SPPG Diminta Waspadai Residu Pestisida

Dari 42 Sampel yang Diperiksa, Tiga Sampel Terindikasi Residu Pestisida

JAYAPURA  – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pangan setempat meminta agar pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus mewaspadai residu pestisida pada bahan pangan segar guna memastikan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi penerima manfaat.

   Pelaksana Tugas Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Provinsi Papua Martenci Yolanda Samber, mengatakan kandungan residu pestisida pada bahan pangan segar menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan pengelola SPPG dalam menjaga keamanan makanan sebelum disajikan kepada penerima manfaat.

   “Pada 27–29 Oktober 2026 kami bersama instansi terkait lainnya melakukan pengujian mengambil sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) pada enam SPPG di Kota Jayapura,” katanya di Jayapura, Minggu (1/11).

Baca Juga :  Berat, Tapi Terus Kerja Nyata Tingkatkan Pelayanan Publik

Menurut Martenci, pengujian yang dilakukan ini juga merupakan bukti kehadiran negara untuk terus memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman dikonsumsi oleh seluruh penerima manfaat.

   “Dalam kegiatan tersebut kami mengambil 42 sampel bahan pangan untuk diperiksa menggunakan metode Rapid Test Residu Pestisida guna mendeteksi kemungkinan adanya kandungan residu pestisida,” ujarnya.

Dari 42 Sampel yang Diperiksa, Tiga Sampel Terindikasi Residu Pestisida

JAYAPURA  – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pangan setempat meminta agar pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus mewaspadai residu pestisida pada bahan pangan segar guna memastikan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi penerima manfaat.

   Pelaksana Tugas Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Provinsi Papua Martenci Yolanda Samber, mengatakan kandungan residu pestisida pada bahan pangan segar menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan pengelola SPPG dalam menjaga keamanan makanan sebelum disajikan kepada penerima manfaat.

   “Pada 27–29 Oktober 2026 kami bersama instansi terkait lainnya melakukan pengujian mengambil sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) pada enam SPPG di Kota Jayapura,” katanya di Jayapura, Minggu (1/11).

Baca Juga :  Pemkot Jayapura Siap Tambah Hidrant di Youtefa

Menurut Martenci, pengujian yang dilakukan ini juga merupakan bukti kehadiran negara untuk terus memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman dikonsumsi oleh seluruh penerima manfaat.

   “Dalam kegiatan tersebut kami mengambil 42 sampel bahan pangan untuk diperiksa menggunakan metode Rapid Test Residu Pestisida guna mendeteksi kemungkinan adanya kandungan residu pestisida,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya