Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan 

Menurut Siti, warga yang memiliki kemampuan ekonomi lebih dapat menggunakan LPG sebagai alternatif. Namun, harga LPG yang harus dibeli tanpa subsidi dinilai cukup mahal bagi sebagian masyarakat.

“Kalau yang mampu bisa membeli LPG, tetapi harganya juga cukup mahal karena tidak mendapatkan subsidi pemerintah,” ujarnya.

Persoalan lain yang dikeluhkan warga adalah ketidakpastian mendapatkan minyak tanah meskipun sudah mengantre cukup lama.

Siti mengaku, warga terkadang sudah menghabiskan waktu untuk mengantre, tetapi tidak mendapatkan minyak tanah karena stok di pangkalan telah habis sebelum seluruh warga terlayani.   “Kita sudah antre panjang begini, tapi kadang kita tidak dapat. Karena saat sampai, minyak sudah habis,” jelasnya.

Baca Juga :  Kampung Holtekamp Rawan Bencana Tsunami

Kondisi tersebut membuat warga berharap pasokan minyak tanah ke pangkalan dapat lebih terjamin, sehingga masyarakat tidak harus berulang kali mengantre tanpa kepastian memperoleh kebutuhan bahan bakar untuk memasak. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Menurut Siti, warga yang memiliki kemampuan ekonomi lebih dapat menggunakan LPG sebagai alternatif. Namun, harga LPG yang harus dibeli tanpa subsidi dinilai cukup mahal bagi sebagian masyarakat.

“Kalau yang mampu bisa membeli LPG, tetapi harganya juga cukup mahal karena tidak mendapatkan subsidi pemerintah,” ujarnya.

Persoalan lain yang dikeluhkan warga adalah ketidakpastian mendapatkan minyak tanah meskipun sudah mengantre cukup lama.

Siti mengaku, warga terkadang sudah menghabiskan waktu untuk mengantre, tetapi tidak mendapatkan minyak tanah karena stok di pangkalan telah habis sebelum seluruh warga terlayani.   “Kita sudah antre panjang begini, tapi kadang kita tidak dapat. Karena saat sampai, minyak sudah habis,” jelasnya.

Baca Juga :  Turkam Kelima Lanjut di Kampung Enggros

Kondisi tersebut membuat warga berharap pasokan minyak tanah ke pangkalan dapat lebih terjamin, sehingga masyarakat tidak harus berulang kali mengantre tanpa kepastian memperoleh kebutuhan bahan bakar untuk memasak. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya