Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan melalui Kasat Binmas AKP Yonias Purwanto mengatakan, kegiatan pembersihan dilakukan guna menjaga pertumbuhan tanaman jagung agar tetap optimal pada masa pembuahan.
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang menjadi perhatian bersama. Karena itu, Polda Papua berkomitmen mendukung peningkatan produksi jagung melalui pengemb
apolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan mengatakan panen raya jagung tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Bupati Gusbager menyatakan bahwa penyelesaian administrasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengamankan aset daerah sekaligus mendukung fasilitas pendidikan pertanian di wilayah Negeri Tapal Batas.
Kapolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Binmas Yonias Purwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan.
Kapolres Leonardo Yoga mengatakan tanam raya ini bukan sekadar menanam benih jagung, tetapi menjadi simbol kerja keras, ketekunan serta kolaborasi antara petani, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolres Leonardo Yoga mengatakan, peninjauan sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah Asta Cita. Peninjauan ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada masyarakat Kampung Soa Senayu
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang dilaksanakan oleh Polsek Sentani Kota melalui kebun percontohan. Tujuannya untuk membantu ketahanan pangan di Kabupaten Jayapura, baik untuk kebutuhan pasar mau
Ia menjelaskan, melalui revisi besar kebijakan Presiden Republik Indonesia, program swasembada pangan kemudian diturunkan ke dalam visi dan misi pemerintah daerah, khususnya di Provinsi Papua. Program tersebut diselarask
Ia menjelaskan, dari total 42 hektare lahan yang direncanakan untuk penanaman jagung, hingga kini 17 hektare telah berhasil ditanami. Luasan tersebut belum termasuk lahan tambahan yang saat ini masih dalam proses pengola
Kasat Binmas Polres Jayapura AKP Yonias Purwanto menyampaikan bahwa penanaman jagung telah dilakukan sejak Juni 2025 dan kini memasuki tahap panen. Lanjutnya, Polres Jayapura tidak hanya mendukung keamanan kegiatan perta
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.Kapolsek Pantai Timur Ipda T. Prasetyo Adji, S.Sos mengatakan, kegiatan panen ini merupakan b
Meskipun dilaksanakan di tengah cuaca yang tidak menentu, antusiasme peserta tetap tinggi, menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan.
Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Polsek Pantai Timur dan menjadi bentuk sinergi antara TNI-Polri dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sarmi, khususnya Distrik Pantai
Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Mukhson, S.E., M.M., menjelaskan seluruh budidaya kelompok pertanian tersebut, dikelola oleh para petani penggarap yang dibina Lanud SPR dan telah dibekali pelatihan pertanian terpa
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K menjelaskan untuk program tanam jagung yang dilakukan di Kampung Ibub, Distrik Kemtuk Gresik Kabupaten Jayapura, telah dilakukan tanam kedua.
 Kapolda Papua Patrige Renwarin mengatakan bahwa Kabupaten Merauke, Papua Selatan memiliki potensi pertanian khususnya jagung sangat besar. Hanya saja, selama ini hilirisasi panen belum optimal. Salah satu kendala yang
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sarmi, Maria, menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada pengembangan komoditas pangan strategis seperti padi, jagung, dan hortikultura.
Kapolres Biak Numfor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan program tersebut, mulai dari pemberian lahan hingga pelaksanaan panen. Ia berharap, kegiatan ini mampu memotivasi masyarakat untuk terus giat dalam menjalankan program ketahanan pangan, dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan yang belum aktif.
  Menurutnya, program ini sejalan dengan tugas TNI AL dalam hal pemberdayaan wilayah pertahanan laut berupa pembinaan potensi martim sebagai wujud kemanunggalan TNI AL bersama rakyat.
 Ia berharap program itu tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berdampak positif terhadap pengurangan tingkat pengangguran dan kriminalitas di Kota Jayapura. "Kami berencana mengundang lebih banyak kelompok tani dan pemuda asli Kota Jayapura untuk terlibat. Harapannya, program ini dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan menciptakan kesejahteraan yang lebih baik," tuturnya.
"Oleh karena itu kita berharap bahwa dukungan pemerintah dapat membantu dalam hal penyediaan sarana produksi yang dibutuhkan oleh petani, karena petani kita terbatas misalnya mungkin dari pupuk nanti dari pemerintah pusat, pemerintah daerah mungkin datangkan beni," jelasnya.
 Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jayapra, Jean Rollo menjelaskan, salah satu upaya untuk ketahanan pangan di Kota Jayapura, komoditas padi dan jagung menjadi fokus prioritas di tahun 2025 selain beberapa sektor lainnya.
" Apa yang telah kita lakukan ini tentunya untuk pengendalian inflasi, kita tahu saat ini berbagai komoditas pertanian untuk ketahanan pangan dilaporkan ada yang perlu diantisipasi, terkait dengan kenaikan harga, sehingga jangan sampai terjadi inflasi dan gejolak harga,"katanya
Seperti yang disampaikan Asisten II Setda Provinsi Papua, Setiyo Wahyudi bahwa sudah beberapa tahun ini pihaknya terus mendorong pengiriman ekspor bisa dilakukan dari pelabuhan yang ada di Papua, terutama Jayapura.
AKBP Herzoni Saragih menjelaskan bahwa Polres Kepulauan Yapen hadir untuk melaksanakan kegiatan penyerahan dan penanaman bibit jagung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke - 78 Tahun 2024.
Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengaku ia mempunyai semangat yang kuat , tidak saja di bidang pertahanan, namun juga perannya dalam membantu pemerintah daerah mensejahterakan masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini sudah dibuktikan dengan meningkatkan perekonomian pelaku UMKM, membina masyarakat OAP dan membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
‘’Rencana investasi ini akan dilakukan di Boven Digoel dan sebagian ada di Kabupaten Mappi dengan luasan 200.000 hektar dan rencana investasi sebesar Rp 10 triliun,’’ katanya. Â
Apolo Safanpo mengungkap bahwa berdasarkan data yang telah dihimpun Pemprov Papua Selatan, ternyata di Merauke banyak usaha-usaha peternakan, meliputi peternakan sapi, kambing dan juga ayam. Khusus untuk peternakan ayam, baik ayam petelur maupun untuk daging ternyata dari hasil olah data menunjukan bahwa seluruh uang yang beredar dalam bisnis peternakan, 75 persennya untuk pembelian pakan.  Â
Kali ini, orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu memberikan motivasi dan semangat bagi 31 petani jagung Kampung Wonorejo, di Kawasan Food Estate, Zona 3, Distrik Mannem, Selasa (31/10) kemarin.