Menurutnya, saat hendak dibubarkan para pemuda ini melakukan perlawanan hingga mengundang masyarakat lainnya di sekitar lokasi tersebut ikut bergabung dan menyerang aparat keamanan dengan melempar batu hingga aparat harus mengeluarkan tembakan peringatan dan melepaskan gas air mata.
“Penyerangan tersebut semakin menjadi -jadi hingga massa juga melakukan perusakan terhadap kendaraan yang terparkir di pinggir jalan serta melakukan pembakaran ruko yang ada di sekitarnya termasuk salah satunya dapur MBG yang memang tepat berada di lokasi kejadian,” jelas Mabel.
Kata Wakapolres, aksi pembakaran itu tak berlangsung lama karena aparat kepolisian Polres Jayawijaya dan Brimob Batalyon D Wamena merespon cepat untuk memukul mundur massa serta berupaya memadamkan api dengan bantuan dari Damkar Pemkab Jayawijaya sehingga bangunan dapur MBG tersebut tidak terbakar habis karena api berhasil dipadamkan dengan cepat meskipun ada satu unit mobil yang terbakar.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam dari kasus ini guna mencari para pelaku yang melakukan penyerangan, pengerusakan dan pembakaran guna ditindak tegas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,”kata Albertus Mabel.
Kepala SPPG Jayawijaya/Wamena kota sekaligus Penanggung jawab dapur MBG di jalan Bhayangkara Melkyas Tangkelangan menyatakan jumlah kerugian yang ditimbulkan kerugian sebesar Rp 1,5 miliar dari kendaraan, barang dan makanan, aksi tersebut juga spontan terjadi hingga makanan yang dipersiapkan untuk diantar ke sekolah tak bisa digunakan lagi.
Menurutnya, saat hendak dibubarkan para pemuda ini melakukan perlawanan hingga mengundang masyarakat lainnya di sekitar lokasi tersebut ikut bergabung dan menyerang aparat keamanan dengan melempar batu hingga aparat harus mengeluarkan tembakan peringatan dan melepaskan gas air mata.
“Penyerangan tersebut semakin menjadi -jadi hingga massa juga melakukan perusakan terhadap kendaraan yang terparkir di pinggir jalan serta melakukan pembakaran ruko yang ada di sekitarnya termasuk salah satunya dapur MBG yang memang tepat berada di lokasi kejadian,” jelas Mabel.
Kata Wakapolres, aksi pembakaran itu tak berlangsung lama karena aparat kepolisian Polres Jayawijaya dan Brimob Batalyon D Wamena merespon cepat untuk memukul mundur massa serta berupaya memadamkan api dengan bantuan dari Damkar Pemkab Jayawijaya sehingga bangunan dapur MBG tersebut tidak terbakar habis karena api berhasil dipadamkan dengan cepat meskipun ada satu unit mobil yang terbakar.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam dari kasus ini guna mencari para pelaku yang melakukan penyerangan, pengerusakan dan pembakaran guna ditindak tegas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,”kata Albertus Mabel.
Kepala SPPG Jayawijaya/Wamena kota sekaligus Penanggung jawab dapur MBG di jalan Bhayangkara Melkyas Tangkelangan menyatakan jumlah kerugian yang ditimbulkan kerugian sebesar Rp 1,5 miliar dari kendaraan, barang dan makanan, aksi tersebut juga spontan terjadi hingga makanan yang dipersiapkan untuk diantar ke sekolah tak bisa digunakan lagi.