Tagih Janji, Mahasiswa Uncen Ancam Mogok Masal

JAYAPURA – Sejumlah mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) dari sembilan (9) fakultas mendatangi gedung Rektorat Uncen pada Kamis (11/6).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menagih janji Wakil Rektor (Warek) III terkait tindak lanjut dari sejumlah aspirasi yang sebelumnya mendasari aksi pemalangan kampus. Namun, pertemuan tersebut berujung adu argumentasi akibat ketidakhadiran Warek III di lokasi, yang memicu kekecewaan mendalam bagi pihak mahasiswa.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Arius Siep, menjelaskan bahwa mahasiswa datang untuk mendengar hasil tinjauan aspirasi sesuai kesepakatan awal yang dibuat di Gapura Uncen tahun lalu. Sayangnya, Warek III diketahui tidak berkantor kemarin.

Baca Juga :  Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi Jabat Danlantamal X Jayapura

“Kami akhirnya ribut dengan staf yang bekerja di rektorat. Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2026 kemudian menemui kami dan menyampaikan bahwa Pak Warek III tidak ada di tempat. Menurutnya, tindak lanjut aspirasi harus menunggu semua pimpinan lembaga hadir terlebih dahulu,” ujar Arius Siep kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/6).

Pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh massa aksi. Mahasiswa menegaskan bahwa berdasarkan kesepakatan sebelumnya, aspirasi seharusnya ditinjau dan dijawab pada hari itu juga. Perdebatan pun semakin memanas ketika pihak panitia penerimaan membeberkan status kuota di beberapa fakultas.

JAYAPURA – Sejumlah mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) dari sembilan (9) fakultas mendatangi gedung Rektorat Uncen pada Kamis (11/6).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menagih janji Wakil Rektor (Warek) III terkait tindak lanjut dari sejumlah aspirasi yang sebelumnya mendasari aksi pemalangan kampus. Namun, pertemuan tersebut berujung adu argumentasi akibat ketidakhadiran Warek III di lokasi, yang memicu kekecewaan mendalam bagi pihak mahasiswa.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Arius Siep, menjelaskan bahwa mahasiswa datang untuk mendengar hasil tinjauan aspirasi sesuai kesepakatan awal yang dibuat di Gapura Uncen tahun lalu. Sayangnya, Warek III diketahui tidak berkantor kemarin.

Baca Juga :  Perluas Lahan Pertanian dan Dampingi Calon Petani Lokal

“Kami akhirnya ribut dengan staf yang bekerja di rektorat. Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2026 kemudian menemui kami dan menyampaikan bahwa Pak Warek III tidak ada di tempat. Menurutnya, tindak lanjut aspirasi harus menunggu semua pimpinan lembaga hadir terlebih dahulu,” ujar Arius Siep kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/6).

Pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh massa aksi. Mahasiswa menegaskan bahwa berdasarkan kesepakatan sebelumnya, aspirasi seharusnya ditinjau dan dijawab pada hari itu juga. Perdebatan pun semakin memanas ketika pihak panitia penerimaan membeberkan status kuota di beberapa fakultas.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya