Friday, February 27, 2026
25.2 C
Jayapura

Pemprov Salurkan Rp5,75 Miliar Dana Hibah

Untuk Sembilan Lembaga Keagamaan dan Pendidikan

JAYAPURA-Sembilan lembaga keagamaan dan Sekolah Perintis Pembangunan Papua mendapatkan bantuan dana hibah tahun anggaran 2026 dari Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, Senin (23/2).

Adapun rincian bantuan tersebut meliputi, Pembangunan Gedung Klasis GKI Kota Jayapura Rp2 miliar, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGGI) Rp500 juta, Haji Papua Rp500 juta, pembangunan gereja GPDI Alfa Omega Hamadi Jayapura Rp250 juta, Lembaga Pendidikan Keagamaan Adven Rp 500 juta.

Lalu Lembaga Pendidikan Keagamaan Yapis Papua Rp500 juta, Lembaga Pendidikan YPK Rp500 juta, Lembaga Pendidikan YPPK Rp500 juta dan Lembaga Pendidikan Keagamaan YPGI Rp500 juta.

Gubernur menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung lembaga keagamaan dan pendidikan sebagai mitra strategis pembangunan di tanah Papua.

Baca Juga :  Pondok Madrasyah Al Mastury Belum Banyak Perubahan

“Sekolah-sekolah perintis berperan penting dalam mencetak generasi Papua yang cerdas dan kreatif. Pemerintah berharap lembaga keagamaan dapat berfungsi optimal dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan di Papua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dana hibah yang diterima ini harus dikelola secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Gubernur Fakhiri juga menambahkan bahwa khusus pembangunan Kantor Klasis GKI Port Numbay, sejak tahun 2024 Pemerintah Provinsi Papua telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp4 miliar.

Dengan tambahan Rp2 miliar pada tahun 2026 ini, total bantuan pemerintah untuk pembangunan Kantor Klasis GKI Port Numbay Kota Jayapura mencapai Rp6 miliar.

“Bantuan dana hibah ini diharapkan semakin memperkuat peran lembaga keagamaan dan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan pendidikan bagi masyarakat Papua,” harapnya.

Baca Juga :  Curah Hujan Meningkat, Harus Mulai Lakukan Mitigasi Awal

Untuk Sembilan Lembaga Keagamaan dan Pendidikan

JAYAPURA-Sembilan lembaga keagamaan dan Sekolah Perintis Pembangunan Papua mendapatkan bantuan dana hibah tahun anggaran 2026 dari Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, Senin (23/2).

Adapun rincian bantuan tersebut meliputi, Pembangunan Gedung Klasis GKI Kota Jayapura Rp2 miliar, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGGI) Rp500 juta, Haji Papua Rp500 juta, pembangunan gereja GPDI Alfa Omega Hamadi Jayapura Rp250 juta, Lembaga Pendidikan Keagamaan Adven Rp 500 juta.

Lalu Lembaga Pendidikan Keagamaan Yapis Papua Rp500 juta, Lembaga Pendidikan YPK Rp500 juta, Lembaga Pendidikan YPPK Rp500 juta dan Lembaga Pendidikan Keagamaan YPGI Rp500 juta.

Gubernur menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung lembaga keagamaan dan pendidikan sebagai mitra strategis pembangunan di tanah Papua.

Baca Juga :  Istri ASN Harus Dukung Visi Misi Pemkot Jayapura

“Sekolah-sekolah perintis berperan penting dalam mencetak generasi Papua yang cerdas dan kreatif. Pemerintah berharap lembaga keagamaan dapat berfungsi optimal dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan di Papua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dana hibah yang diterima ini harus dikelola secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Gubernur Fakhiri juga menambahkan bahwa khusus pembangunan Kantor Klasis GKI Port Numbay, sejak tahun 2024 Pemerintah Provinsi Papua telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp4 miliar.

Dengan tambahan Rp2 miliar pada tahun 2026 ini, total bantuan pemerintah untuk pembangunan Kantor Klasis GKI Port Numbay Kota Jayapura mencapai Rp6 miliar.

“Bantuan dana hibah ini diharapkan semakin memperkuat peran lembaga keagamaan dan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan pendidikan bagi masyarakat Papua,” harapnya.

Baca Juga :  KPU Singgung Jangan Sampai ada Titipan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya