Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, aparat kepolisian telah mengamankan salah seorang terduga pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial KTH alias PH.
Memang benar dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim Satgas Penegakan Hukum Damai Cartenz dan Polres Pegunungan Bintang terungkap pelaku adalah anak buah Ananias Mimin yang merupakan salah satu pemimpin KKB di wilayah Pegubin.
Kasatgas Damai Cartenz Kombes Pol. Faizal Rahmadani kepada ANTARA di Jayapura, Sabtu, mengatakan bahwa timnya masih terus mencari dan mendalami lokasi di Kabupaten Nduga, diduga tempat pilot Susi Air ditahan.
Menurut Theo, sudah mau empat bulan berjalannya waktu. Namun Philip Marthen masih berada di tangan TPNPB, sehingga itu. Harus ada komunikasi dengan TPNPB untuk pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut.
Ka Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, Kombes Pol. Donny Charles Go, S.I.K., dalam keteranganya mengatakan, dari pengrebekan yang dilakukan oleh Polri melalui Ops Damai Cartenz, Satgas Aman Nusa dan Polres Yahukimo, pada tanggal 16 mei lalu, diamankan 22 orang.
Tidak dijelaskan secara detail bagaimana kronologi kejadian kontak tembak hingga menewaskan salah satu anggota TNI namun hal tersebut tak ditepis oleh Kodam XVII/Cenderawasih.
Beberapa kabupaten yang pernah disebutkan yakni Kabupaten Nduga, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Intan Jaya. Kata Go, dari sekian banyak pihaknya sudah mengelompokkan bahwa ada 106 orang yang masuk dalam DPO dan yang lain juga sudah terdata masuk dalam KKB.
Dari penggerebekan ini 22 orang diamankan dimana 3 diantaranya diduga berstatus sebagai kepala kampung. Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan adanya pengrebekan yang dilakukan pukul 02.54 WIT di kompleks Obio Jl Pertanian Distrik Dekai.
“Menurut saya, pemerintah akan mengalami kesulitan. Bahkan mungkin akan memakan korban jiwa dari pihak masyarakat sipil maupun TNI-Polri yang bertugas di lapangan. Kira-kira berapa lama pendekatan kesejahteraan akan dilakukan, sedangkan penyanderaan sudah memakan waktu sekitar empat bulan,” terangnya.