Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Yohanis Walilo menyampaikan, angka realisasi anggaran maupun kinerja Pemprov Papua itu terungkap dari hasil monitrong meja yang dilakukan beberapa hari lalu.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri kepada wartawan menjelaskan bahwa saat ini keterangan AN masih didalami dan pertanyaan utama tentunya darimana AN mendapat sumber amunisi tersebut. “Ini sedang kami cek dan kami wajib memangkas aktivitas jual beli amunisi ini termasuk mencari tahu sumber dana untuk membeli,” kata Fakhiri kepada wartawan pekan kemarin.
Sehinggga itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Marthen Kogoya menyampaikan, tidak semua Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dibentuk, yang utama OPD pelayanan dasar.
Kepala Administrator PLBN Skouw Indonesia-Papua Nugini Yan Z Numberi menyebutkan, kendala pelintasan PLBN Skouw belum juga dibuka lantaran masalah kesiapan soal Covid -19. Sehingga itu, perlu diperhitungkan kembali.
Dikatakan Yan, Jaringan Damai Papua secara konsisten telah mendorong gagasan dialog sebagai solusi penyelesaian masalah Papua. Hal ini dalam rangka meningkatkan efektivitas kinerja JDP.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame menyebutkan, secara lisan Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat telah menyampaikan informasi tersebut kepadanya. Namun, laporan tertulis belum disampaikan.
Dikatakan, kegiatan Kelitbangan di daerah perlu didudukkan sebagai pilar utama dalam rangkaian pelaksanaan pembangunan. Karena kegiatan ini dapat dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan pembangunan.
Dimana Prodengan meraih empat medali diantaranya dua emas, 1 perak dan 1 perunggu dari Induk Olahraga Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia serta Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia.
“Saya ditunjuk langsung oleh Bupati Jhon Tabo sebagai Ketua Tim untuk melakukan pendataan dan pemberkasan pengangkatakan honorer sisa kategori 2 (K2),” katanya dalam release yang diterima redaksi Cenderawasih Pos, kemarin.
Hanya disini palu telah diketok dan pemerintah pusat juga tengah menyiapkan semua hal yang dibutuhkan untuk tiga provinsi baru. Yang perlu disikapi usai penetapan tersebut menurut Johny Banua Rouw adalah menyiapkan apa yang akan dihadapi seiring lahirnya provinsi baru. Sebab akan ada banyak peluang yang muncul dan itu patut direspon.