangunan di tingkat nasional hingga 22 persen, serta melambungnya biaya logistik akibat kenaikan harga bahan bakar. Kondisi glob
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Sohilait, bersama personel Unit Tipidter Polres Keerom dengan menyasar sejumlah titik penjualan bahan pokok di Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.