WAMENA – Dampak dari kenaikan biaya pengiriman barang ke Wamena, langsung mempengaruhi stabilitas harga di pasaran Wamena khususnya terhadap bahan pangan seperti sembako dan juga bahan bangunan.
Kepala Seksi Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sammy Rumbino usai melakukan pengecekan harga rutin di pasaran Wamena yang sering dilakukan setiap hari senin dan kamis menyatakan ada kenaikan harga sembako dan bahan bangunan yang terjadi di pasaran Wamena saat ini dikarenakan harga angkut dari cargo penerbangan yang naik.
“Kemarin kita sudah lakukan hearing dengan DPRK Jayawijaya dan diketahui bahwa ada kenaikan harga avtur yang mempengaruhi aviasi penerbangan yang beroperasi untuk cargo ke Wamena ini harus menaikan harga, dan saat ini dampaknya harga barang di pasaran wamena mulai juga naik,”ungkapnya Kamis (16/4)
Sammy mencontohkan untuk harga beras premium yang dulunya Rp.23.000 per kg sekarang menjadi Rp.25.000 per Kg, sedangkan gula pasir yang tadinya Rp.27.000 per kg naik menjadi Rp30.000 per kg sementara untuk untuk harga bahan bangunan khususnya semen dari Rp.470.000 per karung sekarang menjadi Rp.500.000 per karung ukuran 50 Kg.
“Khusus untuk harga sembako ini langsung dari pemasok barang, kita belum melakukan pengecekan ke tingkat pengecer lagi, namun apabila dari pemasok sudah ada kenaikan pastinya dipengecer juga sama, sedangkan untuk tarif cargo contoh trigana dulunya Rp. 9500 per Kg sekarang menjadi Rp 12.500 per kg,” jelasnya di Pasar Potikelek Wamena.
WAMENA – Dampak dari kenaikan biaya pengiriman barang ke Wamena, langsung mempengaruhi stabilitas harga di pasaran Wamena khususnya terhadap bahan pangan seperti sembako dan juga bahan bangunan.
Kepala Seksi Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sammy Rumbino usai melakukan pengecekan harga rutin di pasaran Wamena yang sering dilakukan setiap hari senin dan kamis menyatakan ada kenaikan harga sembako dan bahan bangunan yang terjadi di pasaran Wamena saat ini dikarenakan harga angkut dari cargo penerbangan yang naik.
“Kemarin kita sudah lakukan hearing dengan DPRK Jayawijaya dan diketahui bahwa ada kenaikan harga avtur yang mempengaruhi aviasi penerbangan yang beroperasi untuk cargo ke Wamena ini harus menaikan harga, dan saat ini dampaknya harga barang di pasaran wamena mulai juga naik,”ungkapnya Kamis (16/4)
Sammy mencontohkan untuk harga beras premium yang dulunya Rp.23.000 per kg sekarang menjadi Rp.25.000 per Kg, sedangkan gula pasir yang tadinya Rp.27.000 per kg naik menjadi Rp30.000 per kg sementara untuk untuk harga bahan bangunan khususnya semen dari Rp.470.000 per karung sekarang menjadi Rp.500.000 per karung ukuran 50 Kg.
“Khusus untuk harga sembako ini langsung dari pemasok barang, kita belum melakukan pengecekan ke tingkat pengecer lagi, namun apabila dari pemasok sudah ada kenaikan pastinya dipengecer juga sama, sedangkan untuk tarif cargo contoh trigana dulunya Rp. 9500 per Kg sekarang menjadi Rp 12.500 per kg,” jelasnya di Pasar Potikelek Wamena.