JAYAPURA – Kantor Wilayah Perum Bulog Papua mengirimkan 100 ton jagung ke Surabaya, Jawa Timur, untuk selanjutnya diserahkan ke pabrik pakan ternak yang ada di wilayah itu.
Kepala Kanwil Perum Bulog Papua Ahmad Mustari, , mengatakan jagung tersebut dikirimkan awal bulan Agustus lalu dan dijual seharga Rp5.500/kg. Padahal, Bulog Papua membeli jagung dari petani seharga Rp6.400/kilogram.
“Penjualan jagung yang sebelumnya ditampung Bulog Papua itu sudah ada izin prinsip dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), termasuk dengan harga jualnya,” kata Ahmad Mustari di Jayapura, Rabu (26/8).
Dia menyebutkan, saat ini persediaan jagung yang dibeli Bulog dari para petani di Tanah Papua sekitar 315 ton, tersebar di Jayapura sebanyak 162 ton, Nabire 32 ton, Timika 2,5 ton, Merauke 31 ton, Manokwari 73 ton, Fakfak 13 ton, dan Sorong 1,5 ton.
Untuk jagung yang di Jayapura, kata Ahmad Mustari, saat ini disimpan di dalam gudang sewaan yang ada di Entrop. Jagung yang dibeli dari petani itu sudah dalam bentuk jagung pipilan dengan kadar air maksimal 14 persen.
“Jagung-jagung tersebut nantinya ditawarkan kepada para peternak yang ingin menggunakannya sebagai pakan bagi ternak-ternaknya,” kata Kakanwil Perum Bulog Papua Ahmad Mus. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q