Korban Penembakan di Nimboran akan Jalani Rawat Jalan

SENTANI-Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus WA Maclarimboen mengungkapkan, kasus penembakan dan pembakaran Polsek Nimboran, masih terus bergulir. Polisi masih melakukan penyidikan kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Proses penyelidikan tetap berjalan, kita sudah melakukan pemeriksaan sekitar 8 saksi, kami masih memanggil beberapa saksi linnya,”ungkap AKBP Fredrickus WA Maclarimboen, ketika dikonfirmasi wartawan di Mapolres Jayapura, Senin (23/8), kemarin.

Maclarimboen mengatakan, terkait dengan kondisi warga setempat yang menjadi korban penembakan oleh oknum polisi, saat ini sudah mulai membaik.  Dalam minggu ini yang bersangkutan dipastikan akan keluar dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan.  Sementara itu untuk oknum polisi yang melakukan penembakan, saat ini juga sedang ditangani oleh Propam Polda Papua.

Baca Juga :  Limbah Stadion Papua Bangkit Dikhawatirkan Cemari Danau Sentani

“Kita juga masih menunggu jadwal kapan disidang,”ungkapnya.

Sementara untuk kasus pembakaran Mapolsek sendiri, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. 

Kendati demikian, layanan masyarakat di Kantor Polsek Nimboran hingga saat ini masih berjalan lancar, pihaknya juga sudah menambah 8 orang anggota Polri untuk membackup anggota yang bertugas di sana.

“Kita sudah ada penambahan 8 anggota untuk membackup anggota di Mapolsek Nimboran,”ujarnya.

Pasca pembakaran Mapolsek, pihaknya sudah mulai melakukan pembenahan terhadap rumah dinas Kapolsek setempat.  Sehingga setelah selesai dibenahi akan dijadikan tempat pelayanan sementara di Mapolsek itu. 

“Anggota kita yang aktif di sana 12 orang,  kemarin baru kita tambah 8 anggota lagi ke sana,”tambahnya. (roy/tho)

Baca Juga :  NasDem Papua Targetkan Menang di Delapan Daerah

SENTANI-Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus WA Maclarimboen mengungkapkan, kasus penembakan dan pembakaran Polsek Nimboran, masih terus bergulir. Polisi masih melakukan penyidikan kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Proses penyelidikan tetap berjalan, kita sudah melakukan pemeriksaan sekitar 8 saksi, kami masih memanggil beberapa saksi linnya,”ungkap AKBP Fredrickus WA Maclarimboen, ketika dikonfirmasi wartawan di Mapolres Jayapura, Senin (23/8), kemarin.

Maclarimboen mengatakan, terkait dengan kondisi warga setempat yang menjadi korban penembakan oleh oknum polisi, saat ini sudah mulai membaik.  Dalam minggu ini yang bersangkutan dipastikan akan keluar dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan.  Sementara itu untuk oknum polisi yang melakukan penembakan, saat ini juga sedang ditangani oleh Propam Polda Papua.

Baca Juga :  Pemkab Jayapura, Pembayaran Gaji 13 Akhir Bulan Juni

“Kita juga masih menunggu jadwal kapan disidang,”ungkapnya.

Sementara untuk kasus pembakaran Mapolsek sendiri, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. 

Kendati demikian, layanan masyarakat di Kantor Polsek Nimboran hingga saat ini masih berjalan lancar, pihaknya juga sudah menambah 8 orang anggota Polri untuk membackup anggota yang bertugas di sana.

“Kita sudah ada penambahan 8 anggota untuk membackup anggota di Mapolsek Nimboran,”ujarnya.

Pasca pembakaran Mapolsek, pihaknya sudah mulai melakukan pembenahan terhadap rumah dinas Kapolsek setempat.  Sehingga setelah selesai dibenahi akan dijadikan tempat pelayanan sementara di Mapolsek itu. 

“Anggota kita yang aktif di sana 12 orang,  kemarin baru kita tambah 8 anggota lagi ke sana,”tambahnya. (roy/tho)

Baca Juga :  NasDem Papua Targetkan Menang di Delapan Daerah

Berita Terbaru

Artikel Lainnya