Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

JAYAPURA – Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi mimbar bebas saat momen wisuda kemarin. Tanggapan tersebut berfokus pada kejelasan nasib dan batas waktu mengembalikan fungsi dan peruntukan Asrama Uncen (Rusunawa) Waena yang menjadi materi protes mahasiswa.

Wakil Rektor I (Warek I) Uncen Dr. Dirky Y. P. Runtuboi, S.Pd., M.Kes, menyatakan bahwa pihak jajaran wakil rektor belum dapat memberikan keputusan final atau memastikan tuntutan mahasiswa terkait kepastian tanggal, 1 Juni 2026 sebagai waktu bagi mahasiswa untuk mulai tinggal kembali di Rusunawa Waena.

“Kemudian terkait tanggal 01Juni 2026 kalian sudah harus tinggal di Asrama Uncen Rusunawa, kami belum bisa pastikan. Karena harus koordinasi dengan Rektor Universitas Cendrawasih,” jawab Dirky saat memberikan penjelasan ke mahasiswa di Auditorium, Kamis (21/5).

Baca Juga :  Siapkan 24 M Untuk Biayai Mahasiswa Unggul Papua 

Menurut Dirk, segala kebijakan strategis dan keputusan final mengenai pengelolaan serta pengisian kembali fasilitas Rusunawa Waena berada di bawah wewenang tertinggi universitas. Oleh karena itu, pihak rektorat perlu melakukan pengkajian mendalam terlebih dahulu. Tanggapan dari pihak Warek I ini diharapkan dapat menjadi pembuka ruang komunikasi yang lebih sejuk antara birokrasi kampus dan mahasiswa. Langkah koordinasi ini diambil guna mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak, sekaligus untuk meredam potensi eskalasi massa.

Sebelumnya, kelompok mahasiswa yang dikoordinir oleh Arius Siep mengancam akan membawa isu penggusuran paksa Rusunawa Waena ini ke jalan raya, apabila aspirasi mereka tidak segera diakomodir. Dengan adanya pernyataan dari Warek I ini, perwakilan mahasiswa diharapkan dapat menahan diri dan menunggu hasil koordinasi internal pihak rektorat bersama Rektor Uncen demi tercapainya jalan keluar yang damai tanpa harus mengganggu ketertiban umum di Kota Jayapura. (jim/tri)

Baca Juga :  Semangat Pentakosta, Jemaat Saling Memberdayakan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA – Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi mimbar bebas saat momen wisuda kemarin. Tanggapan tersebut berfokus pada kejelasan nasib dan batas waktu mengembalikan fungsi dan peruntukan Asrama Uncen (Rusunawa) Waena yang menjadi materi protes mahasiswa.

Wakil Rektor I (Warek I) Uncen Dr. Dirky Y. P. Runtuboi, S.Pd., M.Kes, menyatakan bahwa pihak jajaran wakil rektor belum dapat memberikan keputusan final atau memastikan tuntutan mahasiswa terkait kepastian tanggal, 1 Juni 2026 sebagai waktu bagi mahasiswa untuk mulai tinggal kembali di Rusunawa Waena.

“Kemudian terkait tanggal 01Juni 2026 kalian sudah harus tinggal di Asrama Uncen Rusunawa, kami belum bisa pastikan. Karena harus koordinasi dengan Rektor Universitas Cendrawasih,” jawab Dirky saat memberikan penjelasan ke mahasiswa di Auditorium, Kamis (21/5).

Baca Juga :  Hari ini Pimpinan Definitif DPRP Dilantik

Menurut Dirk, segala kebijakan strategis dan keputusan final mengenai pengelolaan serta pengisian kembali fasilitas Rusunawa Waena berada di bawah wewenang tertinggi universitas. Oleh karena itu, pihak rektorat perlu melakukan pengkajian mendalam terlebih dahulu. Tanggapan dari pihak Warek I ini diharapkan dapat menjadi pembuka ruang komunikasi yang lebih sejuk antara birokrasi kampus dan mahasiswa. Langkah koordinasi ini diambil guna mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak, sekaligus untuk meredam potensi eskalasi massa.

Sebelumnya, kelompok mahasiswa yang dikoordinir oleh Arius Siep mengancam akan membawa isu penggusuran paksa Rusunawa Waena ini ke jalan raya, apabila aspirasi mereka tidak segera diakomodir. Dengan adanya pernyataan dari Warek I ini, perwakilan mahasiswa diharapkan dapat menahan diri dan menunggu hasil koordinasi internal pihak rektorat bersama Rektor Uncen demi tercapainya jalan keluar yang damai tanpa harus mengganggu ketertiban umum di Kota Jayapura. (jim/tri)

Baca Juga :  Pemprov Papua dan Uncen Bahas Kesiapan Pendidikan Dokter Spesialis

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya