Wali Kota Jayapura: Rumah Ibadah Berperan Penting Membentuk Karakter dan Moral Masyarakat

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa rumah ibadah memiliki peran yang sangat strategis, bukan hanya sebagai tempat menjalankan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, moral, dan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.

Menurut Abisai, keberadaan rumah ibadah menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.  Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, rumah ibadah mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, menjunjung tinggi toleransi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Rumah ibadah bukan sekadar tempat berdoa, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, moral, dan etika masyarakat. Dari rumah ibadah lahir nilai-nilai kejujuran, disiplin, kepedulian, serta semangat persaudaraan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat,” ujar Abisai.

Ia mengatakan, pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, akhlak yang baik, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  SMAN 1 Luluskan Angkatan Terakhir K13 

Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura terus memberikan perhatian terhadap keberadaan rumah-rumah ibadah sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan bermartabat.

Menurutnya, peran para tokoh agama juga sangat penting dalam membimbing umat agar tetap menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Kota Jayapura. Dengan pembinaan yang baik, masyarakat akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan sosial tanpa mengorbankan nilai-nilai kebersamaan.

“Kita hidup di tengah masyarakat yang majemuk. Rumah ibadah memiliki peran besar dalam menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan sehingga kehidupan masyarakat tetap harmonis,” katanya.

Abisai juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memakmurkan rumah ibadah serta menjadikannya sebagai tempat membangun karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal.

Baca Juga :  Surat Suara Pilkada Tiba, Masyarakat Diajak Cerdas Sikapi Isu

Menurutnya, pembinaan moral sejak dini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu membawa Kota Jayapura menjadi daerah yang maju serta berdaya saing.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen untuk membangun generasi yang memiliki iman, moral, dan karakter yang kuat.

Jika masyarakat memiliki karakter yang baik, maka pembangunan akan berjalan lebih mudah dan kehidupan akan semakin damai,” tuturnya.

Wali Kota berharap seluruh rumah ibadah di Kota Jayapura terus menjadi pusat pembinaan spiritual, pendidikan moral, serta penguatan nilai-nilai persatuan sehingga mampu melahirkan masyarakat yang religius, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kota Jayapura.(kim)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa rumah ibadah memiliki peran yang sangat strategis, bukan hanya sebagai tempat menjalankan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, moral, dan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.

Menurut Abisai, keberadaan rumah ibadah menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.  Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, rumah ibadah mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, menjunjung tinggi toleransi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Rumah ibadah bukan sekadar tempat berdoa, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, moral, dan etika masyarakat. Dari rumah ibadah lahir nilai-nilai kejujuran, disiplin, kepedulian, serta semangat persaudaraan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat,” ujar Abisai.

Ia mengatakan, pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, akhlak yang baik, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Gubernur Minta Pertamina Tambah Titik SPBU

Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura terus memberikan perhatian terhadap keberadaan rumah-rumah ibadah sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan bermartabat.

Menurutnya, peran para tokoh agama juga sangat penting dalam membimbing umat agar tetap menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Kota Jayapura. Dengan pembinaan yang baik, masyarakat akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan sosial tanpa mengorbankan nilai-nilai kebersamaan.

“Kita hidup di tengah masyarakat yang majemuk. Rumah ibadah memiliki peran besar dalam menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan sehingga kehidupan masyarakat tetap harmonis,” katanya.

Abisai juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memakmurkan rumah ibadah serta menjadikannya sebagai tempat membangun karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal.

Baca Juga :  Waspada Ajaran Sesat dan Jaga Hubungan Oikumene Sesama Denominasi Gereja

Menurutnya, pembinaan moral sejak dini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu membawa Kota Jayapura menjadi daerah yang maju serta berdaya saing.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen untuk membangun generasi yang memiliki iman, moral, dan karakter yang kuat.

Jika masyarakat memiliki karakter yang baik, maka pembangunan akan berjalan lebih mudah dan kehidupan akan semakin damai,” tuturnya.

Wali Kota berharap seluruh rumah ibadah di Kota Jayapura terus menjadi pusat pembinaan spiritual, pendidikan moral, serta penguatan nilai-nilai persatuan sehingga mampu melahirkan masyarakat yang religius, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kota Jayapura.(kim)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya