Sunday, March 8, 2026
26.7 C
Jayapura

Dipalang, Siswa SD dan SMP Kampung Yoka Tak Belajar

Menanggapi itu Kepala Sekolah SDN Inpres Yoka Betty Taime mengatakan bahwa atas kejadian tersebut waktu kegiatan belajar mengajar para siswa terpaksa dihentikan. Ia berharap pemerintah Kota Jayapura dan dinas terkait segera turun tangan untuk mencari solusi agar proses pendidikan tidak terus terganggu.

“Kami berharap permasalahan ini cepat selesai. Karena pada bulan lalu kami mau mendapatkan ruangan belajar baru dan lainnya selalu kendala dengan masalah tanah. Karena belum ada kompensasi untuk pemilik tanah,” kata Betty kepada Cenderawasih.

Untuk itu, ia berharap Pemkot Jayapura dalam hal ini Dinas Pendidikan diharapkan dapat memfasilitasi dialog antara pemilik hak ulayat dan pihak terkait guna menyelesaikan persoalan lahan tersebut secara damai dan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Harus Tetap Lapangan Tenis Sian Soor

Alhasil setelah dilakukan diskusi bersama dengan pihak pemilik Ulayat pemalang yang terjadi di kedua sekolah tersebut kembali dibuka oleh masyarakat adat secara damai.(jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Menanggapi itu Kepala Sekolah SDN Inpres Yoka Betty Taime mengatakan bahwa atas kejadian tersebut waktu kegiatan belajar mengajar para siswa terpaksa dihentikan. Ia berharap pemerintah Kota Jayapura dan dinas terkait segera turun tangan untuk mencari solusi agar proses pendidikan tidak terus terganggu.

“Kami berharap permasalahan ini cepat selesai. Karena pada bulan lalu kami mau mendapatkan ruangan belajar baru dan lainnya selalu kendala dengan masalah tanah. Karena belum ada kompensasi untuk pemilik tanah,” kata Betty kepada Cenderawasih.

Untuk itu, ia berharap Pemkot Jayapura dalam hal ini Dinas Pendidikan diharapkan dapat memfasilitasi dialog antara pemilik hak ulayat dan pihak terkait guna menyelesaikan persoalan lahan tersebut secara damai dan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Bupati Keerom Resmikan SD Negeri Kriku

Alhasil setelah dilakukan diskusi bersama dengan pihak pemilik Ulayat pemalang yang terjadi di kedua sekolah tersebut kembali dibuka oleh masyarakat adat secara damai.(jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya