Komnas HAM Ingatkan Potensi Rasisme

Semua Pihak Diminta Hindari Pemicu Konflik Dalam Laga Persipura vs Adhyaksa FC

JAYAPURA-Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua mengingatkan potensi kerawanan dalam pertandingan play-off Liga 2 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC yang akan digelar Jumat (8/5).

Laga tersebut diperkirakan menyedot puluhan ribu penonton karena menjadi penentu tiket promosi ke Liga 1. Komnas HAM Papua menilai pertandingan berisiko tinggi karena sarat emosi suporter, sehingga berpotensi memunculkan tindakan rasisme yang dapat berujung pada kericuhan.

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menegaskan PSSI dan operator kompetisi harus memastikan seluruh perangkat pertandingan berjalan baik serta menginstruksikan panitia pelaksana untuk melakukan langkah antisipatif secara menyeluruh.

Baca Juga :  Prof Sardono: Papua Lebih Dulu Mengenal Dunia Fashion

Menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan sebelum, selama, hingga setelah pertandingan, termasuk memastikan pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“PSSI dan badan liga sebagai penanggung jawab kompetisi harus menyiapkan perangkat pertandingan dengan baik dan mengingatkan panitia pelaksana untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, termasuk kepada pemain agar menjunjung tinggi sportivitas,” kata Frits, kepada cenderawasih Pos, Kamis (7/5).
Komnas HAM Papua juga akan melakukan pemantauan langsung di lapangan serta monitoring dari luar stadion untuk mengantisipasi potensi munculnya tindakan rasisme yang dapat memicu kerusuhan.

Frits menyebut, sepanjang pertandingan Persipura di Jayapura, belum pernah tercatat adanya insiden rasisme yang berdampak luas terhadap tim tamu. Namun ia mengingatkan pernah terjadi kericuhan pada 13 Mei 2012 di Stadion Mandala saat Persipura kalah 0-1 dari Persija Jakarta.

Baca Juga :  Naik Pangkat, Jadikan Motivasi Tngkatkan Kualitas

“Waktu itu sempat terjadi kerusuhan, tetapi dapat dikendalikan aparat keamanan,” ujarnya.

Komnas HAM Papua menegaskan seluruh pihak harus menghindari tindakan yang dapat memicu konflik dalam pertandingan tersebut. Ia berharap laga Persipura vs Adhyaksa FC dapat berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. (fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Semua Pihak Diminta Hindari Pemicu Konflik Dalam Laga Persipura vs Adhyaksa FC

JAYAPURA-Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua mengingatkan potensi kerawanan dalam pertandingan play-off Liga 2 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC yang akan digelar Jumat (8/5).

Laga tersebut diperkirakan menyedot puluhan ribu penonton karena menjadi penentu tiket promosi ke Liga 1. Komnas HAM Papua menilai pertandingan berisiko tinggi karena sarat emosi suporter, sehingga berpotensi memunculkan tindakan rasisme yang dapat berujung pada kericuhan.

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menegaskan PSSI dan operator kompetisi harus memastikan seluruh perangkat pertandingan berjalan baik serta menginstruksikan panitia pelaksana untuk melakukan langkah antisipatif secara menyeluruh.

Baca Juga :  Polsek Abepura Amankan 10 Unit SPM Bodong 

Menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan sebelum, selama, hingga setelah pertandingan, termasuk memastikan pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“PSSI dan badan liga sebagai penanggung jawab kompetisi harus menyiapkan perangkat pertandingan dengan baik dan mengingatkan panitia pelaksana untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, termasuk kepada pemain agar menjunjung tinggi sportivitas,” kata Frits, kepada cenderawasih Pos, Kamis (7/5).
Komnas HAM Papua juga akan melakukan pemantauan langsung di lapangan serta monitoring dari luar stadion untuk mengantisipasi potensi munculnya tindakan rasisme yang dapat memicu kerusuhan.

Frits menyebut, sepanjang pertandingan Persipura di Jayapura, belum pernah tercatat adanya insiden rasisme yang berdampak luas terhadap tim tamu. Namun ia mengingatkan pernah terjadi kericuhan pada 13 Mei 2012 di Stadion Mandala saat Persipura kalah 0-1 dari Persija Jakarta.

Baca Juga :  RS Ramela Terima Penghargaan Belanja E-Purchasing Terbaik

“Waktu itu sempat terjadi kerusuhan, tetapi dapat dikendalikan aparat keamanan,” ujarnya.

Komnas HAM Papua menegaskan seluruh pihak harus menghindari tindakan yang dapat memicu konflik dalam pertandingan tersebut. Ia berharap laga Persipura vs Adhyaksa FC dapat berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. (fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya