Friday, June 14, 2024
23.7 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

GEREJA

Berharap Ada yang Terpanggil Jadi Pastor atau Suster dan Bruder

  Kegiatan Temu Sekami Sedekenat Jayapura ini mengangkat tema Dipanggil untuk menabur benih harapan dan membangun perdamaian. Dari pantauan Cenderawasih Pos, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Uskup Jayapura  Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You dan Penjabat (PJ) Wali Kota Jayapura, Frans Pekey serta biarawan-biarawati dan para Frater yang ada di Keuskupan Jayapura.

Kemenag Jayawijaya Mediasi PGGJ & PGGPP

  Dua kepanitiaan yang dimediasi adalah kepanitiaan di Miniaput Kampung Minimo dan panitia dari Lekenoakma Kampung Sinata. Poin utama dalam kesepakatan adalah ibadah HUT PI pada dua lokasi tersebut tetap dilaksanakan karena masing-masing kepanitiannya sudah siap sejak jauh – jauh hari.

PGGPP Sarankan HUT PI ke 70 Di Lembah Baliem DIlakukan Di Dua Tempat

Ketua Persatuan Gereja -Gereja Papua pegunungan (PGGPP) Pdt Arie Mabel, Spd, M.Th menyatakan Misionaris yang datang membawa injil di Lembah Baliem itu datang di dua tempat baik di Minimo maupun Lekeloakma dan kedua masyarakat dari wilayah itu menerima injil itu dan memberikan dampak untuk seluruh wilayah Papua pegunungan.

Uskup Yan You Kukuhkan Pengurus Dewan Pastoral Kampus dan ICAKAP

   Sebab menurutnya untuk menjalankan UNIKA, maka perlu sumber daya manusia (SDM) yang disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar di kampus tersebut. “Gereja hadir dari dulu sampai sekarang. Bahkan, sampai nanti selalu bergelut dengan pendidikan. Untuk itu, SDM terus kita siapkan,” ujarnya.

Makin Berani Wartakan Kebangkitan Yesus Dimanapun 

  Dalam Homili Pastor Hieronimus mengajak semua anak-anak Sekami dan Remaja semangat untuk mewartakan kebangkitan Tuhan dalam kehidupan kita sehari-sehari. "Oleh karena itu mari kita dengan berani, dengan semangat kita mewartakan kebangkitan Tuhan itu dalam keseharian kita, dalam dunia kita dan juga dimana pun kita berada," ujarnya.

Sukacita Paskah, Harus Jadi Teladan Hidup Bagi Orang Lain

   Uskup Emeritus Leo Laba Ladjar, OFM dalam homilinya menyampaikan bahwa Peristiwa Paskah merupakan langkah pertama untuk memulai kehidupan yang baru, yaitu kehidupan yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi Tuhan dan sesama. Juga menjadi pribadi yang baru yang lebih beriman dan percaya.

Perayaan Paskah 4 Wilayah GPDI Di Papua Pegunungan Gelar Ibadah Bersama

Pdt. Matius Himan, S.Th dalam ibadah Jumat Agung  kemarin atau Sengsara Tuhan Yesus Kristus di kayu Salib di bukit Gologota hingga kematianNya yang diperingati dalam ibadah Jumat Agung merupakan penggenapan nubuatan para nabi untuk pengampunan dosa umat manusia di muka bumi.

Kristus Sungguh Bangkit, Menyelamatkan bagi Setiap yang Percaya KepadaNya 

Perayaan Paskah tersebut dimulai dari Vigili Paskah atau malam paskah atau biasa disebut juga Sabtu Suci. Kendati hujan mengguyur Kota Merauke sejak siang sampai malam hari, namun tak menyurutkan semangat umat untuk merayakan vigili paskah yang dimulai dengan penyalaan lilin paskah di depan gereja dilanjutkan dengan pujian  paskah. 

Momen Paskah, Polres Amankan Pawai Obor

"Aktifitas masyarakat dilakukan denggan rute mulai dari Gereja Ebenhaezer menuju Tugu salib di Jalan Irian dan melewati Jalan Kogome hingga kembali lagi pada titik awal yaitu Gereja Ebenhaezer untuk langsung melaksanakan ibadah syukur perayaan Paskah," ujar Kapolres Tolikara.

Mengenang Wafat Yesus di Kayu Salib, Gelar Jalan Salib Hidup 

Umat Katolik Paroki Santo Mikhael Kudamati Merauke yang mengikuti Jalan Salib Hidup yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIT itu mengikuti dengan antusias dan hikmat.  Jalan salib hidup ini berlangsung sekitar  1 jam dilanjutkan dengan perayaan Jumat Agung dipimpin langsung Pastor Paroki  Santo Mikhael Kudamati Dalmasius Tio Refwutu, Pr. 

Latest news

- Advertisement -spot_img